SMA ke Provinsi Butuh Rp1,2 Triliun


Kamis, 04 Agustus 2016 - 11:22:21 WIB

PADANG, HALUAN — Pengalihan ke­wena­ngan SMA/SMK ke Provinsi Sumbar akan menambah pengeluaran bagi pemprov. Setiap tahun pemprov harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk pembayaran gaji guru SMA sederajat yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, anggaran tersebut akan menjadi tanggungan dan beban bagi APBD Sumbar yang setiap tahunnya kurang dari Rp5 triliun. Artinya, dengan adanya eban ini akan memangkas atau mengurangi porsi anggaran untuk bidang yang lainnya.

Agar gaji guru tidak men­jadi beban keuangan daerah, Pemprov Sum­bar mengu­sulkan pada pemerintah pu­sat agar mengubah Peraturan Pemerintah ter­kait pembagian Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat untuk provinsi dan ka­bu­paten/kota.

“Untuk itu kami usulkan, pengalihan pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke provinsi sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, harus diiringi dengan pengalihan DAU. Guru SMA di kabupaten/kota digaji melalui DAU kabupaten/kota, kalau pindah ke provinsi, harusnya DAU untuk gaji itu juga dipindah,” jelasnya, Rabu (3/8).

Kepala Bidang Pendi­dikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Nasmeri mengatakan, terdapat 320 SMA/SMK yang akan ber­pin­dah penggelo­laannya dari kabupaten/kota ke provinsi, termasuk 21 ribu guru serta pegawai. Tercatat 13 ribu pegawai berstatus PNS, dan 8 ribu pegawai honorer. (h/rin)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]