Penjual Mesti Gabungkan Ilmu dengan Teknologi


Kamis, 04 Agustus 2016 - 04:37:08 WIB
Penjual Mesti Gabungkan  Ilmu dengan Teknologi SEMINAR Bisnis dan Strategi serta Halalbihalal Komunitas Sales Indonesia di My All Hotel, Rabu (3/7). Komunitas itu menjadi wadah bagi penjual di Sumatera Barat untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman. (HUDA PUTRA)

PADANG, HALUAN — Penjual (salesman) selama ini mungkin dinilai sebagai pe­ker­jaan nomor dua oleh se­bagian orang. Padahal, pe­kerjaan itu sangat men­jan­jikan, terutama dilihat dari jenjang karier.

Hal tersebut diutarakan oleh Muhardi, Ketua Ko­mu­nitas Sales Indonesia (KO­MI­SI) Area Sumatera Barat sa­at ditemui Haluan dalam ke­giatan Seminar Bis­nis dan Sales Strategi serta Halal­bi­halal KOMISI di My All Hotel, Padang, Rabu (3/8).

“Hadirnya komunitas ini untuk memberikan pemaha­man dan edukasi yang baik kepada masyarakat maupun salesman tentang potensi profesi tersebut,” ujarnya.

Ia mengutarakan, per­kembangan penjual sekarang berbeda dengan dulu. Se­karang penjual dibekali de­ngan teknologi sehingga se­makin memudahkan penjual dalam menjalin dan menjaga jaringan dengan klien.

Ilmu tentang penjualan, kata Muhardi, sudah ada sejak lama. Pada zaman inter­net ini, penjual mesti meng­gabungkan ilmu tentang pen­jualan tersebut dengan tek­nologi sehari-hari.

Sementara itu, Jasman Putra, Ketua Komisi Sales Indonesia wilayah Sumatera mengungkapkan, penjual harus bisa meningkatkan kemampuan dirinya.

“Salesman harus punya target. Tidak mungkin men­jadi salesman selamanya karena jenjang kariernya sangat menjanjikan. Dulu saya salesman. Kini, saya menjadi Branch Manager,” katanya.

Jasman melihat, kele­mahan penjual saat ini adalah hanya belajar secara oto­didak. Padahal, untuk men­jadi penjual yang baik harus dibekali dengan ilmu dan pemahaman yang lebih.

Salesman yang baik itu harus mengerti tugasnya, menguasai apa yang mereka jual, dan pandai membangun serta membina jaringan. Un­tuk itu, kami selalu berbagi ilmu dan pengalaman di KOMISI. Komunitas ini men­­jadi wadah bagaimana te­man-teman semua,” tuturnya.

Ia menceritakan, saat ini ada sekitar 8.000 orang pen­jual yang telah tergabung secara nasional dalam KO­MISI, sejak komunitas itu berdiri pada 2009. Di Sum­bar saja ada kurang lebih 250 orang anggotanya. Se­tiap hari mereka berbagi ilmu tentang penjualan di grup WhatsApp yang di­berikan oleh nara­sumber kompeten secara nasional.

Acara tersebut didukung oleh beberapa perusahaan, seperti Haluan, Citilink, Auto2000, Gramedia, NU Green Tea, Kopi Kapal Api, The Poci, Ikad Keramik, dan Info Sumbar. Acara tersebut digelar bekerja sama dengan Padang Bu­siness Forum. (h/mg-hud)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]