KORBAN ALUMNI FT UNP

Iluni FT UNP Sesalkan Pemukulan Guru SMK


Sabtu, 13 Agustus 2016 - 05:06:13 WIB
Iluni FT UNP Sesalkan Pemukulan Guru SMK Ketua DPP Iluni FT UNP Drs Armon Bahar.

PADANG, HALUAN — Aksi pemukulan dan pengeroyokan guru SMK 2 Makassar oleh orang tua siswa dan anaknya hingga berdarah-darah menggemparkan dunia pendidikan. Kejadian tragis yang dialami Drs Dasrul (52), lulusan Prodi Bangunan Fakultas Teknik UNP/IKIP Padang tahun 1984 itu sangat disesalkan oleh DPP Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (FT UNP) dan yang ada di berbagai provinsi di tanah air.

Ketua DPP Iluni FT UNP Drs Armon Bahar mengatakan tin­dakan pemukulan dan pe­nge­­royokan oleh salah seorang siswa dan orang tuanya Adnan Ahmad itu telah mencoreng dunia pen­di­dikan. Tindakan seperti sangat ti­dak pantas. Apalagi korbannya ada­lah se­orang guru yang nota­be­ne telah diberikan amanah un­tuk men­didik dan mengajar sis­wa di sekolah oleh orang tua­nya.

“Kami sangat menyesalkan tindakan itu. Kita berharap aparat hukum dapat memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam hal ini pelaku perlu diberi efek jera dengan hukuman yang setim­pal,” kata Armon melalui rilis humas DPP Iluni FT UNP, Jumat (12/8) dari Batam.

Armon meminta kepada Das­rul agar tabah dan sabar dalam menghadapi masalah ini. DPP Iluni FT UNP, sebut Armon sangat berterima kasih dan haru melihat banyaknya tanggapan, kata prihatin dan atensi yang sangat tinggi dari belasan ribu alumni FT UNP dan UNP pada umumnya, baik secara langsung, melalui media sosial, hingga aksi unjuk rasa. “Aksi keprihatinan dari para siswa dan guru juga menunjukan bahwa tindakan pemukulan dan pengeroyokan itu sangat fatal kesalahannya,” kata Armon.

Jika dibutuhkan, tidak tertu­tup kemungkinan DPP Iluni FT UNP akan memberikan upaya advokasi terhadap Dasrul. Selan­jutnya, ada rencana pemben­tukan divisi advokasi dalam kepengurusan DPP Iluni FT UNP. “Melihat rentannya alumni menghadapi persoalan-per­soa­lan seperti, ada rencana pem­bentukan divisi advokasi. Hal ini akan dimasukan dalam Mu­nas DPP Iluni,” sebutnya.

Sekjen DPP Iluni FT UNP Drs Razali menambahkan bah­wa iluni sangat menyesalkan tin­dakan sewenang-wenang dari orangtua siswa terhadap guru Dasrul. “Semoga seluruh kom­ponen yang berwenang, dapat menentukan kebijakan, sikap maupun aturan, sehingga para guru dapat menjalankan tugas dan kewajibannya secara aman. Terhadap kasus ini, biar­lah penegak hukum yang me­mu­­tuskan siapa yang salah dan apa hukumannya,” kata Ra­zali sem­bari mengajak agar pa­ra alumni mendoakan agar Das­rul dapat segera pulih dan dapat melan­jutkan pengabdian­nya.

DPW Iluni FT UNP di ber­ba­gai provinsi di Indonesia, me­li­pu­ti Aceh, Sumbar, Riau, Kepri, Beng­kulu, DKI Jakarta dan Sula­we­si Selatan melalui se­jum­lah group WhatsApp (WA) sa­ngat mengutuk aksi tak terpuji ter­se­but.  Ketua DPW Provinsi Aceh Har­biyah Gani dan Sekre­taris Fery­naldi, MPd mengecam keras tin­dakan ke­kerasan yang dilaku­kan orang tua siswa ter­hadap gu­ru Dasrul. Hal serupa juga dinya­ta­kan oleh Ketua DPW Iluni FT UNP DKI Jakarta Drs Suprapto dan Se­kretarisnya Drs Apra Mi­tra. “Ini mencoreng dunia pendi­dikan. Jangan sam­pai teru­lang kembali di Tanah Air. Ka­re­na itu penegak hukum dan pe­me­rintah perlu belajar banyak da­ri kasus ini dan me­ngam­bil tin­dakan dan formulasi yang te­pat,” kata Apra Mitra yang menjabat se­bagai Kepala SM­KN 12 Beka­si. (h/rel)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]