UNGKAP TESTIMONI FREDDY

BNN Telusuri Nusakambangan


Sabtu, 13 Agustus 2016 - 05:10:27 WIB
BNN Telusuri Nusakambangan

CILACAP, HALUAN  — Tim Badan Narkotika Na­sional (BNN) berada di Pu­lau Nusa­kambangan, Cila­cap, Jawa Tengah, untuk mencari data dan fakta ter­kait testimoni gembong narkoba Freddy Budiman kepada Koordi­nator KontraS Haris Azhar. BNN bekerja keras mencari apakah benar ada keterliba­tan penegak hukum, khusus­nya oknum di BNN, dalam bisnis narkoba.

Ketika ditanya sudah sejauh mana temuan yang didapat, Inspektorat BNN Setyo Raharjo mengatakan belum bisa menyampaikan ke publik. Pihaknya masih bekerja.

“Jadi kita masih bekerja ya, jadi informasi belum bisa disampaikan, setelah ini nanti bisa disampaikan bi­dang humas saja,” kata Setyo kepada wartawan sambil menuju ke dalam mobilnya, Jumat (12/8). Tim dari BNN pusat tiba di Dermaga Wija­yapura, Cilacap, sekitar pu­kul 08.17 WIB dengan meng­­gunakan dua mobil.

Di antara rombongan terlihat Kepala BNN Kabupaten Cilacap AKBP Edi Santosa, Ke­pala Seksi Pemberantasan BNNK Cilacap Kompol Trasmaka, Ke­pala Seksi Pemberantasan BNN Kota Tegal AKP Anung Suyadi yang pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Cilacap dan Tiga auditor dari BNN pusat. Setelah didata mereka langsung menuju ke Lapas Batu, Pulau Nusakambangan.

Rombongan baru keluar dari Dermaga Wijayapura sekitar pu­kul 16.22 WIB. Menurut Setyo pencarian informasi ini baru sebatas mencari keterangan. Baik kepada petugas Lapas, juga hal-hal terkait lainnya. Termasuk satu di antaranya buku tamu yang di sebutkan oleh Mantan Kalapas Batu saat Freddy berada di sana, Alberty Sitinjak.

“Semua yang terkait dengan itu kita cari informasinya,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam satu hari ini pihaknya sudah cukup men­cari informasi terkait dengan hal tersebut di Lapas Batu. Maka dari itu, pihaknya tidak akan datang lagi untuk mencari inf­ormasi.

“Sudah, enggak, selesai, cukup,” ucapnya.

Sementara menurut Kepala BNN Kabupaten Cilacap Edy Santosa yang sempat men­dam­pingi Tim dari BNN Pusat me­ngatakan jika kedatangannya bersama Tim dari BNN pusat ke Nusakambangan hanya untuk melakukan klarifikasi. Namun, pihaknya enggan menyebutkan secara rinci berapa jumlah petugas Lapas yang dimintai keterangan.

“Untuk Klarifikasi, kurang lebih seperti itu (pengecekan sipir),” ujarnya.

Kedatangan mereka untuk mencari sejumlah keterangan dan bukti terkait testimoni gembong narkoba Freddy Budiman yang telah menjalani eksekusi mati tahap III pada Jumat (29/7) lalu terkait aliran dana atas bisnis narkoba yang mencapai ratusan miliar rupiah ke penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnisnya tersebut.

Untuk mendalami kebenaran terkait pernyataan Freddy yang sudah dieksekusi mati ini, BNN melakukan pencarian informasi. Bahkan, dari informasi yang didapat pada Senin (15/8) besok Tim pencari fakta dari Polri, TNI, Kompolnas dan BNN akan datang ke Lapas Batu Nusakambangan.

Gembong narkoba Freddy Budiman mulai masuk ke Lapas Nusakambangan pada tahun 2013 karena masih mengendalikan bisnis haramnya di Lapas Cipi­nang. Bahkan Freddy masih ber­usaha mengendalikan jaringan­nya saat berada di dalam Lapas Nusakambangan yang akhirnya membuat dirinya menjalani ekse­kusi mati. (h/dtc)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 16 Februari 2020 - 09:15:44 WIB

    Masuk Serious Crime, BNN Ajak ASN Perangi Narkoba

    Masuk Serious Crime, BNN Ajak ASN Perangi Narkoba JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Selain kabar bohong atau hoaks dan tindakan korupsi, penyalahgunaan narkotika juga termasuk dalam serious crime. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN), mengajak masyarakat, terutama Aparatur.
  • Jumat, 22 November 2019 - 19:13:26 WIB

    Istana Tolak Wacana Komisi III Bubarkan BNN

    Istana Tolak Wacana Komisi III Bubarkan BNN JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menolak wacana pembubaran Badan Narkotika Nasional (BNN) yang disuarakan oleh Komisi III DPR. Indonesia dianggap masih memerlukan peran BNN dalam memberantas narko.
  • Kamis, 21 November 2019 - 20:58:07 WIB

    Masinton Minta BNN Dibubarkan, Ada Apa Ya?

    Masinton Minta BNN Dibubarkan, Ada Apa Ya? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu mempertanyakan peran Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas narkoba di Indonesia dan meminta agar BNN dibubarkan saja. Kepala BNN Komjen Heru Wi.
  • Sabtu, 22 Juni 2019 - 21:38:26 WIB

    Survei BNN: 2,3 Juta Pelajar Konsumsi Narkoba

    Survei BNN: 2,3 Juta Pelajar Konsumsi Narkoba JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Survei dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan 2,3 juta pelajar atau mahasiswa di Indonesia pernah mengonsumsi narkotika. Angka itu setara.
  • Selasa, 09 Agustus 2016 - 03:48:03 WIB

    BNN Serius Usut ‘Kicauan’ Freddy

    BNN Serius Usut ‘Kicauan’ Freddy JAKARTA, HALUAN — Kepala Badan Nar­kotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengatakan pemanggilan mantan Kepala Lembaga Pe­masyarakatan Nu­sakambangan Liberty Sitinjak adalah wujud keseriusan lembaga ini dalam mengu.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]