Narkoba Ancaman Serius


Selasa, 16 Agustus 2016 - 03:56:28 WIB

Narkoba sudah merupakan ancaman serius bagi bangsa ini. Pidana mati yang dijatuhkan pengadilan terhadap pengedar narkotika ini seakan tak membuat pelaku lainnya kecut. Hampir tiap hari media memberitakan pelaku narkoba ditangkap polisi. Ada yang terlibat sabu-sabu, ganja, ekstasi dan sebagainya.

Indonesia memang sudah darurat narko­ba. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) se­lama tahun 2015 terdapap 5,1 juta orang pengguna narkoba.  Sementara untuk Sumatera Barat sendiri, dari jumlah pen­duduk yang berumur 10 sampai dengan 59 tahun yakni 3.664.900 jiwa, terdapat 63.352 jiwa yang terkena narkoba.

Selama tahun 2015, jumlah penyalah­gu­na­an narkoba di Sumbar  tercatat 626 kasus. Pe­ngedar narkoba ini dengan dalih macam-ma­cam. Ada yang mengaku kesulitan eko­no­mi kemudian mencari jalan pintas dengan me­ngedarkan narkoba. Mengedarkan nar­ko­­ba ini memang cara mudah untuk men­da­pat­kan uang. Tapi perbuatan ini jelas dilarang Un­­dang Undang, karena sangat merusak bang­sa. Karena itu, narkoba tak boleh di­biar­kan menjangkiti masyarakat kita, harus di­be­rantas.

Kita jelas prihatin terhadap peningkatan kasus penyalahgunaan norkoba ini. Akan jadi apa generasi anak bangsa kita ini kalau sudah terjerembab ke dalam narkotika dan obat-obatan berbahaya.

Senin (15/8/2016) dini hari kemarin, polisi  berhasil menyita 16 kg ganja kering dari  seorang tersangka yang diduga sebagai pengedar . Pelaku adalah seorang karyawan penerbit buku berinisial DYS (32). Dia menjadi pengedar ganja yang beroperasi di wilayah Sumatera Barat.

Pelaku diringkis di Jalan Anggrek IX RT 03 RW 13 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Kototangah, Kota Padang. Kapolres Polresta Padang Kombes CHairul Azis  kepada sejumlah media mengatakan, tersangka sudah termasuk target pencarian selama 3 tahun belakangan.

Polisi menemukan daun ganja kering yang dibungkus dengan lakban kuning dan di­masukkan ke dalam sebuah koper di dalam le­mari dengan tujuan agar tidak diketahui petu­gas. Tersangka mengaku terpaksa mela­kukan hal itu, Karena dirinya terbelit eko­nomi. Hasil upah dari pekerjaan yang dite­ku­ni­nya tidak cukup untuk menutupi  biaya ke­hidupan  sehari-sehari. 

Kesulitan biaya hidup tentunya tak bisa dijadikan alasan untuk mengedarkan narko­ba. Selain bertentangan dengan hukum ne­gara, penyalahgunaan narkoba juga ber­ten­tangan dengan agama. Menggunakan, me­makai dan mengedarkan narkoba ini adalah pekerjaan haram.

Pemberantasan narkoba ini tak bisa ha­nya diserahkan kepada polisi atau aparat hu­kum saja. Keterlibatan masya­rakat sangat di­bu­tuhkan. Umumnya, pelaku-pelaku narko­ba berhasil diungkap berkat informasi dari masyarakat. Begitu merisaukannya perkem­ba­ngan narkoba ini di tengah-tengah masya­rakat kita, tentunya perlu dicari solusi untuk me­ngatasinya jangka panjang. Salah satunya dengan pendidikan dan penanaman nilai-nilai agama kepada anak.

Keluarga berperan penting untuk men­cegah anak-anak mereka untuk tidak terlibat dengan narkoba. Kemudian sekolah. Perlu ada buku-buku bacaan bagi anak-anak pada tingkat Sekola Dasar tentang bahaya nar­koba ini. Pelajaran yang mereka peroleh sedari kanak-kanak akan melekat di hati mereka hingga dewasa dan sampai tua.

Tentang bahaya narkoba ini, bisa juga di­titipkan pelajarannya kepada guru-guru aga­ma di sekolah bahwa penggunakan narkoba se­lain dilarang hukum megara juga agama. Pe­lakunya tidak hanya diganjar hukuman du­nia, tapi juga hukuman akhirat. ***

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 01 Juli 2019 - 22:11:40 WIB

    Jauhi Narkoba dekati Agama, Jadilah Masyarakat yang Cerdas

    Jauhi Narkoba dekati Agama,  Jadilah Masyarakat yang Cerdas Menurut Permenkes 917/Menkes/Per/X/1993, Obat (jadi) adalah sediaan atau paduan-paduan yang siap digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki secara fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosa, pencegahan.
  • Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:46:45 WIB

    Pecandu Narkoba Lapor Polisi

    Media massa di Sumatera Barat hampir tiap hari memberitakan tentang nar­kotika dan obat-obatan berbahaya. Nyaris tiap hari ada saja yang ditangkap, baik sebagai pengedar maupun pemakai. Nar­koba memang sudah menggerogoti s.
  • Sabtu, 08 Oktober 2016 - 02:56:11 WIB

    Bersihkan ‘Wakil Rakyat’ dari Narkoba

    Narkotika dan obat-obatan berbahaya (nar­koba) sudah masuk ke semua lapisan masyarakat. Penyebaran narkoba seperti sabu, ekstasi, ganja dan sebagainya makin merisaukan. Pelakunya bukan hanya kala­ngan biasa saja, tapi hamp.
  • Sabtu, 01 Oktober 2016 - 03:25:28 WIB

    Bongkar Bisnis Narkoba di LP

    Bisnis narkotika dan obat-obatan berba­ha­ya (narkoba) yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyaratan (LP) seperti menjadi hal yang biasa. Sudah banyak terungkap oknum sipir maupun narapidana yang terlibat bisnis dan pem.
  • Kamis, 25 Agustus 2016 - 04:27:15 WIB

    Sanksi Sosial Tersangka Narkoba

    Selama ini tersangka pelaku narkoba yang ditangkap polisi wajahnya ditutup de­ngan sebo. Alasan penutupan wajah de­ngan sebo bagi tersangka narkoba ini karena azas praduga tidak bersalah. Para tersangka dianggap tidak boleh.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]