PERAIRAN PARIAMAN RAWAN

19 Penumpang Diterjang Ombak


Jumat, 05 Agustus 2016 - 04:37:03 WIB
19 Penumpang  Diterjang Ombak Seorang petugas SAR tengah mengevakuasi salah satu korban kapal diterjang di Perairan Kota Pariaman. Tak ada korban dalam dua peristiwa yang terjadi Kamis (4/8) dan Rabu (3/8). (TRISNALDI)

Dua peristiwa terjadi di perairan pantai Kota Pariaman, kurang dari 24 jam. Dua kapal, yakni kapal bagan dan kapal wisata, diterjang ombak dan gelombang tinggi. 19 Penumpang dari dua kapal itu, sempat terombang-ambing

PARIAMAN, HALUAN — Sebuah kapal bagan dengan merek lambung Isabela teng­gelam pada Kamis (4/8) dini­hari akibat dihantam ombak besar pada saat akan berlabuh di tengah laut. Peristiwa ter­sebut diperkirakan terjadi pada pukul 00.30 WIB, yang berja­rak sekitar tiga mil dari Pulau Kasiak atau sekitar 5,5 mil dari garis pantai Kota Pariaman.

Demikian disampaikan Yaminul Rizal, Kepala Pelak­sana BPBD Kota Pariaman, saat di temui Haluan dilapangan, Kamis (4/8).

“Kapal bagan tersebut ti­dak kuat menghadapi angin kencang dan ombak besar se­hingga karam. ABK menyela­matkan diri dengan menggu­nakan galon, jerigen, dan hal-hal yang bisa dijadikan pega­ngan untuk berenang,” jelas Yaminu Rizal.

Saat kejadian, lanjut Ya­minu, angin bertiup dari sela­tan ke utara. Sehingga ABK ini dianyutkan ke utara. Dan dari delapan nelayan, yang berhasil diselamatkan malam itu baru tujuh orang. Sedangkan satu nelayan yang bernama Ilun (54) belum ditemukan. Maka satgas dari BPBD Kota Pariaman, Kamla Satpol Air Pariaman, dan dibantu nelayan mencari ABK yang belum ditemukan kearah utara.

Namun setelah beberapa jam mencari barulah ABK yang hilang itu ditemukan mengapung-ngapung  di laut lepas dengan derigen terikat di badan di perairan laut daerah Kamumuan Sungai Limau.

“Alhamdulillah, sekitar jam 10 an pagi, Ilun berhasil kami temukan dan langsung di eva­kuasi ke RSUD Pariaman. Ilun ditemukan dalam keadaan sela­mat di daerah pantai Sungai Limau, Padang Pariaman,” kata Yaminul.

Sedangkan Efrengki (25), nakhoda kapal, menceritakan bahwa dia bersama tujuh anak buah kapal (ABK) lainnya be­rangkat dari Muara Karan Aur sekitar pukul 10.00 WIB pada Rabu (3/8). Malam harinya badai datang disertai ombak besar dan menghantam kapal yang meng­akibatkan bagian kepala kapal pecah. Seluruh ABK yang sudah memakai pelampung menye­lamat­kan diri dengan melompat ke laut. Jerigen BBM dimanfaatkan seba­gai alat untuk mengapung.

“Kami berusaha berkumpul dan mencoba berenang ke tepi. Sekitar pukul dua dinihari, tiba-tiba ada kapal pancing nelayan lewat, dan kami mereka selamat­kan. Namun, masih ada satu ABK lagi yang biasa kami panggil Uwo/Ilun (50) yang tersisih dari kami,” cerita Riki saat ditemui Haluan di Karan Aur, Pariaman, Kamis (4/8).

Dan berkat kerja sama petugas terkait dan nelayan yang mela­kukan pencarian, Uwo berhasil ditemukan di Sungai Limau da­lam keadaan selamat. “Uwo hanya menderita lecet dan luka gores. Dan seperti yang disampaikan Uwo, dia menggunaan jerigen untuk menyelamatkan dan me­ngapungkan diri,” jelas Riki.

Ke delapan ABK kapal (bagan) Isabela yang berhasil selamat itu adalah, Eki (30),Seng (25),Cilak (60), Indra(20), Dendi(20), Giok(20), Ronal(20) dan Ilun (54).

Sebelum peristiwa ini, satu unit Kapal wisata penyeberangan yang membawa belasan penum­pang menuju Pulau Angso Duo di Kota Pariaman juga mengalami kejadian serupa. Kapal naas itu terbalik setelah dihempas ombak tinggi, kata pihak kepolisian setempat, Rabu.

Kapolres Kota Pariaman AKBP Riko Junaldy di Pariaman, Rabu, mengatakan kejadian na­has tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB.  Kapal wisata yang me­ngang­kut 11 penumpang asal Kena­garian Batipuah Kabupaten Tanah Datar tersebut terbalik sekitar 200 meter dari lokasi Muaro setelah dihempas ombak.

“Sekitar 200 meter mening­galkan muara, mesin kapal tiba-tiba mati dan dihempas ombak sehingga belasan penumpang terbalik di tengah laut,” kata dia.

Terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) kapal itu sendiri, Kapolres mengungkapkan pe­num­pang yang diangkut tidak menggunakan pelampung.  “Na­khoda kapal tersebut telah kami periksa secara intensif guna pe­nye­lidikan lebih dalam,” ujarnya.

Kapolres membenarkan kapal tersebut telah terdaftar dan resmi namun tetap melanggar ketentuan SOP yang telah ditetapkan. Ia merinci 11 korban yang berhasil didata tersebut yaitu Dila (30), Dismiarti (58), Doni (28), Yanti (23), Rahmat (25), Rahmi (20), Yuni (23), Rido (5), Regan (4), Ridwan (15 bulan) dan Rina (39).

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Yota Balad mengatakan kapal tersebut berangkat dari Muaro Pariaman dalam keadaan cuaca kurang baik.

“Petugas setempat telah mene­gaskan kepada nakhoda kapal agar tidak membawa penumpang na­mun tetap saja mencuri kesem­pa­tan saat jam istirahat,” ujarnya Ia me­negaskan akan mencabut izin kapal tersebut sebagai bentuk sanksi yang diberikan kepada oknum yang membandel. (h/mg-fyt/tri)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 27 September 2020 - 21:25:58 WIB

    Pasien Meninggal Dunia Covid-19 di Sumbar Bertambah 5 Orang Total 122 Kasus

    Pasien Meninggal Dunia Covid-19 di Sumbar Bertambah 5 Orang Total 122 Kasus HARIANHALUAN.COM - Hari ini, Minggu (27/9) Pemprov Sumbar melalui website resminya merilis data terbaru perkembangan Covid-19. Berdasarkan data tersebut, didapati penambahan pasien yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 5 o.
  • Ahad, 27 September 2020 - 21:16:48 WIB

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Kembali Bertambah 68 Orang Total 2.912

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Kembali Bertambah 68 Orang Total 2.912 HARIANHALUAN.COM - Hari ini berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Minggu (27/9) terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi sembuh. Penambahan pasien yang dinyatakan sembih sebanyak 69 orang..
  • Ahad, 27 September 2020 - 21:08:56 WIB

    Positif Covid-19 di Sumbar Hari Ini Minggu (27/9) Bertambah 200 Orang

    Positif Covid-19 di Sumbar Hari Ini Minggu (27/9) Bertambah 200 Orang HARIANHALUAN.COM - Terjadi penambahan kasus positif di Sumbar. Hari ini berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Minggu (27/9) terdapat 200 kasus pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeksi me.
  • Sabtu, 26 September 2020 - 22:39:13 WIB

    Kota Padang Sumbang Pasien Positif Covid-19 Terbanyak Hari Ini

    Kota Padang Sumbang Pasien Positif Covid-19 Terbanyak Hari Ini HARIANHALUAN.COM - Terjadi penambahan kasus positif di Sumbar. Hari ini berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Sabtu (26/9/2020) terdapat 161 kasus pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeks.
  • Sabtu, 26 September 2020 - 22:30:08 WIB

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Bertambah 122 Orang

    Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Bertambah 122 Orang HARIANHALUAN.COM - Hari ini berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Sabtu (26/9)/2020 terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi sembuh. Penambahan pasien yang dinyatakan sembih sebanyak 122 orang. Juru Bicara Gug.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]