Solusi Mengatasi Kecelakaan KA


Jumat, 05 Agustus 2016 - 04:08:26 WIB

Kasus kecelakaan kereta api di Sumbar, khususnya di jalur Padang- Padang Pariaman seperti hal yang biasa. Sejak Januari hingga Juli 2016 saja, sudah terjadi 17 kasus kecelakaan kereta api. Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan belasan orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan data yang dilansir dari PT KAI Drive II Simpang Haru, angka kece­la­ka­an kereta api tahun 2016 memang menurun di­banding tahun yang sama tahun 2015 se­banyak 23 kasus kecelakaan. Dua korban meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut terjadi umumnya di per­lintasan kereta api yang ilegal atau tidak res­mi. PT KAI sendiri tidak menempatkan pe­tugasnya pada perlintasan ilegal tersebut hing­ga ketika kereta api lewat, pengendara ti­dak melihat atau mendengar bunyi klakson kereta api.

Kepala Dishubkominfo Sumbar, Amran, SE. MM mensinyalir, sebanyak 521 titik perlintasan kereta api (KA) di sepanjang jalur lintasan rute Padang-Padang Pariaman, sebagai pintu perlintasan KA ilegal. Padahal panjang jalur lintasan hanya sekitar 60 km.

Idealnya jarak antara pintu perlintasan KA yang satu dengan pintu perlintasan lainnya, dipatok per 800 meter. Di setiap pintu perlintasan juga terdapat gardu sebagai pos bagi petugas penjaga pintu perlintasan kereta. Fakta di lapangan, selain tidak terdapat gardu jaga, di 521 titik pintu perlintasan sebidang itu, bahkan sama sekali tanpa dipasangi palang pintu.

Sementara pintu perlintasan legal di sepanjang jalur lintasan Padang-Padang Pariaman, paling hanya terdapat sekitar 15 hingga 20 buah saja.

Kondisi ini tentu tidak bisa dibiarkan. Satu sisi masyarakat memerlukan pintu perlin­ta­san ini untuk jalur transportasi keluar dari tem­pat tinggal atau perumahan. Pada sisi lain un­tuk menjadikan perlintasan legal tidak mu­dah, harus izin pusat. Lagian tidak mung­kin pihak KA mengizinkan perlintasan yang begitu banyak.

Kita memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Kepala Dishub­ko­minfo Sumbar memanggil jajaran Dishub Kota Padang dan Padang Pariaman, untuk segera mencarikan solusi menyikapi kondisi pintu perlintasan kereta api itu. Tidak perlu ada saling menyalahkan.

Kepala Dishubkominfo Sumbar meminta ma­sing-masing kepala daerah melalui Dishub se­tempat, untuk segera melakukan peren­ca­naan pembangunan pintu perlintasan se­bi­dang, sesuai dengan ketersediaan ang­garan ma­sing-masing daerah. Meskipun belum se­suai standar, namun pintu perlin­tasan se­bidang jelas akan sangat membantu masya­rakat.

Langkah lainnya juga sudah dilakukan war­ga. Seperti pada perlintasan di Kompleks Mo­nang Indah Lubuk Buaya, ada petugas da­ri warga yang mengawasi pintu perlintasan. Dia segera memberi aba-aba ketika kereta api akan lewat dengan mengibarkan ben­dera.

Langkah ini dilakukan karena sudah ba­nyak korban kecelakaan kereta api pada pintu perlintasan itu. Untuk sementara, cara ini cukup ampuh untuk menghindari terja­di­nya kecelakaan kereta api. Anggaran pe­nga­wasan ini hanyalah partisipasi warga se­tem­pat.

Kita tunggu kebijakan pemerintah daerah masing-masing yang dilewati jalur kereta api. Bagaimanapun warga harus kita selamatkan dari bahaya kecelakaan. ***

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 11 Oktober 2016 - 02:01:44 WIB

    Bunuh Diri Bukan Solusi

    Orang hidup pasti mengalami masalah. Habis masalah yang satu datang lagi masalah yang lain. Begitulah kehidupan kita di dunia, tak selalu berjalan mulus..
  • Sabtu, 12 Maret 2016 - 03:44:26 WIB

    Mencari Solusi Kemacetan Akibat Pesta

    Pesta dan kemacetan. Dua kata ini mempunyai arti yang berbeda. Da­lam Wikipedia dituliskan bahwa pesta adalah sebuah acara sosial berkaitan dengan acara-acara pribadi dan keluarga untuk memperingati atau merayakan suatu peri.
  • Rabu, 30 Desember 2015 - 02:44:30 WIB

    Resolusi Tahun Baru 2016

    Islam mengajarkan orang beruntung adalah orang yang hari ininya lebih baik dari pada ha­ri kemarin. Sedangkan orang yang merugi ada­lah orang yang hari ininya sama saja dengan hari kemarinnya. Berikutnya, orang yang celaka .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]