NELAYAN MASIH ANDALKAN SAMPAN DAYUNG

KKP Bantu Mentawai 59 Unit Kapal Perikanan


Senin, 01 Agustus 2016 - 23:27:39 WIB
KKP Bantu Mentawai 59 Unit Kapal Perikanan Sekretaris DKP Mentawai, Ir. Akmal.

MENTAWAI, HALUAN--Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Mentawai, terus melahirkan sejumlah terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Bumi Sikerei. Selain melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komitmen tersebut juga diimplementasikan melalui maksimalisasi potensi kelautan dan perikanan.

“Sampai saat ini, kita terus lakukan pembinaan kepada 149 kelompok nelayan yang ada di Mentawai. Selain karena memang sudah menjadi mata pencaharian mereka, ini juga sekaligus dalam upaya menjaga kelestarian sumberdaya kelautan yang kita miliki,” kata Sekretaris DKP Mentawai, Ir. Akmal menjawab Haluan, Senin (1/8).

Hingga saat ini terang Akmal, hampir sebagian besar nelayan di Mentawai masih menggunakan pola penangkapan ikan secara tradisional, yakni dengan menggunakan sampan dayung. Pola tradisional ini sebut Akmal, jelas sangat berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan nelayan, yang tentunya masih sangat jauh dari harapan.

“Kita baru punya 13 unit kapal perikanan. Untuk daerah kepulauan seperti Mentawai, jumlah itu tentu tidak memadai. Alhamdulillah, tahun ini kita akan mendapat bantuan sebanyak 59 unit kapal perikanan dari pihak kementerian,” jelas Akmal.

Kapal bantuan itu terang Akmal, merupakan bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui program Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT). Kapal bantuan perikanan jenis fiber 5 dan 10 GT itu pungkasnya, nantinya akan dipusatkan di Sikakap.

“Kita juga masih menunggu pihak kementerian yang akan melakukan survey dan identifikasi calon penerima bantuan, dalam hal ini koperasi. Berdasarkan hasil identifikasi mereka itulah nantinya kapal akan didistribusikan. Bisa saja berkurang dari 59 unit yang direncanakan,” ujar Akmal yang jebolan Fakultas Perikanan Universitas Bung Hatta, Padang itu.

Di Mentawai sendiri jelas Akmal, memang terdapat sekitar lebih kurang 149 kelompok nelayan. Namun dari jumlah itu, jumlah yang sudah berbentuk koperasi nelayan, baru tercatat sebanyak 4 unit. Dua diantaranya terdapat di Sikakap, satu di Siberut dan satunya lagi di Sikabaluan. “Kita akan terus mendorong nelayan untuk segera membentuk koperasi,” tandas Akmal.

Sebagai tindak lanjut dari rencana bantuan kapal yang akan diberikan KKP, Pemkab Mentawai melalui DKP setempat sebut Akmal, Senin kemarin juga telah memberikan pelatihan mesin kapal dan alat penangkat ikan (gillnet) kepada nelayan. “Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Balai Pelatihan Perikanan Belawan Medan,” ujar Akmal. (h/yan)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 10 Januari 2018 - 12:04:01 WIB

    Soal Izin Nelayan, KKP Turunkan Tim ke Padang

    Soal Izin Nelayan, KKP Turunkan Tim ke Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM – Lebih kurang 25 ribu Nelayan Bagan Sumbar untuk sementara waktu sudah dapat bernapas legas dan bisa melakukan aktivitas melaut sebagaimana biasa. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]