Kominfo Beri Domain Situs Gratis, Kesempatan Pelaku UMKM Promosikan Produk


Jumat, 05 Agustus 2016 - 04:00:05 WIB

PADANG, HALUAN — Kementerian Ko­mu­­nikasi dan Informatika (Kominfo) me­nye­diakan 1 juta domain situs (web­si­te) gratis bagi para pelaku Usaha Mikro Ke­cil dan Menengah (UMKM) untuk mem­ban­tu para wirausaha memasarkan produk me­la­lui internet.

Dilansir dari Liputan6.com, Rabu (25/5), Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfoý Mariam F Barata, mengungkapkan, 1 juta domain ýsitus ini akan diberikan dalam kurun waktu hingga 2018. Sedangkan pada tahun ini pihaknya menargetkan akan ada 350 ribu domain yang disediakan.

Menurut Analis Ekonomi Politik Inter­na­­sional di Financeroll Indonesia, Ronny P. Sas­mita, pemberian domain gratis untuk UM­KM itu menarik, setidaknya ada tero­bo­san untuk mencari jalan membantu pe­la­ku UMKM.

“Internet bisa menjadi sumber infor­ma­si pasar yang terkait dengan produk yang di­produksi oleh UMKM, bisa menjadi me­dia promosi berbiaya murah bahkan gratis, bi­sa memperluas informasi produk yang di­pro­duksi tanpa batas bahkan bisa ke se­lu­ruh dunia atau ke seluruh pengguna in­ter­net di dunia, dan bisa mempermudah tran­saksi tanpa mengadakan pertemuan antara pro­dusen dan konsumen. Dengan kata lain, bi­sa memperluas informasi produk UMKM dan memperluas pasar,” ujar Staf Ahli Ko­mite Ekonomi dan Industri Nasional itu sa­at dihubungi Haluan dari Padang, Kamis (4/8).

Meski menyambut baik program Ko­min­fo itu, namun Ronny mempertanyakan tentang kemelekan para pelaku UMKM dengan insternet. Kalau para pelaku UMKM belum melek internet, mereka akan susah menggunakan dan mengoperasikan domain atau alamat situs.

“Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku UM­KM perlu disiapkan untuk masuk ke du­nia digital, termasuk pemahaman dan ke­mampuan untuk berbisnis di pasar di­gital karena dunia digital adalah kom­pe­tensi baru yang butuh proses untuk di­adap­tasi oleh UMKM kita,” tutur putra Agam itu.

Menurutnya, perlu disiapkan program khu­sus untuk UMKM, yakni program per­siapan sebelum menggunakan domain dan internet sebagai instrumen ekspansi usaha, mi­salnya pendidikan singkat ten­tang eko­nomi digital, dan pasar digital. Setelah itu, ba­ru diberikan pelatihan cara meng­gu­na­kan dan mengoperasikan do­main. Ke­mu­dian, pendi­dikan tentang cara membangun bis­nis dengan menggunakan domain dan in­ter­net sebagai ujung tombak peningkatan pen­jualan.

“Progran domain gratis ini harus di­dukung oleh program lain yang akan mem­percepat UMKM terlibat ke dalam pasar di­gital. Selama ini, jangankan untuk me­ngo­perasikan domain, UMKM yang meng­gu­nakan internet pun masih relatif sedikit, terutama UMKM yang dimotori oleh anak-anak muda kreatif,” tambah Ronny.

Plt Kepala Dinas Koperasi Industri Per­da­­gangan dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri me­­ngatakan, sudah pelaku UMKM di Sum­bar yang mempromosikan produk ke situs pa­­sar daring (online), seperti buka­lapak.com. Pem­­prov Sumbar pun sudah bekerja sama de­­ngan KEIN sebelum Ramadan yang lalu un­tuk mendorong pelaku UMKM di Sum­bar memasarkan produk ke pasar daring. Sa­­at ini pihaknya sedang mendata pelaku UM­­KM yang mem­pro­mosikan produk ke pa­sar daring tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhu­bu­ngan Komunikasi dna Informasi Sumbar, Am­ran mengatakan, pemberian domain si­tus gratis kepada UMKM oleh Kominfo ter­sebut baru diterapkan di Provinsi Yog­ya­karta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Ti­mur. Ia akan menginformasikan melalui me­dia massa apabila sudah ada informasi pem­berian situs gratis itu untuk pelaku UMKM Sumbar. (h/dib)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 26 September 2016 - 01:44:45 WIB

    Menkominfo Dinilai Diskriminatif kepada BUMN Telekomunikasi

    Menkominfo Dinilai Diskriminatif kepada BUMN Telekomunikasi JAKARTA, HALUAN — Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis menilai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara buang badan dan diskriminatif dalam membuat regulasi telekomunikasi di Indonesia..
  • Jumat, 16 September 2016 - 03:12:24 WIB
    PERANG OPINI MAKIN KENCANG

    Kominfo Diminta Fokus Pada Aturan Interkoneksi

    Kominfo Diminta Fokus Pada Aturan Interkoneksi JAKARTA, HALUAN — Ke­mentrian Kominfo di­minta taat kepada aturan main revisi biaya inter­ko­neksi agar kegaduhan tak ber­lanjut dan adanya kepastian hukum bagi pelaku usaha..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM