Bupati bantu Qari Nasional Penderita Tumor


Jumat, 22 Juli 2016 - 03:14:08 WIB
Bupati bantu Qari Nasional Penderita Tumor Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, yang didampingi Ketua BAZ Dharmasraya, A. Gani,SH,MM, Camat Koto Baru Nasution dan Walinagari Koto Padang Nasrul Chun, menyerahkan bantuan pada Nur Ismed qori Nasional yang menderita tumor. (MARYADI)

DHARMASRAYA, HALU­AN — Sudah beberapa bu­lan, Qari Sumatera Barat yang mewakili Sumbar ke MTQ Nasional di Bengkulu itu mendeita sakit di bagian paha sebelah kiri. Pahanya mem­bengkak dan lama ke­lamaan tidak berfungsi. Nur Ismed, itulah nama yang diberikan oleh orang tua putra Dhar­masraya yang telah membela Sumatera Barat di kancah MTQ Na­sional itu, ia sudah berupaya untuk berobat ke­mana mana, namun hingga kini masih belum mendapat kesembuhan.

Dari rumah yang cukup sederhana itu terpancar wajah sumringah dari keluarga Is­med yang melihat mobil plat merah BA 1 V berhenti di halaman rumahnya, ketika melihat orang nomor satu di Dharmasraya itu turun dari mobil, Ismed seperti beru­saha untuk menyambut ke­datangannya, tapi apa daya kakinya yang sakit ia hanya mengumbar senyum kepada rombongan sambil mengu­lurkan tangannya. “Kata dokter, tulang tulang paha saya hancur. Mereka bilang saya sakit tumor tulang,” katanya kepada Bupati Dhar­masraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, yang didampingi Ketua BAZ Dharmasraya, A. Gani,SH,MM, Camat Koto Baru Nasution dan Wali­nagari Koto Padang Nasrul Chun, Rabu (20/7), ketika orang nomor satu di Dhar­masraya itu menyambanginya di kediamannya.

Baca Juga : Update! Lima Daerah Kuning, 14 Lainnya Ditetapkan Masuk Zona Oranye di Sumbar

Bapak satu anak ini, saat ini tengah berjuang untuk sembuh dari sakit, di rumah­nya yang sederhana di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, apa yang ia laku­kan biasanya yaitu melantun­kan ayat suci Al Qur’an di­setiap acara di Ranah Cati Nan Tigo ini tidak bisa lagi karena sakit yang ia derita, namun sakit yang sudah dirasakannya beberap lama ini tidak mematahkan se­mangat­nya untuk sem­buh. ”Meski dokter sudah me­mvonis agar kaki saya di potong, tapi saya belum bersedia dan masih be­ru­saha,”katanya kepada rom­bongan bupati.

Kita berusaha dan ber­do’a, minta kepada Allah agar diberikan kesembuhan,”tutur Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, saat menyambangi Ismed, di ke­diamannya.

Baca Juga : Jumlah Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 212 Orang

Dikatakan bupati ter­muda di Indonesia itu, ia memang sudah beberapa hari mendapatkan informasi, na­mun karena padatnya jad­wal sehabis lebaran, ia baru dapat membezuk, namun demikian harapnya, semua itu tidak mengurangi rasa simaptinya sebagai pribadi maupun se­bagai kepala da­erah. Ia mem­berikan suport agar Nur Ismad tidak ber­putus asa dalam mencari kesembuhan.

Dalam kesempatan itu, bupati sebagai pembina BA­Z­NAS Kabupaten Dhar­mas­raya menyerahkan bantuan BAZ senilai Rp 3 juta, untuk meringankan biaya berobat. Jika di kemudian hari, dokter dapat mendiagnosa penyakit Nur Ismed dan kembali me­m­­butuhkan biaya pengobatan, BAZNAS akan mengu­paya­kan memberikan tambahan bantuan. “Jika kelak mem­butuhkan tam­bahan biaya, kami akan berupaya mem­bantu kem­bali,” kata Ketua BAZNAS Dharmasraya, A. Gani, SH, yang juga Wakil Ketua LKAAM Dhar­mas­raya itu. (h/mdi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]