ZUIYEN RAIS KETUA DEWAN PEMBINA YPBH

UBH Perbaiki Kualitas Dosen


Rabu, 10 Agustus 2016 - 05:35:12 WIB
UBH Perbaiki Kualitas Dosen

PADANG, HALUAN — Setelah Drs. Hasan Basri Durin tiada, tongkat estafet kepemimpinan Dewan Pembina Yayasan Pendi­dikan Bung Hatta ( YPBH) dilanjut­kan Drs. H. Zuiyen Rais M.S.

Sejak 19 Juli 2016 lalu, mantan Walikota Padang dua periode itu  ditunjuk dan diangkat secara resmi untuk menjabat Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta.

Zuiyen ber­te­kad men­ja­lankan ama­nat dan wa­siat ketua terdahulu Ha­san Basri Du­rin, untuk menjaga marwah uni­versitas yang berdiri pada tahun 1981 silam ini.

Tak hanya itu, ia juga bertekad kuat untuk bisa mengembalikan kejayaan universitas terbaik di wilayah Kopertis X (Sumbar, Riau, Jambi, Kepri) tersebut.

Berbagai program un­tuk menunjukkan kebe­ra­daan dan mening­katkan kualitas uni­versitas yang me­nyandang nama proklamator RI ini, segera ingin diwujudkannya.

“Alhamdulillah untuk tahun 2016 ini kita punya anggaran belanja Rp100 Miliar , naik 17 persen dibanding tahun sebelum­nya,” tutur Zuiyen, Selasa (9/8).

Zuiyen yang ditemui di ru­angannya di Kampus I UBH Ulak Karang saat itu juga didampingi Wakil Rektor II Bidang Admi­nistrasi Umum dan Keuangan Dra. Susi Herawati, M.Pd.

Dana sebesar itu menurut Zuiyen, bisa dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan serta memperbaiki dan menambah jasa pengajar atau dosen berkualitas dari luar.

“Saat ini pengajar kita semua­nya ada 260 orang. Kita akan segera tambah dosen dari lulusan luar seperti ITB, UI,IPB, UGM dan lainnya untuk perbaikan.

Kita ingin ada perbaikan kualitas pengajar. Dosen yang pensiun, segera kita ganti dengan dosen baru dari luar. Dengan demikian ada persaingan yang membangun,”katanya.

Dengan memperbaiki kualitas pengajar, maka kualitas lulusan yang diharapkan juga akan mam­pu tercapai. Tentunya diikuti dengan meningkatkan kesejahte­raan pengajar.

“Kesejahteraan pengajar hal utama yang harus kita perhatikan agar dosen juga bisa lebih fokus dan loyal dan tugasnya yang pada akhirnya baik untuk mahasiswa.

Saat ini sistem penggajian pegawai dan dosen kita sudah mengacu pada gaji PNS jadi jaminan sosial lebih baik, ke depan kita tingkatkan lagi,” tambah dia.

Selain itu, dikatakannya saat ini juga sedang disusun sayem­bara untuk desain Tower UBH berlantai delapan yang akan diwujudkan pada tahun 2017 mendatang. “Setidaknya butuh Rp80 Miliar untuk itu. Delapan lantai itu akan menjadi pusat administrasi kampus dan juga pusat bisnis UBH yang menam­bah pemasukan kampus. Semua itu butuh biaya yang memang tak sedikit, namun kita yakin mampu.

Apalagi saat ini sudah 2.000 mahasiswa baru yang mendaftar. Target kita bisa 2.600 mahasiswa baru, tapi kalaupun hanya 2.000 pun itu sudah mampu bagi kam­pus kita untuk berbuat banyak,” katanya yakin. Mantan Walikota Padang periode 1993-2003 itu ingin mewujudkan cita-cita ketua dewan pembina sebelumnya agar pengajar dan mahasiswa mengi­kuti sikap baik Bung Hatta.

“Sikap yang yang dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan pada yang maha kuasa karena keberhasilan itu harus dibangun dari jiwanya dulu,” tambahnya.

Ia mengatakan sering bertukar pikiran dengan Rektor UNP Prof Ganefri. “Pak Ganefri mengatakan bah­wa UBH sudah berada di jalan­nya. Ini jadi salah satu acuan kita, selain juga amanat Bapak Hasan Basri Durin untuk terus menjaga UBH ini,” kata Zuiyen lagi.

Zuiyen kembali mengenang awalnya berdirinya universitas pada 20 April 1981, yang berang­kat dari gagasan untuk ikut me­nyukseskan sektor pendidikan .

Selain juga karena terjadinya ketimpangan , saat itu tahun 1980 jumlah lulusan SLTA yang mampu ditampung perguruan tinggi negeri hanya 38%.

Atas prakarsa Pemerintah Daerah Tingkat II waktu itu Drs. H. Hasan Basri Durin sebagai Walikota Padang bersama tokoh-tokoh lainnya menyepakati men­dirikan sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara (YPWN). Tokoh lainnya itu adalah Drs. Adrin Kahar Ph.D (Hon), Drs. H Zuiyen Rais, M.S., Masri Usman, S.H., Prof. Dr. Alfian Lains, S.E.,M.A., Prof. Dr. Jakub Isman, M. Zen Jamil, S.H dan , Prof. Drs. Mawardi Yunus.

Nama itu dipilih karena kata Wawasan Nusantara merupakan suatu kata yang bermakna sangat luas dan secara politis mengan­dung unsur pemersatu bangsa. “Sekarang kami di dewan Pembi­na tinggal tiga orang. Selain saya ada Pak Mukhtiar Mukhtar dan Asnil Said. Dewan Pembina itu tidak digaji, namun semata hanya berbakti,” tutup Zuiyen. (h/ita)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 31 Juli 2018 - 10:14:25 WIB

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, UBH Kerja Sama dengan BLK Padang

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, UBH Kerja Sama dengan BLK Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Universitas Bung Hatta (UBH) Padang jalin kerjasama bidang autocad dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Padang untuk peningkatan kompetensi mahasiswa..
  • Senin, 05 Februari 2018 - 01:48:34 WIB
    LOKAKARYA PROGRAM KKN-PPM

    Dihadiri 1.400 Mahasiswa UBH

    Dihadiri 1.400 Mahasiswa UBH PADANG, HALUAN--Pengelola Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta mengelenggarkan Workshop Rancangan Program KKN-PPM oleh Dosen Pembimbing Lapangan Tahun 2018. Kegiatan ini ber.
  • Senin, 23 Oktober 2017 - 01:47:51 WIB

    UBH Adakan Sosialisasi dan Seminar PKM 5

    UBH Adakan Sosialisasi dan Seminar PKM 5 PADANG, HALUAN--Universitas Bung Hatta (UBH) terus memacu mahasiswanya untuk aktif dalam berbagai aktivitas baik bersifat kegiatan akademik maupun non-akademik untuk mendukung kemampuan hardskill dan softskill mahasiswa..
  • Sabtu, 22 April 2017 - 02:44:31 WIB

    UBH Menuju Universitas Berkelas Dunia

    PADANG, HALUAN -- Universitas Bung Hatta (UBH) kini menapak usia ke-36 tahun, usia yang telah amat dewasa dan berada pada level kematangan. Di usia tersebut, UBH makin cemerlang, berbagai pengembangan telah dilakukan baik dar.
  • Sabtu, 22 Oktober 2016 - 01:01:54 WIB

    UBH Adakan Monev Internal Hibah Dikti

    UBH Adakan Monev Internal Hibah Dikti PADANG, HALUAN— Lem­baga Penelitian dan Pengabdian kepada Ma­sya­rakat (LPPM) Universitas Bung Hatta me­ngadakan Monitoring dan Eva­lu­asi (Monev) Internal Hibah Penelitian Kemenristekdikti di Ruang sidang Rektor Gedu.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]