4 Pelaku Reklamasi di Batam Dipidanakan


Rabu, 03 Agustus 2016 - 03:24:45 WIB

BATAM, HALUAN — Pem­ko Batam akan mela­kukan tindakan tegas ter­hadap 4 perusahaan rekla­masi yang melakukan pelang­garan perizinan. Hal tersebut terbukti setelah adanya kor­dinasi dengan Diskrimsus Kapolda.

“Tim 9 bersama Sekda sudah melakukan kordinasi dengan Diskrimsus untuk menetapkan hukum pidana terhadap 4 perusahaan,” kata Dendi Purnomo Kepala Ba­pedalda Kota Batam, di ge­dung Pemko Batam, kemarin.

Untuk Kapoltabes, me­nurut Dendi itu akan dila­kukan koordinasi bersamaan dengan rapat Muspida ke dua, di mana penetapan waktunya ditentukan oleh Walikota Batam Muhammad Rudi.

Dijelaskannya, dari 15 perusahaan yang melakukan reklamasi di sepanjang pantai utara telah didapatkan hasil evaluasi tentang pelanggaran perizinan sesuai dengan UU yang mengaturnya.

“Empat perusahaan bera­da dalam penyidikan intensif dan akan dipidanakan, se­dang­kan sebelas perusahaan didapat hanya pelanggaran administrasi,” tuturnya.

Khusus untuk pelang­garan administrasi, sanksinya akan ditetapkan setelah se­lesainya rapat Muspida kedua sekaligus terakhir, karena tidak bisa diputuskan oleh tim 9 sendiri.

Reklamasi sepanjang pan­tai utara Batam tersebut, diakui Dendi semua telah berhenti total tanpa ada ak­tifitas lagi, apabila masih melanggar itu maka akan diberikan sangsi tegas seperti pencabutan izin secara per­ma­nen.

“Semua telah berhenti beraktifitas, termasuk di Ocarina, itu dipastikan se­telah saya cek langsung ke lapangan,” katanya.

Terkait untuk kejelasan reguladi reklamasi di Batam, Dendi menyatakan bahwa telah melakukan revisi Per­wako No. 54 tahun 2012, di mana itu sudah diram­pung­kan dan diserahkan kepada Walikota Batam.

“Draft itu sudah kita berikan,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Wali­kota Batam Muhammad Ru­di tidak ingin mengo­mentari reklamasi, pasalnya kewe­nangan tersebut telah dilim­pahkan kepada Wakil Wali­kota Batam Amsakar Acmad.

“Kalau mau minta state­men terkait reklamasi, itu ke Pak Amsakar saja,” ujar Rudi sambil berlalu.

Di waktu berbeda, Amsa­kar Achmad mengatakan bahwa rapat Muspida akan segera dilakukan, namun pastinya belum bisa dia­gendakan. Berhubung berkas tersebut baru pagi tadi dite­rima dari tim 9.

“Itu akan kita putuskan dalam Musda, di mana ber­dasarkan hasil keputusan bersama,” jelas Amsakar.

Ia menambahkan, pen­jadwalan rapat Muspida ter­se­but sedang dicarikan wak­tunya, kendati demikian dia menjelaskan bahwa dalam sebulan sekali pasti ada rapat Muspidanya.

“Sabar dulu nanti bagai­mana kelanjutannya, akan kita kabarkan,” ucap pria yang baru saja berulang tahun ini. (h/cw 56)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 12 September 2020 - 13:58:40 WIB

    40 Pegiat Wisata di Tanah Datar Dilatih Mengelola Objek Wisata

    40 Pegiat Wisata di Tanah Datar Dilatih Mengelola Objek Wisata HARIANHALUAN.COM - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar melaksanakan pelatihan tata kelola destinasi wisata kepada 40 orang pegiat wisata di Tanah Datar. Dinas Parpora berharap kepada peserta agar agenda itu bisa .
  • Rabu, 22 Juli 2020 - 15:11:49 WIB

    Hingga Juni, 11.740 Orang Wisatawan Berkunjung ke Dharmasraya

    Hingga Juni, 11.740 Orang Wisatawan Berkunjung ke Dharmasraya HARIANHALUAN.COM - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Dharmasraya, mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu periode Januari hingga Juni 2020 mencapai angka 11.740 orang. .
  • Senin, 15 Juni 2020 - 15:10:22 WIB

    Selain China, 4 Negara Ini Juga Diizinkan Berwisata ke Indonesia

    Selain China, 4 Negara Ini Juga Diizinkan Berwisata ke Indonesia HARIANHALUAN.COM - Memasuki new normal, Indonesia membuka pintu pariwisata bagi empat negara, termasuk Jepang. Hal ini dilakukan demi menghidupkan kembali roda perekonomian yang sempat berhenti akibat pandemi virus corona ata.
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 09:50:39 WIB

    Corona Meluas, 84 Detinasi Wisata Ditutup, Termasuk Pulau Komodo

    Corona Meluas, 84 Detinasi Wisata Ditutup, Termasuk Pulau Komodo LABUAN BAJO, HARIANHALUAN.COM -- Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) mengumumkan penutupan aktivitas pariwisata di dalam kawasan TNK mulai Minggu (22/3/2020). Itu dilakukan sebagai upaya antisipasi penularan Covid-19..
  • Kamis, 19 Maret 2020 - 21:24:23 WIB

    Efek Corona, Dua Objek Wisata di Padang Ditutup 14 Hari

    Efek Corona, Dua Objek Wisata di Padang Ditutup 14 Hari PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Akibat Corona Virus Disease (Covid-19), banyak objek wisata yang akhirnya ditutup. Seperti di Padang, dua objek wisata ditutup mulai Jumat (20/3/2020)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]