Indonesia Masih Belum Tambah Medali


Kamis, 11 Agustus 2016 - 04:07:56 WIB
Indonesia Masih Belum Tambah Medali

RIO DE JANIERO, HALUAN — Di hari keempat Olim­piade, Selasa (9/8) waktu setempat, Indonesia berpeluang menambah medali lewat cabang angkat besi. Triyatno dan I Ketut Ariana turun di nomor 69 kg putra. Tapi keduanya tak mampu naik podium. Triyatno dengan total angkatan 317 kg hanya berada di posisi ke-10 dari 21 lifter.

 Sementara I Ketut Ariana tidak mampu me­nyelesaikan angkatan snatch-nya dari tiga kesempatan. Dengan de­mi­kian, Indonesia masih ter­tahan dengan dua perak yang di­sumbangkan oleh Eko Yuli dan Sri Wahyuni Agustiani. Posisi Indonesia di klasemen secara umum turun empat anak tangga ke urutan 25.

Sementara itu pedayung putri Indonesia, Dewi Yu­liawati, menempati posisi kedua pada babak semifinal E/F. Dengan demikian, dia pun berhak untuk melaju ke final E. Dewi sendiri sebenarnya sudah kehilangan peluang untuk mendapatkan medali. Pedayung berusia 19 tahun tersebut, yang turun di nomor rowing single sculls putri, harus menjalani babak re­pechage untuk bisa mengambil kesempatan kedua untuk lolos perempatfinal.

Namun, di babak re­pe­chage tersebut, Dewi harus puas di posisi terbawah. Dia pun gagal melaju ke per­empat­final dan harus berlaga di babak semifinal E/F untuk me­nen­tukan posisi akhir.Di babak semifinal E/F tersebut, yang dilangsungkan di Ro­drigo de Freitas Lagoon, Selasa (9/8) waktu setempat, Dewi me­nempati urutan kedua. Ia me­noreh­kan catatan waktu 8:39,95 de­tik. Sementara, posisi pertama diraih oleh pedayung Kazakhstan, Svet­la­na Ger­ma­novich, yang me­norehkan cata­tan waktu 8:29,18 detik.

Tim bulutangkis In­do­nesia terus mempersiapkan diri se­belum bertanding di Olimpiade Rio 2016. Tim telah mulai berlatih di arena pertandingan. Selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu (8-10 Agustus 2016), tim bu­lu­tang­kis Indonesia menjajal la­pangan di Stadion Riocentro  Pavillion 4, Rio de Janeiro, Brasil.

 Jajal lapangan bertujuan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan, arah angin, cahaya lampu, dan se­ba­gai­nya.”Lapangan agak be­rangin, soal penerangan sepertinya oke, tidak ada masalah. Para atlet pun kondisinya fresh, mereka mulai menempati per­kampungan atlet yang yang menurut saya cukup bagus,” ujar manajer tim bulutangkis Indonesia di Olimpiade 2016, Rexy Mainaky, kemarin.

Meski kondisi lapangan cukup berangin, para pe­bu­lutangkis Indonesia tetap harus bisa menyesuaikan diri demi menampilkan performa terbaik mereka.”Memang agak berangin lapangannya. Lantai lapangan juga agak ber­g­e­lombang, tetapi kata panitia akan ada perbaikan ,” ujar Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian.

Pertandingan cabang bu­lutangkis Olimpiade 2016 akan dimulai pada Kamis (11/8) waktu setempat. Ganda putra Hendra Setiawan/M­o­ha­mmad Ahsan akan menjadi wakil Indonesia pertama yang akan bertanding pada pukul 19.00 WIB, melawan Manu Attri/Reddy B. Sumeeth dari India. (h/san)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]