Harga Cabai Mahal, Petani tak Menikmati


Selasa, 09 Agustus 2016 - 04:07:12 WIB
Harga Cabai Mahal, Petani tak Menikmati Kios Lado Murni Nidan, salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Ibuh Payakumbuh, menikmati harga cabai yang mahal. Namun berbeda dengan petani, yang tak menikmati mahalnya cabai. (ZULKIFLI)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN—Harga cabai keriting yang cukup pedas sejak dua hari terakhir, tidak berdampak signifikan bagi peningkatan ekonomi para petani cabai di Kabupaten Limapuluh Kota. Pasalnya ketika harga cabai naik, tanaman cabai mereka baru saja selesai masa panen dan sudah dibongkar.

Seperti yang terlihat di Kelompok Tani Bungo Pauh Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Dua bidang lahan tanaman cabai kelompok itu sudah dibong­kar.

“Sedikitnya 9.000 batang tanaman cabai sudah di­bongkar, karena sudah habis masa panennya,” ujar Sek­retaris Kelompok Tani Bungo Pauh, Heru yang dihubungi per telepon, Senin kemarin.

Ia mengaku, harga cabai di Halaban rata rata hanya Rp25.000 hingga Rp28.000 per kg. Itu pun merupakan cabai kopay. Kalau cabai biasa, harganya justru jauh lebih murah lagi.

“Harga cabai yang me­lonjak di Payakumbuh, belum terasa dampaknya bagi para petani khususnya di Nagari Halaban,” ulas Heru.

Dikatakan, sekarang ini anggota kelompoknya tengah mengelola lahan yang dita­nami cabai seluas 1 hektar melalui program bantuan Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Tanaman Pa­ngan, Holtikulturan dan Per­kebunan tahun 2015. Namun sebagian besar cabainya su­dah dibongkar.

“Kelompok kami yang beranggotakan 15 orang, tengah mengelola tanaman cabai sebanyak 3.000 batang dan tanaman cabai baru seba­nyak 5.000 batang,” se­but­nya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota, Afrizul Nazar yang dihubungi Senin kemarin sehubungan dengan naiknya harga cabai merah keriting akhir akhir ini mengatakan, seharusnya ke­naikan harga cabai dapat mensejahterakan para petani. Tapi kebanyakan tanaman cabai mereka sudah dibong­kar, karena sudah habis masa panennya.

Luas lahan kebun cabai di Limapuluh Kota sampai Juni 2016 mencapai 318 hektare, termasuk kebun cabai batuan tahun 2015 seluas 40 hektare. Sedangkan produksi rata-rata mencapai 7 ton per hektare. Kelompok ini mendapat ban­tuan selain bibit, termasuk mesin pompa dan slang, sehingga air bisa masuk sam­p­ai ke kebun mereka.

Kebun cabai seluas 40 hektare itu, tersebar di Keca­matan Lareh Sago Halaban, Situjuh Limo Nagari, Ke­camatan Luak, Akabiluru dan Bukik Barisan. Sebagian besar sudah dibongkar. Saat ini, mereka bakal memulai tanam baru kembali. Hanya saja, belum tentu ketika pa­nen nanti harga cabai masih tinggi.

“Tahun 2016 ini, sejum­lah kelompok tani juga keba­gian bantuan dari pemerintah seluas 75 hektare, tapi saat ini masih dalam proses,” ka­tanya. (h/zkf)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 23 September 2020 - 15:48:16 WIB

    Pemkab Padang Pariaman Raih Penghargaan Kemenkeu RI

    Pemkab Padang Pariaman Raih Penghargaan Kemenkeu RI HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI terkait Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam pengelolaan keuangan.
  • Selasa, 22 September 2020 - 15:50:14 WIB

    Solok Selatan Raih Penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani

    Solok Selatan Raih Penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani HARIANHALUAN.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani. Penghargaan Menkeu ini berkat capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada la.
  • Selasa, 08 September 2020 - 16:30:56 WIB

    Ayu Abdul Rahman Serahkan Penghargaan untuk 45 Kader PKK Solsel Berprestasi

    Ayu Abdul Rahman Serahkan Penghargaan untuk 45 Kader PKK Solsel Berprestasi HARIANHALUAN.COM - Plt Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Solok Selatan (Solsel) Ayu Abdul Rahman mengapresiasi 45 orang kader berprestasi di kabupaten ini. Sedikitnya, kader meraih tiga pengharg.
  • Jumat, 04 September 2020 - 08:49:04 WIB

    Bangun Interaksi Positif dengan Pers, PWI Beri Penghargaan untuk Polda Sumbar

    Bangun Interaksi Positif dengan Pers, PWI Beri Penghargaan untuk Polda Sumbar HARIANHALUAN.COM - Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto dan Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar karena telah memberikan kontribusi yan.
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:02:13 WIB

    Pemkab Dharmasraya Dapat Penghargaan dari BPS RI

    Pemkab Dharmasraya Dapat Penghargaan dari BPS RI HARIANHALUAN. COM - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menerima penghargaan dari Badan Statistik (BPS) Republik Indonesia atas prestasinya sebagai salah satu daerah dengan response rate yang melebihi target pad.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]