Masjid Tuo Kayu Jao, Situs Cagar Budaya Minim Sentuhan


Selasa, 16 Agustus 2016 - 03:24:09 WIB
Masjid Tuo Kayu Jao, Situs Cagar Budaya Minim Sentuhan KONDISI Masjid Tuo Kayu Jao sebagai salah satu situs cagar budaya yang masih mempertahankan bentuk keaslian bangunannya yang mencirikan penerapan falsafah adat Minangkabau Adat basandi Syara’-syara’ Basandi Kitabullah.

Arosuka, Haluan — Masjid Tuo Kayu Jao yang terletak di kenagarian Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia karena berdiri sejak tahun 1599M. Kondisi masjid tuo sampai saat ini masih berdiri megah, meski sudah beberapa kali direnovasi dan dijadikan cagar budaya oleh Pe­me­rintah Sumatera Barat.

Sayangnya, akses jalan menuju masjid tuo terkesan sederhana dan lokasi parkir juga kurang memadai. Pa­dahal, andai pemerintah me­nata sedikit lagi lokasi masjid tuo ini, maka diperkirakan ratusan ribu umat Islam akan mengunjungi Masjid Tuo ini sebagai lokasi wisata religius, seperti halnya Masjid Kubah Emas di Depok.

“Saya melihat pemerintah setengah hati mengelola mas­jid ini, padahal ini adalah aset wisata religi yang paling menjanjikan karena me­ngan­dung nilai sejarah yang ting­gi,” tutur Malin Mandaro (79) tokoh masyarakat setem­pat, Jum’at (12/8).

Pihaknya berharap agar Dinas Kebudayaan dan Pari­wisata Kabupaten Solok dan Sumatera Barat, lebih menata lagi lokasi masjid tuo, yang telah masuk salah satu situs cagar budaya Sumatera Barat. Pria yang juga menjadi saksi hidup dan tau banyak me­ngenai sejarah masjid tuo ini, menyebutkan,  kalau pe­merintah menata dan mem­pelebar akses jalan lingkar di jorong Kayu Jao, maka di­pastikan Masjid Tuo ini akan selalu ramai dikunjungi dan ekonomi masyarakat sekitar juga akan lebih hidup.

Dijelaskan, pada puluhan tahun silam, masjid tuo Kayu Jao ini merupakan tempat penyebaran agama Islam. Tak hanya sebagai sarana ibadah dan dakwah, mesjid ini juga merupakan sarana belajar mengaji bagi masyarakat di kawasan Solok dan se­kitar­nya. “Semasa saya masih kecil, Masjid Tua Kayu Jao merupakan satu-satunya mas­jid di daerah Gunung Talang yang saya tau,” be­bernya.

Masjid ini dari dulu kata dia, tetap beratapkan ijuk dan bergonjong menyerupai ru­mah adat Minang. Sementara pada bangunan tersebut diba­ngun tanpa menggunakan paku dari besi, melainkan pakunya hanya menggunakan pasak kayu yang dibuat sede­mikian rupa. Sementara war­na cat masjid ini yang sebe­lumnya berwarna putih di­gan­ti menjadi coklat kehi­taman. 

“Keaslian Masjid Tuo sampai saat ini masih tetap terjaga, arsitekturnya sangat identik dengan masjid- masjid kuno di Nusantara,” ucapnya. (h/ndi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]