Pessel Lahirkan Perda Orgen Tunggal Dilarang Malam Hari


Selasa, 16 Agustus 2016 - 11:23:07 WIB
Pessel Lahirkan Perda Orgen Tunggal Dilarang Malam Hari Ilustrasi.

PAINAN, HALUAN — Bupati Pessel H Hendrajoni mengharapkan masyarakat untuk dapat mentaati Perda yang sudah dibuat oleh pemerintah. Perda dimaksudkan menghindari berbagai dampak negatif yang dapat merusak lingkungan serta membuat masyarakat  merasa aman dan nyaman.

Kepala Satuan Polisi Pa­mong Praja Hasrial Amri menjelaskan, Pemda Pessel saat ini tengah menso­siali­sasikan Peraturan Daerah ( Per­da ) No 1 tahun 2016 ten­tang ketertiban umum me­larang aktifitas orgen tunggal dimalam hari mulai dari jam 18.00 wib. “Setelah enam bu­lan nanti akan dilakukan pe­ner­tibannya , bagi pelang­gar­nya akan mendapat saksi yang tegas sesuai dengan ke­tentuan peraturan daerah,” ujar­nya kepada Haluan, Senin kemarin.

Dikatakan, Perda No 1 tahun 2016 tersebut meru­pakan yang perdana masa kepemimpinan H Hendrajoni sebagai bupati Pessel. Hal ini jelas akan memberikan dam­pak positif terhadap ke­hi­du­pan masyarakat,bahkan di­sam­but antusias oleh ma­sya­rakat Pesisir Selatan. Selama ini aktifitas orgen tunggal be­roperasi di malam hari mem­buat masyarakat risih, tergang­gu dan merasa tidak nyaman.

Hasrial Amri menyatakan dalam Perda no 1 tahun 2016 tersebut, bagi pelanggar akan dikenakan sangsi pidana ku­ra­ngan selama 3 bulan atau den­da sebesar Rp 10 juta. Ke­giatan Orgen Tunggal ini hanya diperboleh untuk ke­gia­tan pemerintah dalam me­nyam­but hari besar. Bu­kan un­tuk umum. “Kepada masya­ra­kat mulai dini tidak dibo­leh­kan memafaatkan or­gen tung­gal dimalam hari. Pasal­nya jelas mengangu terhadap ling­kungan masya­rakat, apa­la­­gi malam me­rupakan waktu be­ris­tirahat setelah menja­lan­kan aktifitas di siang hari. Aki­bat sese­orang meng­guna­kan or­gen tunggal, namun orang lain di rugikan (ter­ganggu) oleh bunyian orgen tung­gal terse­but, bahkan ba­nyak dampak negatifnya,” je­las­nya.

Selain itu juga, masyarakat yang tengah melaksanakan pesta pernikahan dihimbau agar tidak menutup badan jalan. Kecuali ada izin dari pihak yang berwenang. “Pe­nu­tupan badan jalan serta mengalihkan lalu lintas ke­pada jalan alternatif lainnya, jelas mengangu kelancaran lalu lintas serta rawan terhadap kecelakaan,” katanya. (h/mjn)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]