UNGGULI 8 NAMA BALON GUBERNUR DKI

Ahok Paling Diinginkan Masyarakat


Selasa, 02 Agustus 2016 - 03:13:29 WIB
Ahok Paling Diinginkan Masyarakat

JAKARTA, HALUAN — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menempati peringkat teratas sebagai calon gubernur yang paling diinginkan masyarakat Jakarta melalui survei opinion leader yang dirilis Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (LPP UI).

Ahok berhasil mengungguli Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan nilai rata-rata 79,74 persen. Persentase tersebut jauh me­ning­galkan Ridwan Kamil yang hanya meraup 38,88 persen, serta Wali Kota Surabaya Tri Ris­maharini yang bertengger di posisi ketiga dengan 38,67 persen.

Ketua LPP UI Hamdi Muluk mengatakan, profiling melalui survei opinion leader tersebut memperlihatkan bahwa Ahok jauh lebih unggul dari calon-calon lain yang sempat disebut-sebut sebagai pesaing petahana gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Dari keseluruhan aspek, Ahok, Ridwan Kamil maupun Risma secara konsisten berada diperingkat tiga terbaik dari keseluruhan calon yang kami survei, tapi dari semua nama itu Ahok tetap jadi pilihan masyarakat DKI untuk memimpin mereka,” tutur Hamdi, Senin (1/8).

Menurut bekas tim sukses Jo­kowi-JK saat pilpres lalu itu pe­nilaian tersebut berdasarkan pada dua dimensi terpenting yang harus dimiliki oleh pemimpin politik, yaitu kapabilitas dan karakter personal.

“Kapabilitas yang dilihat itu track record mereka ini, gaya kepemimpinan juga, sedangkan personal itu dilihat dari gaya (ke­pemimpinan) gimana, temperamen, integritas moral, yang begitu itu,” katanya.

Dalam survei tersebut, ujar Hamdi, terdapat sembilan tokoh yang menjadi fokus penilain, yaitu Basuki Tjahja Purnama, Djarot Syaifulah, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Suyoto,  Sjafrie Sjamsoeddin, Tri Rismaharini, Yoyok Riyo Su­dibyo, dan Yusril Ihza Mahendra.

Hamdi menuturkan terpilihnya sembilan tokoh tersebut ber­da­sarkan kriteria rekam jejak dan prestasi. Selain itu pemilihan juga dilakukan berdasarkan deklarasi beberapa nama yang menyatakan akan maju sebagai calon gubernur Jakarta.

Lebih jauh Hamdi mengatakan, survei yang dilakukan sebagai bentuk partisipasi publik untuk melihat calon-calon yang potensial dalam memimpin Jakarta. “Agar nantinya publik bisa menakar mana yang bisa memimpin dengan baik mana yang secukupnya saja. Ini juga dilihat dari kinerja, bukan popu­laritas semata,” kata Hamdi.

Dongkrak

Popularitas Golkar

Partai Golkar mendapat ke­untungan besar saat memutuskan mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dalam Pemilihan Gubernur 2017 men­datang. Berkat dukungan itu, Gol­kar kembali mendapat perhatian publik yang luas. 

“Setelah Orde Baru, Golkar di Jakarta termasuk partai kecil. Makanya dengan mengusung nama Ahok, Golkar langsung dapat perhatian publik, ini keuntungan besar untuk Golkar,” kata Bur­hanuddin Muhtadi, Direktur Ekse­kutif Indikator Politik Indonesia saat ditemui di Pelataran Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/8).

Keuntungan Golkar menurut Burhanuddin, bisa dilihat dari melonjaknya popularitas partai dalam beberapa pekan terakhir. Ia mencatat, dari tiga partai yang memberi dukungan kepada Ahok, hanya nama Golkar yang paling sering disebut di media massa. 

“Teman Ahok, dua partai lain­nya, bahkan Ahoknya sendiri dapat apa? Tidak ada. Hanya Golkar yang dapat untung di sini,” katanya.

Golkar bisa mengambil manfaat lebih besar jika mampu mengelola hal ini. Bahkan, kata Burhanuddin, dukungan terhadap Ahok itu bisa kembali memupuk kepercayaan masyarakat terhadap partai berlam­bang pohon beringin itu. 

Burhanuddin menganggap hal tersebut lumrah terjadi dalam arena politik. “Tidak masalah, sejauh keuntungannya hanya berbasis pada public trust dan public atten­tion, langkah Golkar ini tidak salah,” ujarnya. (h/cnn)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 19 Februari 2020 - 22:35:43 WIB

    Ahok Sindir 'Partai Kecil Ngomong Gede', Begini Respons PSI

    Ahok Sindir 'Partai Kecil Ngomong Gede', Begini Respons PSI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespons pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bermuatan sindiran kepada partainya secara tidak langsung. Dalam acara Ngobrol Tempo dan peluncuran buku '.
  • Jumat, 13 Desember 2019 - 17:15:31 WIB

    Demo di Mabes Polri, PA 212 'Usik' Lagi Ahok

    Demo di Mabes Polri, PA 212 'Usik' Lagi Ahok JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 berunjuk rasa di depan Mabes Polri. Mereka menuntut polisi mengusut tuntas kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Sukmawati Soekarnoputri dan Ahmad Muwafiq .
  • Senin, 18 November 2019 - 20:41:19 WIB

    Rizal Ramli: Ahok Sama Mafia Bakalan Cincay

    Rizal Ramli: Ahok Sama Mafia Bakalan Cincay JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli tidak yakin dengan kinerja Ahok jika diangkat menjadi pimpinan di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)..
  • Kamis, 14 November 2019 - 17:29:41 WIB

    MUI Bela Ahok Jadi Bos BUMN? Ini Penjelasan Sekjen MUI

    MUI Bela Ahok Jadi Bos BUMN? Ini Penjelasan Sekjen MUI JAKARTA, HARIANHLUAN.COM - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan tidak masalah jika mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnamo alias Ahok menjadi bos di salah satu perusahaan BUMN. Me.
  • Kamis, 14 November 2019 - 17:16:31 WIB

    Duga Ada Motif Lain, Novel Bamukmin: Ahok Produk Gagal, Kok Bisa Jadi Pejabat Lagi?

    Duga Ada Motif Lain, Novel Bamukmin: Ahok Produk Gagal, Kok Bisa Jadi Pejabat Lagi? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin mengaku heran Presiden Joko Widodo mempertimbangkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi pejabat negara setelah tersandung kas.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]