Pulau Pamutusan Dan Pasumpahan, Sensasi Wisata Bahari Ranah Minang


Sabtu, 06 Agustus 2016 - 01:20:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pulau Pamutusan Dan Pasumpahan, Sensasi Wisata Bahari Ranah Minang

Bagi penyuka wisata pantai, mungkin pernah melihat atau mendengar bahkan mengunjungi objek wisata yang saat ini lagi mendunia, yaitu Raja Ampat di Papua. Tapi kali ini, Sumatera Barat juga mempunyai pulau yang tak kalah hebatnya dengan objek wisata di bumi cenderawasih tersebut.

Pulau Pamutusan dan Pulau Pasumpahan, adalah beberapa pulau yang me­miliki keindahan luar biasa. Terletak di sebelah selatan Kota Padang, tepatnya di Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Ke­camatan Bungus Teluk Ka­bung, Kota Padang atau sekitar 45 menit perjalanan menggunakan boat, akan menjadikan pertualangan yang tak akan terlupakan.

Ada dua jalur yang da­pat dilalui untuk me­ngun­jungi dua pulau tersebut. Pertama bisa melalui darat, kedua melalui laut. Jika melewati darat kendaraan akan menempuh jarak se­kitar 30 kilometer atau sekitar satu jam. Sensasi yang menantang pun juga disajikan melewati jalut darat ini, sebelum me­ma­suki kawasan Sungai Pisang alam akan menyajikan sua­sana hutan dengan nyanyian burung di dalamnya, jalan yang terjal dan curam me­micu adrenalin kembali terbakar.

Bagi yang ingin mele­wati jalur laut, pengunjung bisa naik dari Muara Batang Arau. Tidak kalah me­nan­tang dengan jalur darat, deburan ombak siap me­nyapa saat lepas dari der­maga. Angin sepoi menyeka di sela rabut hingga leher. Sejauh mata memandang lau biru tersaji begitu luas­nya.

Dua jalur ini akan mem­bawa sampai ke Sungai Pi­sang dan pengujung un­tuk beristirahat untuk melepas lelah di salah satu Villa bernama La Villa Sofia. Bangunan villa yang ter­buat dari kayu menguatkan suasana alam yang begitu kental. Kicauan burung salaing menyapa sekaan menyambut mereka yang masuk ke Villa bernuansa alam tersebut.

Ditemani es the me­re­dakan tenggorakan yang tadinya mulai mengering. Tidak sabar ingin terjun bebas berlarian di pulau. Saatnya berangkat meng­gu­nakan boat, tinggal pilih pu­lau mana yang akan di­kun­jungi. Terlebih dahulu. Pulau Pasumpahan ber­snor­kling ria atau pulau Pa­mu­tusan dengan pasir putihnya dan berfoto dari atas bu­kitnya.

Tak hanya dua pulau ini, ada beberapa pulau lainnya yang mengililingi diantaranya Sikuai, Marak dan lainya. Tak salah jika pulau-pulau tersebut dika­takan surganya padang.

Menurut Nanda direk­tur travel agen Malala Tours yang ikut menikmati sua­sana pulau mengatakan, wi­sata bahari di Kota Padang tidak kalah menariknya dengan wisata di wilayah lain. Hanya perlu sedikit polesan dijamin akan men­jadi luar biasa.

“Wisata bahari di kota Padang hanya butuh pac­kaging yang bagus, potensi wisata disini luar biasa indahnya. Tidak usah jauh-jauh ke luar negeri, orang bule pun mencari-cari pulau ini untuk dikunjungi. Ti­dak perlu menghabiskan waktu untuk pergi jauh dan memakan biaya besar,” ujar pria yang berkantor di Jalan Mangunsarkoro Blok A No 3. Padang ini.

Menikmati pulau ten­tunya wajib untuk berenang, diving, snorkeling, dan me­man­cing. Tinggal tentukan spot mana yang akan di­je­lajahi. Airnya yang jernih, mem­buat mata dapat me­nembus hingga ke karang-karang tempat ikan ber­main.

Dan yang pasti jangan lupa untuk mengabadikan momen-momen indah de­ngan kamera. Karena jika lupa akan ada sedikit pe­nyesalan karena melewati mo­men yang tak ter­lu­pa­kan. Dengan melihat mo­men terekam lewat foto atau video maka hanya ada se­nyuman serta kata luar biasa yang bisa disampaikan ke­pada keluarga, kerabat, dan sahabat.

Setelah bermain di pu­lau saatnya kembali ke villa sambil melepas penat se­telah bercumbu dengan birunya laut. Ada 4 kamar yang tersedia, dua di lantai atas dan dua di lantai bawah. Untuk kamar yang  di atas terdapat tiga kasur tipe bertingkat dalam satu ka­mar. Hal tersebut bertujuan bagi mereka yang ingin nginap secara kelompok, atau rombongan. Bagi me­reka yang ingin lebih pri­vasi ada dua kamar di bawah dengan tipe single bad.

Membasuh tubuh de­ngan air panas pancuran dapat meredakan otot yang tegang. Selanjutnya kenik­matan yang ditunggu ada­lah makan, harumnya ren­dang, sambalado serta gulai ayam membuat perut se­ma­kin berontak untuk cepat diisi.

Malam semakin larut, tak ada televisi atau radio hal itu sengaja dikakukan  agar tidak mengganggu waktu liburan, dan men­jauhikan dari kebisingan. Hanya ada nyanyian jang­krik malam dan dentingan gitar bagi mereka yang ingin bernyanyi.

Segelas kopi atau teh panas juga dapat menemani ma­lam. Kasur yang di­lingkari tirai putih, bantal yang lembut membawa ke­pe­raduan untuk menunggu sunrise yang memancar dari balik pohon keeseokan ha­rinya. (**)

 

Laporan:
RIVO SEPTI ANDRIES
 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM