Sopir Truk Tewas Terjepit


Senin, 08 Agustus 2016 - 03:55:06 WIB
Sopir Truk Tewas Terjepit Truk colt disel dengan nomor polisi BA 8339 SU yang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Simpang Gudang Lubuk Basung–Pasaman.

AGAM, HALUAN — Diduga mengantuk, sopir truk colt disel dengan nomor polisi BA 8339 SU tewas seketika setelah mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Simpang Gudang Lubuk Basung–Pasaman, tepatnya di Lolo Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sabtu (6/8) sekitar pukul 01.00 WIB.

Sopir truk bernama Ali Mustafa (17), warga Batang Pasaman, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), mengalami luka yang cukup berat akibat terjempit badan truk. Semen­tara rekannya, Amri (48) dirawat di RSUD Lubuk Basung. 

Kasat Lantas Polres Agam, Iptu Julisman, Minggu (7/8) mengatakan, kecelakaan tersebut akibat human eror, sehingga menewaskan satu orang. Sopir diduga hilang kendali karena mengantuk, sehingga keluar jalur dan masuk ke dalam parit. 

Dikatakannya, setelah kejadian itu Ali Mustafa langsung tewas di lokasi. Ia mengalami luka cukup parah di bagian dada karena terjepit. Semen­tara Amri, warga Batang Pasaman, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, mengalami luka cukup berat pada bagian kepala dan rahang. 

“Pasca kejadian itu, masyarakat langsung melakukan pertolongan kepada korban. Namun evakuasi sopir cukup sulit, karena terjepit bagian depan truk disel tersebut. Sementara Amri bisa dikeluarkan dengan cepat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung untuk men­dapatkan pertolongan,” jelasnya. 

Ia menjelaskan, truk tersebut datang dari arah Pasaman menuju Simpang Gudang, Lubuk Basung, dengan kecepatan tinggi. Kemudian sopir tidak bisa menguasai ken­daraan­nya pada ruas Jalan Lolo dan keluar jalur, sehingga masuk ke dalam selokan.  

Julisman mengimbau agar ma­sya­­rakat pengguna kendaraan selalu waspada dalam mengendarai ken­daraan­nya. Apabila pengemudi me­rasa mengantuk atau sejenisnya yang bisa membahayakan jangan dipaksa­kan, segera beristirahat. Mengen­darai mobil, sepda motor dan lain­nya dalam keadaan mengantuk, dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Banyak pemicu terjadinya kecel­aka­an, salah satunya pengendara menga­baikan dengan rambu-rambu, maupun tidak menghiraukan kondisi fisik dalam berkendaraan,” jelasnya. (h/yat)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]