Aset Koperasi Capai Rp182 Miliar


Selasa, 02 Agustus 2016 - 03:28:08 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Program koperasi di Kota Payakumbuh terbilang sukses karena pertumbuhan asetnya cukup pesat. Dari jumlah 132 koperasi sehat di Kota Payakumbuh, aset yang dimilikinya melebihi Rp182 miliar. Tak mengherankan jika koperasi ini berperan menjadi sokoguru ekonomi warga kota.

Dampak dari kemajuan koperasi tersebut berbuah manis, berupa penghargaan Pembina Koperasi 2016 yang diraih Walikota Payakumnuh Riza Falepi.

“Pertumbuhan koperasi ini cukup sehat di Paya­kumbuh dan telah menjadi kekuatan ekonomi di tengah masyarakat,” kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan Payakumbuh, Dahler, didam­pingi Kabid Koperasi Adriati, yang dihubungi Senin kema­rin di Balaikota Payakumbuh.

Dikatakan Dahler, kope­rasi sangat cocok dengan budaya Minangkabau yang selalu mengedepankan azas mu­syawarah dan mufakat dalam mengambil setiap ke­pu­tusan. “Semangat kego­tongroyongan dalam koperasi itu, sangat  relevan dengan budaya atau karakter ma­sya­rakat Minang,” ungkap Dahler.

Data yang dihimpun dari Dinas Koperasi Payakumbuh, saat ini tercatat sebanyak 156 koperasi dan 132 diantaranya tercatat sebagai koperasi yang sehat dengan total 18.635 anggota. Sebanyak 132 kope­rasi aktif itu, memiliki total aset atau modal usaha Rp182.­122.958.165.

Dalam rangka me­ning­kat­kan kesejahteraan anggota, diantara koperasi yang aktif itu mampu menyalurkan kre­dit buat anggota, maksimal Rp200 juta. Bahkan Koperasi Guru-guru Payakumbuh Uta­ra menyalurkan kredit untuk anggotanya lebih lebih besar lagi, maksimal Rp300 juta.

Menurut Dahler lagi, pin­jaman sebesar itu diarahkan untuk kegiatan produktif, bukan konsumtif semata. Terhadap koperasi yang tidak aktif, sudah dibekukan. Se­pan­jang 2016 ini, Dinas Ko­perasi sudah membubarkan 10 koperasi. Namun, se­pan­jang tahun yang sama juga terbentuk 10 koperasi baru.

“Setiap tahun, sedikitnya keseluruhan koperasi tersebut menyumbangkan Sisa Hasil Usaha (SHU) total Rp5 mi­liar. Keuntungan koperasi itu, sebagian masuk ke simpanan anggota, sesuai dengan aturan perkoperasian yang ada. La­gipula koperasi mampu ber­peran untuk membina dan me­ngucurkan kredit untuk UMKM,” ulasnya.

Pada bagian lain, dise­butkan Dahler, pengurus dan anggota koperasi di Kota Payakumbuh secara bertahap sudah dibekali pengetahuan teknologi informasi. Karena teknologi informasi yang kian berkembang, akan meng­h­a­pus jarak, ruang, dan waktu. Sehingga menjadikan dunia semakin dinamis, berdampak kepada persaingan usaha yang semakin ketat.

Koperasi sebagai salah satu kekuatan ekonomi, harus mampu beradaptasi serta menangkap peluang dengan cerdas melalui pemanfaatan teknologi informasi. Tidak saatnya lagi pengurus ko­perasi bertajuk kepada cara-cara tradisional, tanpa me­ninggalkan kaedah ke­ber­samaan dan kekeluargaan sebagai nilai luhur dari per­koperasian tersebut. (h/zkf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]