Lapak Akan Digusur, Pedagang Datangi Balaikota


Sabtu, 13 Agustus 2016 - 04:49:28 WIB

PADANG, HALUAN — Puluhan Pedagang yang mengatasnamakan Perwakilan Pedagang Kios Pantai Padang mendatangi kantor Wa­likota Padang untuk mendapat kepastian atas nasib lapaknya yang sebentar lagi akan digu­sur oleh Pemerintah Kota Padang. Pasalnya, setelah digusur nanti belum ada kejelasan dari Pemko Padang kemana mereka akan dire­lokasi.

Koordinator Pedagang Kios Pantai Padang, Yendri Rusli, S.Pd mengatakan ke­datangan para pedagang ke kantor Walikota ini untuk meminta kepada Pemerintah Kota Padang agar menunda penggusuran kios pedagang di depan Kantor Dinas Pari­wisata dan Kebudayaan Kota Padang. Soalnya, belum ada kejelasan dari Pemko Padang terkait nasib pedagang setelah penggusuran.

“Kami meminta kepada Pemko Padang untuk tidak menggusur kios sampai jelas bagaimana nasib para pe­dagang. Apakah direlokasi atau diberi alternative lain,” kata Yendri Rusli yang dite­rima oleh Kepala Dinas Pari­wisata dan Kebudayaan, Me­di Iswandi di Aula Bagindo Aziz Chan, Kantor Walikota Padang, Jumat (12/8).

Ia juga mengatakan sam­pai saat ini Pemko Padang belum ada menjelaskan Mas­­terplan Pariwisata Pan­tai Padang yang meng­ha­ruskan kios pedagang harus digusur. Para pedagang yang selama ini meng­gan­tungkan hidup­nya di Pantai Padang juga harus menge­tahui agar bisa memikirkan apa langkah yang harus diambil ke depan.

“Jika digusur, silahkan. Pedagang tidak akan mela­wan. Namun, tolong jelaskan Masterplan yang akan diapli­kasikan sampai harus me­ngor­bankan kios pedagang. Penjelasan ini penting agar pedagang tahu apa yang akan diperbuat nantinya. Bahkan tidak se­dikit kawan-kawan pedagang yang sudah meng­gantungkan hidupnya selama puluhan tahun di Pantai Pa­dang,” Katanya.

Terkait adanya rencana Pemko Padang yang mem­berikan Gerobak kepada pedagang yang dahulunya memiliki kios, Yendri me­ngaku tidak setuju karena membatasi pendapatan peda­gang dan mencemaskan akan terjadi saling sikut sesame pedagang.

“Dulu para pedagang berjualan dengan gerobak. Setelah beberapa lama me­reka berusaha, akhirnya bisa menyewa kios. Nah, sekarang dikembalikan ke gerobak lagi. Jelas ini menurunkan reputasi pedagang yang telah berjuang lama untuk menda­patkan kios.

Lagipula, de­ngan berda­gang mengguna­kan gerobak, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi gesekan sesame peda­gang nantinya,” tam­bahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebu­dayaan Kota Padang, Medi Iswandi mengatakan Master­plan pariwisata Pantai Pa­dang sudah lama diterbitkan dalam bentuk program Ka­wasan Wisata Terpadu (KWT).

Jika ada pedagang yang belum jelas dengan Mas­terplan pariwisata Pantai Padang, kedepan Dinas Pa­ri­wisata akan melakukan sosi­alisasi baik secara lisan mau­pun tulisan kepada pe­dagang di sepanjang Pantai Padang.

“Pantai Padang adalah kawasan wisata unggulan Pemko Padang. itu tertuang dalam Masterplan Kawasan Wisata Terpadu (KWT). Karena masih ada pedagang yang belum mengetahui ba­gaimana perencanaan pem­bangunan wisata Pantai Pa­dang, dalam waktu dekat akan kami sosialisasikan secara lisan dan tulisan ke seluruh pedagang di Pantai Padang,” Kata Medi.

Terkait kios yang sedang dihuni pedagang, Medi me­ngatakan kios tersebut adalah milik Pemko Padang yang selama ini disewakan kepada pedagang. Namun karena kepentingan Pariwisata, kios tersebut telah dibekukan dan harus dirubuhkan.

“Kios yang dihuni pe­dagang yang datang saat ini adalah aset Pemko Padang. Sekarang kios tersebut telah dibekukan dan siap untuk dirubuhkan,” kata Medi.

Berhubung adanya peno­lakan terhadap penyewaan gerobak sebagai pengganti kios, Medi belum bisa menja­wab karena masih menunggu hasil perundingan Walikota dengan Pedagang.

“Saya belum bisa men­jawab. Tunggu dulu ba­gai­mana hasil pertemuan Wali­kota dengan Pedagang nan­tinya. Saat ini saya akan menemui Walikota untuk mengatur pertemuan dengan pedagang,” tuturnya.  (h/mg-ang)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 22 Maret 2017 - 11:26:33 WIB

    Relokasi, Puluhan Lapak Pedagang Pasar Banda Buek Dibongkar

    Relokasi, Puluhan Lapak Pedagang Pasar Banda Buek Dibongkar PADANG, HARIANHALUAN.COM—Puluhan lapak pedagang di Pasar Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang dibongkar oleh petugas gabungan dari Pol-PP, TNI dan Polri. Hal itu dilakukan untuk merelokasi pedagang ke bangunan .
  • Selasa, 31 Januari 2017 - 11:24:57 WIB

    Lapak PKL Depan Telkom Dibongkar

    PADANG, HALUAN - Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di depan kantor Telkom jalan Padang Baru Kecamatan Padang Utara dibongkar habis oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (30/1) pagi. .
  • Kamis, 24 November 2016 - 01:00:44 WIB
    DITEMPATI 30 PEDAGANG PANTAI

    Lapak Ikan Selesai Awal 2017

    PADANG, HALUAN — Jika tidak ada kendala, pada awal tahun 2017 lapak ikan permanen yang representatif di Pantai Padang akan selesai dibangun. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Zalbadri pada H.
  • Selasa, 06 September 2016 - 03:45:54 WIB
    PASAR BELIMBING BELUM DIBENAHI

    244 Pedagang Tempati Lapak Seadanya

    PADANG, HALUAN — Sejak berdiri tahun 1995 Pasar Belim­bing yang beralamat di Jl. Apel Raya Belimbing Padang, Su­matera Barat belum mengalami pembe­nahan. Sebanyak 244 pe­dagang masih berjualan dengan kondisi lapak yang .
  • Kamis, 25 Agustus 2016 - 14:02:02 WIB
    250 GEROBAK DIBAGIKAN PADA PEDAGANG

    Pembongkaran Lapak Jalan Samudera Tuntas

    Pembongkaran Lapak Jalan Samudera Tuntas PADANG, HALUAN — Pem­bongkaran lapak-lapak di Jalan Samudera Pantai Padang ditun­taskan Rabu (24/8). Dipastikan, tidak ada lagi bangunan yang meng­halangi pemandangan ke laut lepas..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]