450 CJH Solok Raya ke Tanah Suci


Rabu, 10 Agustus 2016 - 05:15:04 WIB
450 CJH Solok Raya ke Tanah Suci Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter l dari Kota Padang menaiki pesawat Garuda Indonesia Boeing 747 seri 400 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Selasa (9/8) dini hari. Pesawat tersebut membawa 344 JCH termasuk petugas pendamping, langsung ke Madinah. Rabu kemarin, giliran JCH asal Solok Raya yang diterbangkan. (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN — Sebanyak 450 Calon Jamaah Haji (JCH) kloter II asal Solok Raya (Kota Solok, Kabupaten Solok dan Solok Selatan) bersiap berangkat menuju tanah suci. Tamu Allah ini meninggalkan asrama haji Padang dan menuju BIM, tepat pada pukul 13.25 WIB dengan pesawat Garuda.

“Kali ini Jamaah kloter II berangkatnya siang, beda dengan kloter satu yang berangkat subuh. Dan mereka sudah mendapatkan pembekalan sebelum berangkat,” kepala Kantor Kementerian Agama Sumbar Salman K Memet, Selasa (9/8).

Dia menjelaskan, total ada 450 jamaah ditambah 5 orang petugas haji yang berangkat di kloter ll. Sementara untuk kondisi seluruh jamaah pada kloter II dalam keadaan baik dan belum ditemukan satupun JCH yang kondisinya sedang sakit atau memburuk.  

“Semua JCH sudah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya mereka naik pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3302.  Kami bersyukur karena kloter II bisa diterbangkan seluruhnya ke tanah suci, berbeda dengan kloter pertama, ada11 JCH yang batal diterbangkan karena masalah visa,” terangnya.

Salman menambahkan, pada rombongan kloter II terdapat 1 orang jamaah tertua yang berumur 84 tahun, atas nama Rabiah Jamil Binti Jamil asal Kabupaten Solok. Sementara untuk jamaah termuda, yakninya Annur Alfat umur 23 tahun yang berasal dari Kota Solok. Selain itu Salman juga menghimbau agar JCH tidak membawa benda-benda tajam seperti gunting, pisau, jarum dan sebagainya. Karena jika ketahuan maka akan disita oleh petugas bandara.

Lebih lanjut, Salman juga menghimbau agar JCH tak membawa barang yang berlebihan, apalagi melebihi beban maksimal yang telah ditentukan untuk boleh disimpan di bagasi.

“Berat maksimal hanya 32 kg. Jika lebih akan dikurangi nanti saat penimbangan. Lalu untuk pakaian bawa yang dibutuhkan saja, kasihan nanti barang barang ditinggal karena pengurangan,” paparnya. (h/rvo)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]