Lifter Eko Yuli Irawan Raih Perak


Rabu, 10 Agustus 2016 - 05:33:04 WIB
Lifter Eko Yuli Irawan Raih Perak

RIO DE JANEIRO, HA­LUAN — Cabang olah­raga angkat besi kembali me­nyumbangkan medali untuk Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Lifter Eko Yuli Irawan sukses meraih medali perak. Indonesia kini telah mengumpulkan dua medali perak di Olimpiade

Rio 2016. Medali perak sebe­lumnya juga datang dari cabang angkat besi, yakni atas nama Sri Wahyuni Agustiani di kelas 48 kg putri.

Turun di kelas 62 kg putra, Eko Yuli mencatat total angkatan 312 kg di Riocentro Pavilion 2, Rio de Janeiro, Selasa (9/8). Pada angkatan snatch, Eko Yuli mam­pu mengangkat beban 142 kg. Sementara di angkatan clean & jerk, lifter berusia 27 tahun itu sukses mengangkat beban seberat 170 kg. Medali emas direbut atlet Kolombia, Oscar Albeiro Figue­roa Mosquera, dengan total ang­ka­tan 318 kg. Figueroa me­ngang­kat beban 142 kg pada angkatan snatch dan 176 kg pada angkatan clean & jerk.

Lifter Kazakhstan, Farkhad Kharki, membawa pulang medali perunggu dengan total angkatan 305 kg. Kharki mengangkat be­ban seberat 135 kg pada angka­tan snatch dan 170 kg pada angkatan clean & jerk.Indonesia sebenarnya memiliki dua wakil di kelas 62 kg putra. Namun, Muha­mad Hasbi hanya menempati posisi ketujuh dengan total ang­katan 290 kg.

Bagi Eko Yuli, medali perak di Olimpiade Rio de Janeiro ini adalah medali Olimpiade ketiga yang dia sumbangkan untuk Indonesia. Dia sebelumnya meraih perunggu di Olimpiade Beijing 2008 dan perunggu lagi di Olim­piade London 2012.

Sementara itu La Memo, pe­da­yung putra Indonesia, tersisih di perempatfinal cabang olahraga Dayung nomor single sculls Olim­piade 2016 di Rio de Ja­nei­ro. Dalam perlombaan di Lagoa Stadium, Selasa (9/8), Memo bersaing dengan lima pedayung lain di bagan Perempatfinal 1. Pedayung 21 tahun itu men­catatkan waktu 6 menit 59,76 detik. Hasil tersebut cuma me­nem­patkan Memo di posisi empat bagan tersebut, tidak cukup untuk menembus posisi tiga besar yang menjadi syarat untuk lolos.

Di atas Memo secara berturut-turut ada Nils Jakob Hoff (Norwegia) dengan 6 menit 57,94 detik, Rhys Grant (Australia) dengan 6 menit 55,14 detik, dan Angel Fournier Rodriguez (Kuba) dengan 6 menit 51,89 detik, yang berhak lolos ke babak berikutnya.

Total 24 pedayung ambil bagian di perempatfinal. Mereka terbagi ke dalam empat bagan yang masing-masing berisikan enam pedayung, dengan tiga pedayung teratas di bagan-bagan itu berhak lolos ke semifinal membuat total 12 pedayung lolos dari perempatfinal.

Setelah semua pedayung tuntas menyelesaikan lomba di perempatfinal ini, catatan waktu Memo menempatkannya pada posisi 14. Walaupun usahanya meraih medali sudah dipastikan gagal, Memo masih akan tampil di semifinal C/D untuk menen­tukan posisi akhir kejuaraan.

Sementara itu pemanah putra Indonesia, Riau Ega Agatha Sal­sabila, maju ke babak 16 besar Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro. Chef de Mission Kontingen Indo­nesia Raja Sapta Oktohari mensyukuri hasil itu sekaligus berharap Riau Ega tetap fokus.

Riau Ega ke babak 16 besar lewat aksinya, Senin (8/8). Ia mengandaskan pepanah asal China, Yu Xing, dengan skor 7-1 di babak 64 besar, kemudian menundukkan pepanah pe­ringkat satu dunia asal Korea Selatan, Kim Woojin, dengan skor 6-4 di babak 32 besar.

“Kita bersyukur Riau Ega bisa lolos mengalahkan juara dunia panahan dari Korea Kim Woojin. Tapi euforianya ini tidak boleh berlangsung lama, Riau harus fokus lagi karena perjalanannya masih panjang,” kata Oktohari.

Di perempatfinal Riau akan menantang pepanah asal Italia, Mauro Nespoli, yang menying­kirkan pemanah Indonesia lain­nya, Muhammad Hanif Wijaya, dengan skor 7-3. Duel Riau dan Nespoli akan dihelat pada Jumat (12/8) pukul 19.30 WIB.”Mudah-mudahan dengan keberhasilan ini Riau Ega lebih percaya diri lagi pada pertandingan nanti saat melawan Nespoli karena di pana­han apapun mungkin terjadi,” harap Oktohari. (h/san)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 23 November 2018 - 12:03:01 WIB

    Lagi, Lifter 'Mungil' Ari Saputra Raih Emas Porprov

    Lagi, Lifter 'Mungil' Ari Saputra Raih Emas Porprov PADANGPARIAMAN, HALUAN- Badan boleh saja mungil, tingginya hanya sebahu orang dewasa, yakni 140 cm tapi kalau ditanya kemampuan angkat berat pria yang sehari hari bertugas di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]