BOP PAUD Diharapkan Dorong Pendidikan Berkualitas


Selasa, 09 Agustus 2016 - 03:21:19 WIB

Arosuka, Haluan — Pemerintah Kabupaten Solok mendapatkan dana Bantuan operasional Pendidikan (BOP) PAUD sebesar Rp5.5 miliar pada tahun ini. Dana ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga pelayanan pendidikan pada PAUD semakin baik dan berkualitas.

“BOP PAUD harus mampu mening­katkan kualitas layanan pada Taman Kanak Kanak,  Kelompok bermain di Kabupaten Solok,”  kata Bupati Solok, H. Gusmal dalam sosialisasi BOP PAUD tahun 2016, Ruang Pelangi Kantor Bupati Solok.

Bupati mengungkapkan Tahun ini, BOP PAUD untuk TK dan Kelompok bermain mencapai Rp5,5 milar lebih. Jumlah PAUD yang mendapat bantuan sebanyak 342 lembaga dengan 9.000 lebih siswa.  Semen­tara 26 lembaga PAUD tidak mendapat bantuan, karena belum adanya nomor Pokok Satuan PAUD Nasinal (NPSN).

 ”Saya harap kepada Dinas Pendidikan dan jajarannya baik yang ada di kabupaten maupun kecamatan seperti UPT Pen­didikan,  Penilik dan Fasilitator PAUD melakukan pembinaan dan mengawasi penggunaan dana bantuan ini,” kata Gusmal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  Zulfadli, menje­laskan, besarnya BOP PAUD yang diberi­kan dengan menggunakan perhitungan jumlah peserta didik dengan satuan biaya sebesar Rp.600 Ribu per peserta didik per tahun. “Pengunaannya diprioritaskan untuk anak usia 4-6 tahun. Satuan PAUD atau lembaga tersebut, harus memiliki paling sedikit 12 peserta didik dan setiap satuan PAUD menerima paling banyak Rp36 Juta per tahun,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, penggunaan dana BOP PAUD berdasarkan pada rencana kerja anggaran dengan komponen pem­belian buku pembelajaran PAUD,  peralatan pembelajaran atau bahan habis pakai dan kegiatan pertemuaan wali murid yang hanya bisa dipakai 50 persen dari semua dana. Kemudian penyediaan buku admi­nistrasi,  pembelian obat-obatan  perte­muan guru,  transportasi pendidik dan penyediaan makanan sehat 30% per tahun. Sarana dan prasarana, alat alat publikasi dan listrik,  internet dan air 15%tahun. “Diharapkan pengelola dana bantuan ini memedomani petunjuk yang ada, agar penggunaan dana tersebut bisa diper­tanggungjawabkan,” bebernya.

Sementara terkait honor tenaga PAUD yang masih jauh dari rasa keadilan, ia mengatakan Lembaga PAUD lahir dari kepedulian masyarakat atas pendidikan anak dan pemerintah memberikan bantuan dan perhatian sesuai kemampuan. Sedang­kan tuntutan honor tenaga PAUD sebesar UMK akan tergantung pada kebijakan bupati. “Kami tidak dapat memberikan kepastian karena semua kebijakan ada di tangan bupati. Sejauh ini, guru tidak tetap (GTT) yang sudah bekerja puluhan tahun, honornya juga belum UMK. Tapi mereka mengusulkan honor sesuai UMK, boleh-boleh saja,” katanya. (h/ndi)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:34:09 WIB

    PAUD se-Bukittinggi Terima BOP Rp1,2 Miliar

    PAUD se-Bukittinggi Terima BOP Rp1,2 Miliar BUKITTINGGI, HALUAN — Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Bu­kit­tinggi mendapatkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) dari peme­rintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016 se.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]