SDN 13 Pasar Remaja Satu-satunya Sekolah Adiwiyata Mandiri


Selasa, 02 Agustus 2016 - 02:59:34 WIB
SDN 13 Pasar Remaja Satu-satunya Sekolah Adiwiyata Mandiri Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf menyerahkan Piala Adiwiyata kepada salah seorang guru di SD Negeri 13 Pasar Remaja Sawahlunto. (HUMAS)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Setelah dua tahun berstatus sekolah Adiwiyata Nasional, kini Sekolah Dasar Negeri 13 Pasar Remaja Sawahlunto berhasil meraih Adiwiyata Mandiri 2016, dan satu-satunya  di ‘Kota Arang’.

Keberhasilkan SD Negeri 13 Pasar Remaja itu, tidak terlasp dari upayanya mela­kukan pembinaan terhadap dengan sebelas sekolah dasar, yang dilakukan semenjak ber­status Adiwiyata Nasional 2014 lalu.

“Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan seluruh komponen sekolah, dalam mengembangkan konsep peduli lingkungan, adiwiyata mandiri bisa diraih,” ungkap Kepala SD Negeri 13 Pasar Remaja Sa­wahlunto, Hj. Hasriwati, S.Pd kepada Haluan, Senin (1/8).

Pencapaian Adiwiyata Man­diri, tidak terlepas dari kebijakan berwawasan ling­kungan yang diterapkan seko­lah melalui visi, misi, tujuan sekolah yang memuat upaya pelestarian lingkungan, mata pelajaran wajib dan muatan lokal.

Dalam pelaksanaan kuri­kulum berbasis lingkungan itu, direalisasikan dalam kegiatan proses belajar mengajar, apli­kasi dalam kehidupan sehari-hari, serta menghasilkan pro­duk daur ulang ulang, berupa kompos, keterampilan daur ulang, dan pengurangan sam­pah.

Hebatnya lagi, SD Negeri 13 Pasar Remaja Sawahlunto mampu memanfaatkan ling­kungan sekolah yang terbatas dengan luas 1.640 meter per­segi itu dengan beragam ke­giatan berbasis lingkungan.

Bayangkan saja, selokan yang sejatinya hanya diman­faatkan untuk mengalirkan air, mampu dimanfaatkan sebagai kolam pengembangan lele, dengan memaksimalkan pe­manfaatan kucuran air hujan.

Di sekolah yang memiliki 325 siswa dengan 21 guru dan tenaga administrasi itu, juga berdiri kantin ramah ling­kungan, dimana tidak ada makanan yang dibungkus plas­tik, makanan yang disajikan tanpa pengawet dan tanpa pewarna.

Menurut wanita kelahiran 23 September 1963 itu, pen­capaian tertinggi itu, dapat diraih berkat dukungan Pe­merintah Sawahlunto, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah­raga, Badan Lingkungan Hidup, dan Komite Sekolah, serta seluruh masyarakat Sawah­lunto.

Tiga dari sebelas sekolah yang dibina SD Negeri 13 Pasar Remaja, kini telah berstatus Adiwiyata Nasional yakni, SD Negeri 10 Tanah Lapang, SD Negeri 12 Kubang Barat, dan SD Negeri 5 Kolok Mudik.

Sementara SD Negeri 19 Sijantang, SD Negeri 13 Salak, dan SD Negeri 05 Kusiba, sedangkan bersiap-siap untuk Adiwiyata Nasional. Sedang­kan lima sekolah lainnya, SD Negeri 03 Lubangpanjang, SD Negeri 11 Pondok Batu, SD Negeri 17 Air Dingin, SD Negeri 02 Talawi dan MIN Muaro Kalaban telah berstatus adiwiyata tingkat Kota Sa­wahlunto.

Meski kini telah meraih status adiwiyata tertinggi, me­nurut ibu dua anak dan nenek dari dua cucu itu, pihaknya akan terus melakukan pem­binaan terhadap sebelas sekolah yang kini enuju adiwiyata provinsi dan nasional itu.

“Yang jelas, kami akan terus berupaya menekankan konsep peduli lingkungan ter­hadap semua pelajar sekolah, melalui semua mata pelajaran yang ada,” ungkap Hasriwati.

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf menapresiasi pencapaian Adiwiyata Mandiri yang diraih SD Negeri 13 Pasar Remaja. Prestasi itu, hendaknya menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah yang ada untuk ikut me­ning­katkan kepedulian terhada lingkungan.

“Yang sangat penting, pe­na­naman sikap peduli ling­kungan bisa merata ke seluruh masyarakat. Sehingga Sawah­lunto sebagai kota tujuan wisata memiliki lingkungan yang bersih dan terjaga,” ungkap Ali Yusuf. (h/dil)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]