Angka Perceraian di Pekanbaru Tinggi


Senin, 15 Agustus 2016 - 05:04:55 WIB
Angka Perceraian di Pekanbaru Tinggi Ilustrasi.

PEKANBARU, Haluan — Seiring angka pernikahan yang tinggi, tingkat perceraian di Pekanbaru juga meningkat. Bahkan angka perceraian di Ibu Kota Provinsi Riau ini sudah masuk kategori mengkha­watirkan.

Hal itu disampaikan Kepala Kemenag Pekanbaru, Edwar S Umar. Digambarkan Edwar perbandingan pernikahan dan perceraian di Pekanbaru yakni 60/40. Maksudnya 60 persen pernikahan maka 40 persen perceraian. Dengan rata-rata perceraian terjadi setelah 10 tahun be­rumah­tangga. Edwar menyampaikan, setidaknya ada tiga faktor yang membuat tingkat perceraian begitu tinggi di Pekan­baru. “Ada tiga faktor penyebab tingginya angka perceraian, pertama ikut campurnya orang tua, ekonomi, dan minimnya penge­tahuan soal pernikahan,” sebutnya.

Ikut campurnya orang tua yang dimak­sud Edwar, ada dua pandangan yang berbeda yang terjadi antara mertua dan menantu. Orang tua menilai ikut campur dalam urusan pernikahan anaknya ialah suatu hal yang wajar. Namun terkadang menantu tidak beranggapan demikian. Sehingga mulai muncul keretakan dalam biduk rumah tangga anaknya.

“Jadi sebenarnya bukan haram orang­tua masih turut campur dengan urusan anaknya yang sudah berkeluarga. Hanya saja setidaknya ada batasan. Maksudnya kalau ikut campur dalam hal untuk mem­bagi pengalaman atau memberi masukan yang memperkuat tidak apa. Yang masalah kalau ikut campurnya bukan di situ. Tetapi menantu juga semestinya tahu bahwa orangtua punya peran. Bukankan lebih baik berperahu dengan yang sudah berpengalaman dari pada mendayung sendiri. Apalagi kebanyakan sekarang beranggapan harus mandiri, tidak mau ada mertuanya ikut campur. Itu yang sekarang perlu diberi pemahanan,” ujarnya.  (h/bp)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]