Bensin Habis, Mobil Terbakar


Rabu, 03 Agustus 2016 - 04:33:59 WIB
Bensin Habis, Mobil Terbakar Ilustrasi.

PADANG, HALUAN — Mobil pikap jenis L-300 dengan Nopol BA 8155TL milik Indra (31) hangus terbakar, Selasa (2/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Pristiwa ini berawal ketika mobil milik Roza kehabisan bensin di kawasan Jalan Rimbo Data KM 8 Kota Padang. Mengetahui hal tersebut Indra yang pada saat itu langsung membeli bensin ketengan.

Setelah pihaknya men­dapatkan bensin, dia me­ma­sukkan bensin tersebut ke dalam tangki mobil yang sudah kering. Karena kondisi tangki yang kering, dia mencoba membuka kap mesin yang terletak di bawah kursi sopir untuk memancing mesin agar bisa hidup, dan kebetulan di dekat kap tersebut terdapat Aki.

Namun, ketika bensin yang masih di dalam botol tidak bisa dimasukkan ke tangki, dia pun memakai selang kecil gunanya memasukkan bensin tersebut ke dalam tangki.

Setelah itu ketika mesin dihidupkan api langsung me­nyambar slang dan menjalar ke Indra dan dan rekannya Roza, warga Ulu Gadut , Kelurahan Limau Manis Selatan, Keca­matan Pauh. Indra  mengalami luka bakar  yang cukup serius di bagian punggung dan kaki. Sementara Roza mendapatkan luka bakar pada tangan kiri saat mencoba menyelamatkan re­kannya.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Aswarman mengata­kan, setelah mendapat infor­masi dari warga, pihaknya langsung menuju ke TKP be­serta personel yang lainnya. Sampai di lokasi korban sudah dibawa warga ke rumah sakit.

“Kami langsung menga­man­kan TKP agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas,” ujarnya.

Selanjutnya, saksi-saksi yang berada di lokasi saat itu dibawa ke Mapolsek untuk pemeriksaan.

Kecelakaan KA Menurun

Sementara itu, angka ke­celakaan lalu lintas Kereta Api (KA) tahun 2016  mengalami penurunan jika dibandingkan dengan  tahun 2015. Berda­sarkan data yang dilansir dari PT KAI Drive II Simpang Haru, penurunannya terbilang signifikan baik korban yang luka-luka maupun yang me­ninggal dunia.

Jumlah kecelakaan pada periode 2016 terhitung dari bulan Januari- Juli tercatat sebanyak 17 kecelakaan, di­banding pada periode yang sama tahun 2015 sebanyak 23 kecelakaan. Begitupun korban yang meninggal dunia  di tahun 2016 ada dua korban yang meninggal dunia, dan tahun 2015 dua orang korban yang kehilangan nyawanya.

Sementara korban luka berat pada periode 2015 dan 2016 terdapat dua korban yang mengalami luka yang cukup parah dan mendapatkan pena­nganan yang intensif di rumah sakit. Sedangkan data korban luka ringan masih sama pada pada masing-masing periode yairu sebanyak 17 korban luka ringan.

Kepala Humas PT KAI, Zainir mengatakan, pihaknya selalu berupaya melakukan pencegahan dengan melakukan penindakan agar tidak terja­dinya kecelakaan lalu lintas kereta api. Diakuinya Berbagai upaya sudah dilakukan, seperti membuat shelter kereta api untuk menjaga keamanan mas­yarakat, dan jalan lalu lintas kereta api pun sudah dilakukan pemagaran di tempat umum yang ramai dilewati masyarakat.

“Kami dari pihak PT KAI, sudah melakukan hal yang terbaik sesuai dengan aturan perundang-undangan perkerata apian,” katanya, Selasa (2/8). (h/mg-ina)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 15 Desember 2016 - 02:07:28 WIB

    Kapal Pengangkut 600 Liter Bensin Diamankan

    Kapal Pengangkut 600 Liter Bensin Diamankan PADANG, HALUAN - Diduga tidak meĀ­miliki Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB), satu unit Kapal Motor (KM) Hendriyan GT 6 Jenis Tundo diamankan oleh petugas dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Sumbar, Sela.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]