Curi Motor Buat Biaya Nikah


Selasa, 09 Agustus 2016 - 11:28:07 WIB

PADANG, HALUAN — Dua orang pelaku curanmor roda dua  diamankan oleh Satreskrim Polsek Padang Timur, Minggu (7/8) sekitar pukul 21.00 WIB.

Sadisnya satu diantara pelaku harus berada di jeruji besi beberapa hari menjelang pernikahannya.

Kapolsek Padang Timur melalui Kanit Reskrim, Iptu Jaswir mengatakan, penangkapan ini bermula dari laporan korban.

Muanam Sholeh warga Kampung Baru No 61 RT 005 RW 001, pada tanggal 1 Agustus 2106 melaporkan bahwa motor miliknya hilang saat di parkir di depan kantornya sendiri.

Berdasarkan laporan tersebut, dilaku­kanlah penyelidikan dengan melakukan penyamaran oleh salah seorang personil Polsek Pariaman yang mengatasnamakan dirinya sebagai pembeli dari mobil curian yang dilakukan Firmansyah (21) dan temannya Firman Putra (21).

“Petugas menyamar sebagai orang yang ingin membeli motor curian pelaku dengan harga Rp7 juta.

Setelah transaksi jual beli sudah disetujui oleh kedua belah pihak, petugas menyuruh pelaku untuk me­ngan­tarkan motor tersebut ke Paria­man,” ungkapnya.

Alhasil, dua orang pelaku ini berhasil diciduk oleh polsek Pariaman saat melakukan transaksi motor Kawasaki Ninja dengan Nopol BN 7566 HI.

 DikatakanmJaswir, pelaku bernama Firmansyah sudah pernah ditahan pada tahun 2014 karena terkait kasus pen­curian kabel tower di Kubu Dalam.

Pihaknya di penjara selama satu tahun, tidak mau jera dengan per­buatannya ia kembali melakukan aksi kejahatannya dengan mencuri motor sebanyak lima kali dengan lokasi yang berbeda-beda.

Firmansyah saat ditemui Haluan di Polsek Padang timur, mengakui pihaknya terpaksa melakukan kejahatan tersebut karena ingin mencari biaya untuk pernikahannya.

“Saya akan menikah lima hari lagi, untuk menambah biaya pernikahan tersebut, saya ter­paksa melakukan pencurian ini,” akunya.

Ditambahkan, selama ini pihaknya bersama re­kan­nya tersebut sudah lima kali melakukan pencurian motor, tera­khir aksi yang dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2016 tersebut.

Motor hasil curian­nya di jual ke daerah yang lebih aman, yaitu ke Sungai Penuh.

Dari hasil pengem­bangan yang dilakukan pihak kepolisian, firman dan rekannya selalu me­ng­gunakan kunci T untuk mempermudah melakukan aksinya tersebut. (h/mg-ina).

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]