Rendang Coga Targetkan Omzet Lebih Saat TdS


Kamis, 04 Agustus 2016 - 04:36:32 WIB
Rendang Coga Targetkan Omzet Lebih Saat TdS GERAI Rendang Coga di di Jl. S. Parman No. 186 B, Ulak Karang, Padang, Rabu (3/8). Direktur Rendang Coga, Sanni, menargetkan omzetnya saat TdS nanti dua kali lipat daripada omzet biasanya. (HOLY ADIB)

PADANG, HALUAN — Digelarnya Tour de Singkarak (TdS) pada 6 Agustus ini ditunggu oleh berbagai pengusaha, seperti pengusaha hotel, rumah makan, transportasi, dan oleh-oleh. Sanni, Direktur Rendang Coga, ialah salah seorang pengusaha oleh-oleh yang menanti penyelenggaraan iven olahraga dan pariwisata itu. Pada TdS kali ini, ia menargetkan penjualan rendangnya dua kali lipat.

Sanni mengutarakan, pem­beli Rendang Coga masih didominasi oleh wisatawan. Oleh karena itulah ia meng­harapkan penjualannya me­ningkat saat TdS sebab akan banyak wisatawan yang da­tang ke Sumbar pada umum­nya, atau Padang khususnya saat TdS digelar.

“Rendang Coga akan me­nam­bah produksi jika per­mintaan bertambah,” ujar Sanni kepada Haluan di Pa­dang, Rabu (3/8).

Sanni menyebutkan, Ren­dang Coga berproduksi se­banyak 2 atau 3 kali se­ming­gu. Sekali produksi, pihaknya memproduksi 10 kg rendang dari semua jenis rendang yang dibuat oleh pihaknya. Dari 10 kg produksi itu, pihaknya meng­hasilkan 400 kemasan ka­rena 1 kg produksi bisa un­tuk 40 kemasan, dengan berat 250 gram untuk 1 kemasan.

Dengan harapan bertam­bah­nya permintaan tersebut, Sanni menargetkan omzetnya dua kali lipat. Saat ini, ia meraup omzet rata-rata Rp60 juta sebulan. Maka, pada TdS kali ini, omzet yang ditar­getkannya Rp120 juta sebu­lan walau pelaksanaan TdS hanya seminggu.

Dalam sehari, kata Sanni, kurang lebih terjual 5 kg rendang dengan omzet Rp2 juta. Pembeli paling banyak berasal dari pembeli daring (online). Persentasenya, pem­beli daring 60 persen, se­dangkan pembeli yang lang­sung membeli ke gerai 40 persen. Pembeli daring mem­beli rendang sebanyak 1 kg, dan paling banyak 3 kg. Se­mentara pembeli yang datang ke gerai membeli beberapa kemasan saja.

Untuk pengiriman ren­dang yang dipesan daring, Sanni bekerja sama dengan JNE dan Tiki. Dua jasa pengi­riman tersebut akan men­jemput rendang ke gerai Ren­dang Coga di Jl. S. Parman No. 186 B, Ulak Karang, Padang.

“Ongkos pengiriman ren­dang dibebankan kepada kon­sumen, kecuali untuk kon­sumen yang membeli rendang sebanyak 1 kg, kami bebaskan ongkos kirim,” tuturnya.

Rendang Coga dibuat meng­­gunakan daging sapi ber­kualitas tinggi dari Padang Pan­jang yang merupakan pu­sat peternakan sapi terbaik di Sumatra Barat. Bahan utama ter­sebut dipadu dengan rem­pah-rempah pilihan terbaik asal provinsi ini, seperti kelapa da­ri Pariaman, cabai dari Bu­kit­tinggi, dan bawang dari Ala­han Panjang. Tak hanya ba­han dan bumbunya asli Sum­bar, pem­buatnya pun orang Padang. Oleh karena itu, pen­diri Ren­dang Coga, An­dy Ardhy dan Sanny, mela­be­li produk mere­ka dengan slo­gan “Asli Racikan Pa­dang”.

Rendang Coga menjual berbagai jenis rendang, yakni rendang daging, paru, ayam, hati, jengkol, telur, ikan tuna, dan itik. Menu tersebut ter­sedia setiap saat. Sementara untuk menu yang mesti dipe­san dulu untuk menda­pat­kannya ialah rendang lidah sapi, lokan, hati sapi, limpa, dan lokan. Menu tersebut bisa diambil setelah dipesan dua hari sebelumnya. Mengenai harga, tergan­tung jenis ren­dang. Rentang harganya mulai dari Rp25 ribu hingga Rp75 ribu per kemasan seperempat kg. (h/dib)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 14:19:05 WIB

    Rendang Gadih Mendunia di Medsos

    Rendang Gadih Mendunia di Medsos PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Semakin maraknya perkembangan media sosial akhir-akhir ini terkadang membuat orang lalai akan pekerjaan. Justru yang terjadi, media sosial kerap dijadikan sebagai sarana provokasi dan penyebar hoa.
  • Jumat, 24 Mei 2019 - 15:48:21 WIB

    Penjualan Rendang Uni Lili Meningkat 100 Persen Selama Ramadan

    Penjualan Rendang Uni Lili Meningkat 100 Persen Selama Ramadan PADANG, HARIANHALUAN.COM - Selama ramadan, penjualan Rendang Uni Lili berkembang kian pesat hingga 100%. Citarasa rendang yang khas dengan proses masak yang tradisional membuat penikmatnya tak hanya di Sumbar, namun sudah sam.
  • Rabu, 30 Januari 2019 - 20:09:17 WIB

    Masak dengan Cara Tradisional, Rendang Uni Lili Dipasarkan Hingga ke Luar Negeri

    Masak dengan Cara Tradisional, Rendang Uni Lili Dipasarkan Hingga ke Luar Negeri PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sejak resmi memasarkan produk rendangnya via penjualan online 2016 silam, Rendang Uni Lili berkembang semakin pesat..
  • Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:11:44 WIB

    Terkendala Bahan Baku, Rendang Jamur BUMDes di Sawahlunto Tetap Produksi

    Terkendala Bahan Baku, Rendang Jamur BUMDes di Sawahlunto Tetap Produksi SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM- Meski harus berburu bahan baku ke daerah tetangga, usaha rendang jamur tiram Desa Kolok Nan Tuo Sawahlunto terus tumbuh..
  • Senin, 28 Maret 2016 - 03:11:10 WIB

    Teruci Chaprendang Sumbar Bantu Korban Banjir

    Teruci Chaprendang Sumbar Bantu Korban Banjir SOLSEL, HALUAN — Ko­mu­nitas Terios Rush Club Indonesia Chapter Regional Padang (Teruci Chap­ren­dang) Sumatera Barat (Sum­bar) menyerahkan bantuan 100 paket untuk kebutuhan belajar bagi anak-anak kor­ban bencana banj.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]