Serapan Anggaran Semester I Masih Rendah


Selasa, 09 Agustus 2016 - 03:23:04 WIB

AROSUKA, HALUAN — Hingga akhir semester I tahun anggaran 2016, hanya 5 dari 28 SKPD yang realisasi anggaran belanja langsungnya di atas 50 persen pada semester pertama Tahun anggaran 2016. Selebihnya berkutat di angka 40 persen. Bahkan, masih ada SKPD yang capaiannya baru 8,61 persen terhitung 30 Juni 2016.

Dari data yang ada pada Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset (DP­PKA) Kabupaten Solok ter­ung­kap, sebanyak 13 SKPD dengan serapan anggaran Belanja Langsung (BL) te­rendah, masing-masing ada­lah Dinas Pertanian 8,61 persen. BL-BPBD 9,82 per­sen. BL-Dinas Kesehatan sebesar 12,68 persen. BL-RSUD Arosuka sebesar 13,­89 persen.

Kemudian Kantor Keta­hanan Pangan 16,28 persen. BL-Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) sebesar 18,6 persen. BL-Dinas Ko­perindag sebesar 19,83 per­sen. BL-Dinas Pariwisata sebesar 20,45 persen. BL-Dinas Perikanan dan Peter­nakan 21,8 persen. BL-Dinas Pekerjaan Umum (PU) 21,32 persen. BL-Badan KB dan Perempuan sebesar 21,91 persen. BL-Disdikporan Rp­37,763 miliar, 26,21 persen. Serta, Dinas Pertambangan dan Energi dengan BL Rp1,­847 miliar dengan realisasi baru mencapai Rp519,266 juta.

Dari data tersebut, total anggaran belanja langsung untuk masing-masing SKPD, Instansi lain termasuk DPRD dan 14 Kecamatan di Kabu­paten Solok mencapai Rp­447.237.532.286. Baru tere­a­lisasikan sebesar Rp117.­380.700.169,- atau setara dengan 26,25 persen. Se­dang­kan anggaran Belanja Tidak Tangsung (BTL) men­capai Rp836.783.961.125,- dan telah terealisasikan se­besar Rp352.040.562.865 atau 42,07 persen. “Total realisasi keseluruhan BTL dan BL semester 1 ini baru mencapai angka 36,56 per­sen. Kalau realisasi PAD sudah 52,59 persen,” sebut Kepala DPPKA Kabupaten Solok, Marwis.

Paling tidak, idealnya hingga pertengahan Tahun ini, capaian realisasi anggaran sudah di angka 50 persen ke atas. Namun, berbagai faktor di SKPD yang menghambat realisasi juga tidak dapat dipungkiri. Seperti keter­lambatan melaksanakan kegi­atan pengerjaan proyek dan sebagainya. “Ini tidak bisa di anilis normatif saja. Tapi, perlu mengetahui lebih dalam tentang kenapa realisasi ang­garan rendah,” sebut Marwis.

Kendati demikian, alasan Marwis itu tidak digubris serius Bupati Solok. Gusmal menilai, apapun alasannya, ketika realisasi anggaran belanja langsung ini lambat, dapat dikatakan SKPD tidak serius dalam menjalankan program Pemerintah. Pa­dahal, Rancangan Pembangu­nan Jangka Mene­ngah Dae­rah (RPJMD) Ka­bupaten Solok 2016-2021 menuntut SKPD bekerja le­bih gesit. “SKPD punya tar­get kerja masing-masing dan itu harus dicapai. Makanya, dalam menyusun program harus realistis,” kata Gusmal men­jawab Haluan, Minggu  (7/8) kemaren.

Angka serapan anggaran belanja langsung pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SK­PD) pada semester I Tahun 2016 ini akan menjadi salah satu tolak ukur kinerja peja­bat. Karena dari situlah Bu­pati dapat menyimpulkan bekerja atau tidaknya Kepala SKPD.

Bupati Solok, Gusmal Dt Rajo Lelo menegaskan, sejak pertama dilantik hingga hari, pihaknya terus memantau dan mengevaluasi kinerja masing-masing pejabat eselon IV, III dan II dilingkup Pem­kab Solok, termasuk melihat serapan anggaran di masing-masing SKPD. “Kalau se­rapan anggarannya tinggi, berarti SKPD bekerja serius dan begitu sebaliknya. Dari situ kita tahu, siapa yang bersungguh-sungguh dan tidak. Pastilah hasil serapan anggaran tahun 2016 ini menjadi acuan kami karena  itu salah satu bentuk kom­petensinya. Pejabat yang bekerja buruk, untuk apa dipertahankan,” tegas Gus­mal.

Perihal mutasi ini Gusmal menyebutkan, jika selepas tanggal 17 Agustus menda­tang, pihaknya segera meng­gelar rapat persiapan proses lelang jabatan. “Mutasi sece­p­atnya kita gelar. Perte­ngahan atau akhir Agustus Pansel sudah bekerja,” se­butnya.

Terpisah, Salah seorang tokoh masyarakat Kab. Solok Zulkifli memandang, penem­patan pejabat di Kabupaten Solok selama ini lebih me­nge­depanan kedekatan Kepa­la Daerah dengan pejabat yang bersangkutan tanpa memandang kompetensi se­bagai acuan objektifitasnya. Karena menurutnya pem­bangunan Daerah tidak terle­pas dari kinerja pejabat. Sehingga, jangan sampai penempatan pejabat hanya sebatas hutang budi di masa kampanye semata.

“Silahkan yang ikut ter­libat jadi tim mendapat posisi. Tapi, tentu mereka yang memiliki kompetensi dan berkualitas. Tapi, saya yakin Bupati Gusmal mampu me­nempatkan pejabat sesuai dengan kebutuhan, karena beliau sudah teruji dan juga pamong senior,” imbuhnya. (h/ndi)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 April 2017 - 09:51:53 WIB

    Serapan APBD Kota Solok Tahun 2016 Tergolong Rendah

    SOLOK, HALUAN - Kinerja Satauan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Solok tahun anggaran 2016 terkesan belum maksimal. Ini dibuktikan dengan masih rendahnya serapan anggaran untuk program rutin yang tidak rumit dan .
  • Rabu, 21 Desember 2016 - 00:12:28 WIB

    Serapan APBD untuk Pembangunan Sudah 80 Persen

    PARIAMAN, HALUAN - Serapan APBD Kota Pariaman untuk ke­pentingan pembangunan kota sam­pai akhir November tahun 2016 mendekati 80% atau lebih kurang 79%. Namun untuk serapan dana fisik sudah 80% lebih..
  • Selasa, 19 Juli 2016 - 06:02:19 WIB

    Serapan APBD Masih Rendah, Bupati Minta SKPD Serius

    Serapan APBD Masih Rendah, Bupati Minta SKPD Serius AROSUKA, HALUAN — Untuk semester I, serapan APBD Kabupaten Solok masih sangat rendah. Karena hingga akhir Juni 2016 ini, dari segi serapan belanja baru mencapai angka 36,56 persen dari total belanja yang dianggarkan tahun i.
  • Kamis, 07 April 2016 - 02:44:35 WIB
    Tahun 2015 Hanya 84,4 persen

    Serapan Belanja Daerah Rendah

    BUKITTINGGI, HALUAN — Walikota Bu­kittinggi Ramlan Nurmatias dalam rapat paripurna DPRD Kota Bukittinggi me­nyam­paikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Bukittinggi Tahun Anggaran 2015 di ruangan Ra.
  • Senin, 14 Desember 2015 - 02:43:22 WIB

    Serapan Anggaran 2015 Optimis Tercapai

    SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) melalui Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) optimis penyerapan anggaran 2015 di Solsel mencapai target sampai akhir tahun..

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM