Ecylia Dwima Segera Rilis Album Baru


Sabtu, 06 Agustus 2016 - 01:33:56 WIB
Ecylia Dwima Segera Rilis Album Baru

Na­ma Ecylia Dwima ten­tunya sudah tak asing lagi di blan­tika mu­sik Ra­nah Minang. Pe­nyanyi Mi­nang mul­ti­ta­lenta ini su­dah me­langlang bua­na ke ber­bagai daerah di tanah air. Bahkan, ia te­lah me­le­bar­kan sa­yap­nya hing­ga ke negeri ji­ran, Ma­laysia. Hal ini di­buk­tikan dengan pe­nga­laman mang­gung ber­kali-kali di sana.

Ema, be­­gitu ia bia­sa disapa oleh penggemar, saat ini bermukim di Malang, Jawa Timur. Dia mulai menyanyi semenjak kecil. Selain menjadi kegemaran, orangtuanya juga memiliki darah seni. Oleh sebab itu, Ema sudah diarahkan dari kecil untuk men­yanyi dan menari.

Masuk masa Sekolah Me­nengah Pertama (SMP), Ema mulai naik panggung untuk menyanyi. Sesekali dia me­ngi­kuti lomba menyanyi.

“Namun saat itu, lebih sering ikut manggung dengan orangtua karena orangtua memiliki orgen tunggal yang biasa disewa oleh orang lain untuk mengisi acara. Seperti panggung pesta, acara kantoran, kegiatan di kampus, dan lainnya,” ujar Ema ketika ditemui Haluan di Hotel Bumi Minang, Selasa (26/7), saat meng­hadiri sebuah acara.

Selepas SMA dan mulai me­ngin­jakkan kaki di perguruan tinggi, Ema mulai merilis album. Diproduseri oleh sang ayah, la­hirlah album perdana Rendo Salah Ragi pada 2002. Berawal dari album inilah, produser-produser lainnya yang ada di Sumbar mulai tahu dan kenal dengan sosok Ema.

Usai merilis album pertama, Ema juga merambah dunia per­televisian dengan menjadi penyiar di stasiun TVRI Sumbar. Pe­ker­jaan sebagai penyiar ter­nyata sangat membantu untuk promosi albumnya.

Saat ada penonton yang me­nelf­on, ada yang bertanya apa album terbaru saya. Dari situlah orang banyak tahu Ia tambah dikenal oleh produser dan tawaran rekaman semakin banyak.

Akhirnya hingga 2010, Ema berhasil meluncurkan 16 album ke tengah masyarakat. Diantara semua album tersebut, Ema tidak hanya memiliki album solo, tetapi juga kompilasi dengan penyanyi Minang lainnya.

“Diantara album-album itu, pengerjaannya yang paling ber­kesan bagi saya adalah ketika duet bersama almarhum Ajo Andre,” kenangnya.

Ema bekerjasama dengan Ajo Andre selama empat tahun untuk album Basiginyang. Setiap tahun, satu album dirilis, yang men­g­hasilkan album Basiginyang 5 sampai Basiginyang 8. Bekerja dengan Ajo Andre, Ema mengaku bisa menjadi diri sendiri yang kocak tapi serius dalam bekerja.

Dan selama enam tahun ini, Ema belum lagi merilis album. Dia pun mengaku rindu untuk tampil manggung lagi. Oleh karena itu, kini dia sudah memi­kirkan kembali untuk merilis album yang diproduserinya sen­diri.

“Sekarang sedang dalam pe­ngum­pulan modal biaya pro­duksi. Kan kalau mau album yang berkualitas, harus profesional dalam pengerjaannya,” ujar pe­nyanyi yang pernah satu pang­gung dengan Denada, Dorce, dan artis dangdut nasional lainnya ini.

Kini, dalam kegiatan sehari-harinya, Ema fokus menjalankan usaha Event Organizer bersama sua­minya. Dia sudah punya kan­tor di Padang, Jakarta, dan Ma­lang. Ada­pun kegiatan yang biasa dia kerjakan lebih ke iven-iven acara pemeri­n­tahan, ga­thering orang perantauan atau kantor, serta konser musik.

“Namun, jika ada permintaan untuk menyanyi ke Padang, pas­tinya tetap saya pulang dan pe­nuhi,” ujar Ema, yang juga biasa dikenal dengan panggilan Upiak Kamek oleh penggemar, sambil tertawa. (h/mg-uje)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]