Dana Perbaikan Darurat Irigasi Koto Tuo Rp450 Juta


Kamis, 11 Agustus 2016 - 04:25:45 WIB

PADANG, HALUAN—Daerah Irigasi Koto Tuo di  Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang yang jebol akibat banjir 1 Agustus lalu, segera diatasi dengan penanganan darurat.

Diharapkan, upaya ini da­pat meminimalisir kerugian yang diderita petani sawah dan juga pembudidaya ikan. Se­mentara perbaikan per­manen, menunggu dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V dan Dinas PSDA Sumbar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas PU Kota Padang, Herman kepada Ha­luan Selasa (9/8), di ruang kerjanya menyebutkan, per­ba­ikan darurat Daerah Irigasi Koto Tuo segera dilakukan dengan memasang kawat bron­jong sepanjang 41 meter pada bagian bendung yang rusak. Usulan perbaikan darurat ini sedikitnya me­nelan biaya se­kitar Rp450 juta.

“Kita dapat informasi dari anggota DPRD Padang, bahwa ada dana BPBD Sum­bar yang dapat dimanfaatkan untuk perbaikan sementara irigasi tersebut.

Saat ini, kita tengah mem­buat Rencana Anggaran Bi­aya (RAB) nya. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp­450 juta,” terang Herman.

Sedangkan perbaikan per­manen, lanjutnya, pihak­nya meminta bantuan pro­vinsi dan pusat. Sebab ber­dasarkan luas areal baku yang diairi Daerah Irigasi itu men­capai 1.008 hektar termasuk kawasan per­mukiman di se­kitarnya dan merupakan ke­we­nangan pro­vinsi. Se­dang­kan areal per­sawahan yang bergantung air dari daerah irigasi ini seluas 678 hektar.

Dikatakan, usia bendung Daerah Irigasi Koto Tuo yang rusak itu memang sudah tua. Terakhir diperbaiki pada 1990-an. Sedangkan ben­dung se­paruhnya lagi yang masih utuh, dibangun pada 2008. Daerah Irigasi itu mengairi areal per­sawahan warga yang tersebar pada 5 kelurahan di Koto Tangah.

Sementara itu Kepala BP­BD Sumbar Zulfiatno yang dihubungi terpisah me­nye­butkan, pihaknya siap me­ngu­curkan dana untuk per­baikan darurat Daerah Irigasi Koto Tuo, Koto Tangah. Untuk per­baikan tersebut, pihaknya siap membantu material kawat bron­jong dan uang tunai sekitar Rp250 juta.

“Kita siap membantu, Na­mun saat ini, kita masih me­nunggu dari Pemko Pa­dang terkait pernyataan bah­wa pe­ristiwa tersebut terjadi akibat bencana alam,” kata­nya.

Sedangkan Kepala BPBD Padang Rudy Rinaldy me­nga­takan, surat pernyataan tersebut sudah ditandatangani Walikota Padang, Selasa (9/8) siang dan langsung disam­paikan ke BP­BD Sumbar.(h/vie)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 Mei 2020 - 20:07:24 WIB

    Hebat Siswa SMPN 8 Padang! Dana Perpisahan yang Mereka Kumpulkan Diserahkan Membantu Sembako ke Pondok Pesantren

    Hebat Siswa SMPN 8 Padang! Dana Perpisahan yang Mereka Kumpulkan Diserahkan Membantu Sembako ke Pondok Pesantren HarianHaluan.com - Pandemi corona yang terjadi saat ini memberikan banyak dampak terhadap kesehatan dan ekonomi masyarakat. Sehingga banyak masyarakat yang mengalami kesusahan dan banyak pula yang ikut berpartisipasi untuk me.
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 22:37:44 WIB

    Baznas Kota Padang Panen Perdana Lele Bioflog

    Baznas Kota Padang Panen Perdana Lele Bioflog PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Salah satu Makna Zakat adalah Tumbuh dan berkembang, dan makna dari zakat itu juga harus di implementasikan Oleh lembaga Amil Zakat dalam hal ini BAZNAS Kota Padang dalam bentuk Program Pemberdayaa.
  • Senin, 27 Mei 2019 - 15:02:16 WIB

    DPRD Padang: Hati-hati Gunakan Dana Pokir

    DPRD Padang: Hati-hati Gunakan Dana Pokir PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra Senin (27/5) mewanti-wanti,  anggota DPRD Kota Padang agar jangan sampai menjadikan dana pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai lahan proyek. .
  • Jumat, 05 April 2019 - 00:54:38 WIB

    Pembaruan Marka Jalan di Padang Butuhkan Dana Rp200 juta

    Pembaruan Marka Jalan di Padang Butuhkan Dana Rp200 juta PADANG, HARIANHALUAN.COM - Banyaknya marka jalan yang mulai memudar dan butuh sentuhan kembali, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang akan lakukan pembaruan. Tahun ini, anggaran sebesar Rp200 juta akan dilayangkan untuk pemb.
  • Senin, 07 Januari 2019 - 13:07:37 WIB

    5 Jam Galang Dana, Ojek Online di Padang Kumpulkan Rp32 Juta

    5 Jam Galang Dana, Ojek Online di Padang Kumpulkan Rp32 Juta PADANG. HARIANHALUAN.COM-Puluhan driver ojek online yang tergabung dalam Forum Komunikasi Driver Online Padang (FKDOP) menggalang dana untuk korban bencana tsunami Lampung dan Banten..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]