Ketua PWI Tagih Janji Kapolres


Senin, 15 Agustus 2016 - 05:06:19 WIB

PADANG PANJANG, HALUAN — Peng­usutan kasus pengancaman terhadap wartawan di Kota Padang Panjang, terus bergulir. Kamis (11/8), penyidik Tipidter Polres Padang Panjang telah memeriksa dan memintai keterangan kepada saksi terakhir dari kalangan wartawan Metro Andalas (Metrans) Ricco Mahmudi.

Dari informasi yang di himpun Haluan, saksi harus menjawab puluhan pertanyaan penyidik terkait kasus ancaman wartawan khususnya ancaman terhadap Paul Hendri, juga salah seorang Wartawan Metrans, yang bertugas di Kota Padang Panjang.

Dalam pemeriksaan saksi tersebut, tidak luput dari pantauan Ketua PWI Padang Panjang Syamsoedarman, yang hadir di setiap pemeriksaan saksi-saksi dari pihak wartawan.

“Saya tidak ingin kasus pengancaman ini terhenti, sebelum pelaku pengancaman ini ditangkap. Saya akan pantau di setiap pengembangan kasus. Selain itu, saya juga akan menuntut  janji Kapolres Padang Panjang AKBP Heru Yulianto, akan beru­paya keras untuk mengungkap pelaku pengancaman hingga ke Bareskrim Mabes Polri,” tegas Syamsoedarman.

Sementara itu, saksi yang diperiksa penyidik Ricco Mahmudi, meng­ungkap­kan, selama diperiksa, penyidik lebih memfokuskan pertanyaan terhadap peng­ancaman yang dialami oleh Paul Hendri dan pemberitaan terkait istri Wali Kota Padang Panjang Maria Veronika, sebagai saksi dari kasus Dugaan Korupsi Anggaran Dasar Rumah Tangga, di Rumah Dinas Walikota Padang Panjang,  yang hingga saat ini masih dalam proses penyidikan.

“Saya telah berikan keterangan sesuai dengan apa yang saya ketahui. Sebanyak 46 pertanyaan saya jawab dalam waktu dua jam pemeriksaan. Jelas dalam kasus ini saya juga berharap penydik dapat meng­ungkap pelaku pengancaman.  Penganca­man terhadap wartawan itu, tidak hanya terjadi di Padang Panjang saja. Namun, beberapa wartawan tewas di beberapa kota besar di Indonesia memang berawal dari pengancaman melalui SMS via telepon.  Kasus ini memang  sudah seharusnya manjadi atensi Polres Padang Panjang untuk segera diungkap,” sebut Ricco Mahmudi.  

Kanit Tipidter Azan Fujiyanto, sebelum­nya menyebutkan, setelah saksi-saksi dari wartawan diperiksa penyidik, pihaknya juga akan menghadirkan saksi baru dari pihak Pemko Padang Panjang, untuk dimintai keterangan terkait kasus peng­ancaman wartawan.

 “Saat ini kita terus melacak dan mendeteksi pengancaman melalui Telkom­sel ini. Pelacakan indentitas juga telah kita koordinasikan dengan pihak Telkomsel,” jelas Fuji.(h/mg-pis)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]