439 CJH Kota Padang Bertolak Ke Madinah


Selasa, 09 Agustus 2016 - 04:27:10 WIB
439 CJH Kota Padang Bertolak Ke Madinah GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno memberikan Bendera Indonesia kepada petugas haji sebagai tanda pelepasan secara resmi Calon Jamaah Haji di Asrama Haji Tabing, Padang, Senin (8/8). CJH yang akan berangkat berasal dari Kota Padang atau kloter l sebanyak 439 orang dan 11 CJH batal karena kendala visa. (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN —Seba­nyak 439 Calon Jamaah Haji (CJH) dari Kloter l Kota Padang resmi berangkat me­nuju Ma­dinah, Arab Saudi, Selasa (hari ini, red) (9/8) pukul 6.25 WIB. Namun 11 orang dinyatakan batal be­rangkat karena ter­kendala visa.

“Seluruhnya dari kloter l tersebut terbang meng­guna­kan pesawat Garuda Boeing 747 seri 400. Mereka be­rangkat langsung dari BIM lansung menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah,” ujar Kepala Kantor Wilayah Ke­mentrian Agama Provinsi Sumbar, Salman K Memed saat melepas secara resmi CJH di Asrama Haji Tabing, Padang.

Salman menjelaskan, se­belumnya ada 450 CJH dari kloter I yang akan berangkat menuju Madinah. Namun 11 orang terkendala masalah administrasi tentang visa, sehingga CJH tersebut akan berangkat pada kloter se­lanjutnya.

“11 orang ini terkendala tentang mutasi dan visanya belum selesai. Tapi kami coba cari penggantinya dari kloter lain tapi belum ada yang siap. Jadi terpaksa 439 ini dulu yang berangkat dan 11 ini berangkat dengan kloter beri­kutnya,”ujarnya.

Salman menjelaskan, Em­barkasi Padang membe­rangkatkan sebanyak 4946 CJH, yang terbagi menjadi 11 kloter dan tiga kloter di­antaranya berasal dari Beng­kulu. Keberangkatan pun dibagi menjadi dua gelom­bang diantaranya gelombang pertama sebanyak delapan kloter langsung menuju Ma­dinah dan di gelombang kedua ad all kloter menuju Jedah.

“Mudah mudahan semua berjalan lancar, peningkatan pelayanan haji dari semua lini mulai meningkat, baik dari kesehatan, imigrasi, pe­nerbangan,” terangnya.

Sementara Gubernur Sum­bar, Irwan Prayitno mengatakan, Calon Jamaah Haji yang berangkat harus memperhatikan kesehatan karena menurutnya saat men­jalankan ibadah di tanah suci membutuhkan tenaga yang lebih. Hal itu karena ba­nyaknya umat yang akan menjalankan ibadah secara bersamaan.

“Kami berharap Calon Jamaah Haji dapat menjaga kesehatannya. Karena ke­sehatan itu mahal, jika sudah sakit akan rugi besar, bukan main ruginya. Ibadah jadi terganggu,” terangnya.

Selain itu, Irwan berharap kepada CJH agar dapat men­jaga kesatuan dan kesabaran. Hal ini terlihat karena ba­nyak­nya jamaah dari ber­bagai suku dan negara yang berbeda.

“Biasanya jamaah dari Indonesia atau Malaysia orangnya ramah-ramah. Tapi ada juga dari warga negara lain yang bisa membuat ke­sabaran jamaah Indonesia diujinya. Persatuan sesama warga Indonesia juga harus saling terjaga, itu gunanya gelang yang ada di tangan para jamaah,” paparnya.

Sementara, Direktur Kese­hatan Lingkungan Ditjen Kesehatan Masyarakat Ke­mentrian Kesehatan RI, dr Imran Agus menyampaikan, cuaca musim haji tahun ini berlangsung panas dan CJH Indonesia akan bergabung dengan 2 juta jamaah lainnya di tanah suci.

“Di dalam waktu bersama jamaah sama sama ber­ibadah. Berkumpulnya jamaah de­ngan jumlah besar mening­katkan resiko menularnya penyakit. Cuaca diperkira­kan mencapai 50 hingga 52 derajat celcius, sangat beris­ko menurunkan kesehatan, jamaah harus mempersiap­kan diri,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengata­kan, dengan situasi tersebut jamaah agar menjaga kese­hatan dan segera melapor kepada petugas kesehatan jika ada gejala gangguan kesehatan. Selain itu jangan melakukan aktivitas fisik yang tidak berhubungan dengan agama secara ber­lebihan, disertai pola hidup sehat dengan cara cuci tangan sesudah berkaktivitas, lalu memakai masker, payung dan kacamata saat ke luar ruangan. (h/rvo)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 12 Februari 2015 - 19:53:13 WIB

    Aset 439 SMA/SMK Milik Pemprov

    KEWENANGAN KABUPATEN/KOTA DITARIK

    PADANG, HALUAN — Rencana penarikan kewenangan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekoah Menengah Kejuruan (SMK) oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dari kabupat.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]