Putera LPK Kembali Rebut Kalpataru


Selasa, 16 Agustus 2016 - 04:01:11 WIB
Putera LPK Kembali Rebut Kalpataru Erwin Raih prestasi terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup di Limapuluh Kota. (ZUL)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Erwin (46) warga Jorong Sipingai, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, mengukir prestasi tingkat nasional, berhasil menggondol putera terbailk Kabupaten Limapuluh Kota di Bidang Pengelolaan dan Pelestarian Lingkungan Hidup. 

Kini yang bersangkutan berhak memperoleh peng­hargaan Plakat Kalpataru untuk Kategori Penyelamat Lingkungan  Hidup. Peng­hargaan yang disabet Erwin ini setingkat di bawah peng­hargaan di diterima Aiptu Al Aswandi tahun 2014 lalu. Penghargaan itu diterima Erwin dari Menteri Ke­hu­tanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya pada acara pe­ringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tingkat nasio­nal di Siak, (23/7).

Kepala Badan Ling­ku­ngan Hidup Kabupaten Lima­puluh Kota, Ambardi melalui Kasubid Konservasi Sumber­daya Air dan Kea­ne­kara­gaman Hayati Adi Warman, mengatakan hal itu kepada wartawan di Sari,lamak, Se­nin (15/8). Prestasi warga Sipingai itu, ujar Adi,  cukup membuat bangga kabupaten ini. Dedikasinya dalam bi­dang lingkungan hidup tidak bisa dianggap enteng.

”Kepeduliannya ter­hadap lingkungan hidup berawal dari keprihatinannya terhad­ap bukit yang bernama bukit Cintuak yang ada di kam­pungnya Jorong Sipingai yang  hanya ditumbuhi Ila­lang dan semak belukar. Akibat tidak ada pepohonan, menjadikan areal perbukitan tersebut gersang dan mem­buat warga sulit mendapatkan sumber air bersih,” ujar Adi Warman.

 Bukit tersebut tak hanya gersang melainkan senantiasa kering kerontang, areal per­bukitan itu juga sering ter­bakar setiap kali musim ke­marau. “Beranjak dari kon­disi yang memprihatinkan tersebut, Erwin berusaha menanami lahan itu seluas sekitar 1 hektar pada tahun 1996 lampau dengan tana­man karet,” sebut Adi.

Tak ayal, apa yang yang dilakukan Erwin cukup meng­gugah warga lainnya yang mempunyai lahan di areal perbukitan itu untuk ikut melakukan hal serupa. Warga lain juga berbondong-bondong menanami lahannya dengan karet. Bahkan dalam perjalanan waktu, mereka bisa bersatu dalam wadah Kelompok Tani Johor Baru.

 Sehingga bukit yang dulu kosong melompong dan ada arti, kini sudah menghijau oleh berbagai jenis tanaman dan pepohonan. Bahkan di­perkirakan tidak kurang dari 350 hektar areal masyarakat di lokasi yang dulu kritis itu menjadi lahan perkebunan yang memberikan dampak positif terhadap pere­kono­mian dan lingkungan hidup.

 Ternyata lahan yang su­dah ditanami Erwin beserta kelompok tani dan ma­syara­kat sejak tahun 1996 sampai tahun 2016 sudah mencapai 350 hektare. Semua itu Er­win lah motivatornya. Apa yang dila­kukan Erwin, meng­­gugah pe­me­rintah melalui Kementerian Ling­kungan Hidup dan Ke­hutanan mem­berikan peng­hargaan Pl. (h/zkf)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]