Memaknai Ulang Tahun Kota Padang


Senin, 08 Agustus 2016 - 03:50:17 WIB

PEMERINTAH dan warga Kota Padang Ahad kemarin  (7/8), memperingati HUT Kota Padang  yang  ke-347. Puncak  peringatan ditandai dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Padang.

Kita melihat, susananya  tidak jauh  berbeda  dengan    parpurna HUT Kota Padang tahun-tahun  sebelumnya. Dihadiri .   Dihadiri   empat  anggota DPR RI, DPD RI bersama  Gubernur Sumbar, Walikota dan Wakil Walikota Padang  dan para undangan  lainnya,  paripurna kali ini juga  diwarnai  interupsi  Mailinda Rose  yang berujung dengan aksi walk out dari sidang.

 Terlepas dari bagaimana suasana  pari­purna kemarin itu, pada kolom  ini  kita mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kota  Padang ke- 347.  Seiring itu kita juga menyampaikan bahwa tantangan kota ini ke depan  tidaklah semakin berkurang dan enteng.

Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahun, tapi dengan luas wilayah yang tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya, maka Kota Padang masih harus terus berjuang menata dirinya menjadi kota yang nyaman bagi semua.

Di tengah kemajuan  yang suskes digapai, kita tetap melihat  setidaknya ada tiga masalah krusial kota ini yang perlu terus diurai dan diselesaikan hingga tuntas, yakni masalah banjir, kepadatan lalu lintas, penataan tata ruang dan masih terbatasnya ruang terbuka hijau . Tentu,  selain itu masih ada persoalan lain seperti abrasi pantai,   pendangkalan sungai,  penurunan permukaan tanah  dan kerusakan lingkungan.

Namun demikian,   kita pantas mengapre­siasi berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dan jajarannya .   

Kita melihat, Wako Mahyeldi telah membawa perubahan  mendasar  yang sebelumnya,  bahkan  mukin  tak ter­bayangkan. Kesemrawutan Pasar Raya Padang yang sejak beberapa Walikota sebelumnya belum berhasil dibenahi, kini sudah ditertibkan, dibangun dan ditata dengan baik. Kemacetatan total laluintas yang dulu menjadi  momok   di pusat pasar  kini sudahdapat dilalui pengendara mobil dengan lebih lancar. Sejalan  dengan itu  juga dibangu Pasar Raya Inpres II dan IV serta rehabilitasi Pasar Raya Fase VII  telah dirampungkan.

Dan,  yang tak bisa dipungkiri adalah perubahan   kondisi Pantai Padang bak malam degan  siang. Siapa sangka kawasan  yang dulunya dikenal   paling kumuh,  kini malah berubah  menjadi icon yang diburu wisatawan dalam dan  luar negeri.   Patai  Padang   juga  telah  berubah  menjadi  kawasan wisata yang sehat dan nyaman  untuk keluarga.

Bersamaan dengan itu Pemko Padang juga terus membangun  infrastruktur mempermudah akses warga kota  dari  semua  gang-gang sempit dan  becek atau  jalan  setapak, menjadi jalan beton yang mudah diakses. Sebagai besar permukiman warga telah dijamah betonisasi  jalan ini.

Masih banyak sisi lain keberhasilan Mahyeldi Ansharullah  yang cukup panjang untuk diurai. Namun  kita juga ingin mengajak untuk berbuat lebih besar  lagi, lebih cepat dan lebih maju lagi. Sehingga Kota  Padang dan warganya dapat memetik dampak positif dan  nilai tambah dari   perubahan  tatanan global, seperti masuknya era masyarakat ekonomi Asean.  Semoga.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 23 Juni 2017 - 17:50:33 WIB
    Catatan Tentang Penjaga Muruah Minang di Perantauan (Bag-1)

    Memaknai Jalan Pikir Dony Oskaria: Tentang Minang dan Perjuangan Mambangkik Batang Tarandam

    Memaknai Jalan Pikir Dony Oskaria: Tentang Minang dan Perjuangan Mambangkik Batang Tarandam Dony adalah orang pertama yang berdiri kala Minang disebut buruk oleh orang diperantauan. Telinganya panas, saat tanah yang dicintainya semati-matinya cinta dianggap sebagai tempat orang-orang yang tak mampu lagi bangkit dar.
  • Senin, 02 Mei 2016 - 04:18:09 WIB

    Memaknai Hari Pendidikan

    Memaknai Hari Pendidikan Hari Pendidikan Na­sio­nal diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati se­bagai bapak pendidikan. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya .
  • Senin, 14 Maret 2016 - 03:28:47 WIB

    Memaknai Kewenangan Penahanan Oleh Polri

    Memaknai Kewenangan Penahanan Oleh Polri Salah satu kewenangan Polri dalam fungsi penegakan hukum pidana yang paling menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat adalah kewenangan penahanan. Sering muncul kesalahpahaman atau dugaan bahwa penahanan yang dilakukan o.
  • Selasa, 22 Desember 2015 - 02:56:14 WIB

    Memaknai Hari Ibu

    Memaknai Hari Ibu Hari Ibu me­ru­pa­kan perayaan ter­ha­dap peran se­orang ibu dalam keluarga, baik untuk suami, anak, maupun lingkungan sosial. Dimana hari ibu dirayakan hampir diseluruh dunia dengan waktu yang berbeda-beda sesuai denga.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]