Tuntaskan Persiapan Pemberangkatan JCH


Sabtu, 06 Agustus 2016 - 04:05:58 WIB

Hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2016 atau hanya tinggal tiga hari lagi, Jemaah Calon Haji (JCH) kloter pertama sudah masuk Asrama Haji Tabing Padang. Besok harinya, kloter pertama berangkat menuju Medinah.

Pemberangkatan JCH gelombang perta­ma berlangsung hingga tanggal 21 Agustus. Gelombang pertama ini seluruhnya lang­sung ke Medinah. Sementara JCH ge­lombang kedua mulai masuk asrama haji tanggal 22 dan 23 Agustus. Sehari setelah itu menuju Jeddah. 

Jelang keberangkatan jemaah calon haji (JCH) 2016 Embarkasi Padang, secara umum persiapan hampir rampung. Hingga Kamis (4/8) dilaporkan persiapan sudah rampung 80 persen. Tapi persiapan yang tinggal 20 persen lagi masih ada masalah yang agak krusial yaitu air bersih.

Ketersediaan air untuk kepentingan mandi, berwudu dan sebagainya sudah cukup untuk JCH selama mereka berada di Asrama Haji Tabing Padang, sebelum diberangkatkan ke Madinah. Hanya saja seperti yang diberitakan Haluan kemarin, air yang ada sedikit berbau.

Hal tersebut terungkap ketika kunjungan  Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat ke Asrama Haji Tabing Padang, Kamis (4/8).

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Nofrizon, persoalan air bersih bukan kali ini saja, tapi masalah dari tahun ke tahun. Tentunya masalah ini perlu dicarikan jalan keluarnya supaya JCH merasa nyaman. Sebelum JCH masuk asrama haji, masalah air bersih ini diharapkan dapat dituntaskan.

Air yang berbau jelas membuat peng­gunanya merasa tak nyaman. Bisa-bisa membuat perut orang mual. Kita tentu tidak ingin pelayanan terhadap JCH terganggu gara-gara air bersih ini. Hal-hal yang menurunkan tingkat pelayanan JCH mes­tilah kita tutup rapat. Artinya, segala kekurangan dibenahi.

Bagaimana caranya untuk menghilang bau pada air yang terdapat di asrama haji kita pulangkan kepada pelaksananya. Apakah dengan memasukkan tawas, kaporit dan sebagainya.

Air dari kran kita tampung dulu ke dalam bak dan selanjutnya diberi tawas secu­kupnya untuk proses penjernihan, sekaligus menghilangkan bau.

Selain masalah air, fasilitas asrama haji masih mengalami keterbatasan. Dua gedung yang seharusnya dapat dipakai untuk penginapan JCH masih terbengkalai. Namun menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Embarkasi Haji Padang, Ali Amran, itu tidak mempengaruhi kecukupan kamar. Katanya,  dalam satu kloter berjumlah 450 JCH, sedangkan kamar bisa untuk 461 tempat tidur.

Kita mengucapkan terima kasih kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang yang sudah bekerja keras mempersiapkan keberangkatan JCH. Segala kekurangan yang masih ada masih bisa dituntasikan dalam waktu yang tersisa.

Kita tentu ingin, Embarkasi Padang dinilai sebagai embarkasi terbaik. Kita tidak ingin ada umpatan dari JCH yang akan berangkat dan kembali dari menunaikan ibadah haji.

Koordinasi antarpenyelenggara dengan aparat terkait lainnya sangat diperlukan. Apalagi jadwal pemberangkatan JCH ini bertepatan pula dengan penyelenggaraan Tour de Singkarak (TdS). Jangan sampai ada yang merasa terganggu. Kedua kegiatan ini mestilah kita sukseskan. ***

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]