Zlatan Ibrahimovic Akan Menjadi Dewa di MU


Sabtu, 23 Juli 2016 - 01:27:53 WIB
Zlatan Ibrahimovic Akan Menjadi Dewa di MU Zlatan Ibrahimovic.

Zlatan Ibrahimovic lahir pada tanggal 3 Oktober 1981 di Rosengard, Malmo. Ibrahimovic lahir dari pasangan Sefik (yang berasal dari Bosnia) dan ibunya Jurka yang berasal dari Kroasia. Pemain berke­bang­sa­an Swedia ini menempati posisi sebagai stri­ker.

 Kedua orang tuanya itu be­rimigrasi ke Swedia. Ibra­hi­movic mulai bermain bola di usia 8 tahun. Dia akhirnya bergabung dengan klub Mal­­­­mo FF. Waktu berumur 15 tahun, dia hampir ber­hen­­­ti bermain sepak bola, te­tapi manajernya meya­kin­kan dia untuk terus bermain. Ibra­himovic menan­da­ta­nga­ni kontrak pertamanya ber­sa­­ma Malmo FF di tahun 1996, dan masuk ke tim se­ni­or di musim 1999. Pada tang­­gal 22 Maret 2001, dia pin­­dah ke Ajax dengan trans­­­fer sebesar 7,8 juta Euro.

Ibrahimovic jarang ber­main saat Ajax dilatih oleh Co Adriaanse. Tetapi sejak diganti oleh Ronald Koeman pada tanggal 29 November 2001, dia berhasil menjadi pemain inti dan turut me­ngan­tar Ajax memenangkan gelar juara Eredivisie musim 2001-2002.

Pada tanggal 18 Agustus 2004, Ibrahimovic membuat rekan setimnya Rafael van der Vaart cedera saat pertan­dingan internasional anatar Swedia dan Belanda. Van der Vaart menuduh Ibrahimovic sengaja membuatnya cedera. Hal ini memicu penjualan Ibrahimovic ke Juventus pada tanggal 31 Agustus 2004 dengan transfer sebesar 19 juta Euro.

Di Juventus Ibrahimovic segera menjelma menjadi pemain penting. Tetapi ada­nya skandal Calciopoli pada musim 2005-2006 yang mem­­buat Juventus harus tu­run ke Serie B, Ibrahimovic akhirnya memutuskan untuk pindah meski sudah dibujuk oleh staff Juventus yang baru.

Dia kemudian berga­bung dengan Inter Milan dengan kontrak 4 tahun dan biaya transfer sebesar 12 juta Euro pada tanggal 10 Agus­tus 2006. Tiga tahun ber­selang dirinya pindah ke Barcelona.

Pada 29 No­pember 2009, Zlatan Ibra­hi­mo­vic men­­­­cetak gol perta­manya pa­da laga der­by El Cla­sico meng­­­ha­da­pi Real Ma­­­drid yang me­ngan­ta­rkan Barca menang tipis 1-0. Kemudian di awal musim 2010-2011 ia me­mutuskan kembali ke Seri A, tepatnya bergabung ke AC Milan, dia dipinjamkan satu musim dan disertai opsi pembelian per­ma­nen di mu­sim berikutnya

Musim panas 2012, ia dibeli PSG seharga 20 juta poundsterling. Ibra pindah ke Ligue 1 sejak musim 2012-2013 dan menjadi pemain sepak bola dengan gaji tertinggi di dunia berkat gaji 220 ribu pounds per pekan yang ia terima di sana. Pada tahun 2016 Zlatan memilih pindah ke Man­chester United. “Saya tidak akan men­jadi raja Man­chester. Saya akan men­jadi dewa di Man­ches­ter,” ka­ta Ibra kepada si­tus FIFA.

Rosengard, sa­lah satu kawa­san di wi­la­yah Malmo me­ru­pa­kan kawa­san  cu­kup ter­kenal ka­rena men­jadi sa­lah satu tu­juan imi­gran Mus­lim yang ma­­­suk Swe­­­­dia. Di ka­­­wasan ter­­­sebut, Ibra­­­hi­mo­vic be­rin­­te­­raksi de­­­­ngan se­­­sama imi­­gran Mus­lim. Me­­­re­ka me­mi­lih ka­wa­san ter­se­but agar le­bih mu­dah men­jalan­kan kehi­dupan se­hari-hari, teruta­ma da­lam hal men­jalan­kan iba­dah dan hubu­ngan antarsesama Muslim.

Kaum imigran Muslim di Rosengard memilih hidup sedikit terisolasi. Mereka tak ingin larut dalam urusan duniawi, yang menurut me­reka bisa mengikis keya­kinan. Mereka men­cukupi ke­butuhan de­ngan be­ker­­ja sesuai kemampuan dan meng­­­hasilkan uang.

Kehidupan me­reka ja­uh lebih ma­pan dan se­jah­tera. La­pa­ngan peker­ja­an yang me­­reka geluti juga be­ra­gam. Mu­lai dari kerja kan­toran de­ngan ja­ba­tan stra­tegis hingga bu­ruh pabrik.

Di te­ngah he­­­ge­mo­ni ka­um non-Mus­lim yang me­­ngu­sai se­mua sek­tor kehi­du­pan dan kentalnya bu­daya Ba­­rat di Swedia, Ibra­hi­mo­vic tum­buh men­jadi pe­muda suk­ses yang mampu me­wu­­jud­kan am­­bi­si men­jadi pe­­se­pak bo­la te­nar.

Dia ti­dak per­nah se­ca­­ra res­mi men­­­je­las­­kan aga­ma yang dianutnya. Na­mun ada satu pe­tun­juk dari ta­to yang melekat di ba­dan­­nya, yang arti­nya, “Hanya Tuhan yang Bisa Me­nilai Saya.”

Hal itu me­nunjukkan bah­­­wa dia ma­sih me­men­dam rahasia ter­­hadap iba­dah yang dila­ko­ni­nya ter­ha­dap aja­ran yang diper­ca­yai­nya. Na­­mun, dalam sua­tu ke­­sem­patan ia me­ng­akui ka­lau diri­nya ada­lah se­orang Mus­lim, meski bu­kan ter­masuk golo­ngan taat. Seperti ti­dak berpuasa ke­tika bulan Ra­ma­dhan tiba. (dari ber­bagai sumber)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]