Masa PKKMB UNP Tolak Perpeloncoan


Selasa, 16 Agustus 2016 - 11:41:35 WIB
Masa PKKMB UNP Tolak Perpeloncoan Logo UNP

PADANG, HALUAN — Sekitar 7.000 mahasiswa baru (Maba) program sar­jana dan diploma Universitas Negeri Padang (UNP), akan melaksanakan masa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Kamis-Jumat (18-19 Agustus) nanti. Kegiatan yang bertujuan untuk mem­perkenalkan kehidupan kampus bagi Maba ini, akan disebar pelaksanaannya pada delapan fakultas yang ada di UNP.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNP, Azhari Suwir, mengatakan bahwa dengan adanya perbedaan nuansa akademik di perguruan tinggi, Maba sangat membutuhkan PKKMB ini.

“Harapannya, mereka dapat beradaptasi di kampus sehingga lancar kegiatan akademiknya. Juga menjunjung tinggi nilai-nilai akademik,” ujar Azhari, Senin (15/8) kepada Haluan di ruang kerjanya.

Kegiatan yang akan dibuka langsung oleh rektor ini, akan dikemas dalam metode ceramah, tanya jawab, dialog interaktif, diskusi, dan simulasi.

“Mahasiswa berprestasi di masing-masing fakultas juga kita libatkan kali ini. Harapannya, mereka bisa menceritakan bagaimana pencapaian prestasi yang didapat untuk menumbuhkan semangat para Maba,” tambah Azhari.

Azhari juga menginginkan tidak adanya kejadian perploncoan pada kegiatan ini dari mahasiswa seniora pada Maba.

“Hindari pelanggaran hak asasi manusia, jangan sampai ada pemaksaan kehendak. Kampus bukan tempat untuk itu, ini dunia akademis,” tegasnya. Jika ada ditemukan pelanggaran-pelanggaran, akan diberikan sanksi sesuai ringan dan beratnya hal yang dilanggar.

Secara garis besar, jelas Azhari, tidak ada perbedaan begitu mendasar terkait pelaksanaan PKKMB dengan tahun sebelumnya. Selain dosen, mahasiswa yang aktif sebagai pengurus organisasi juga dilibatkan sebagai panitia di tingkat fakultas dan komisi disiplin. Sedangkan untuk Unit Kegiatan (UK) Mahasiswa, sedang diusahakan adanya waktu untuk pengenalan UK mereka di saat PKKMB kali ini.

Terkait hal ini, Fitri Aziza, pengurus aktif organisasi Surat Kabar Kampus Ganto UNP, berharap pihak kampus memang mengadakan kesempatan bagi ormawa dan UK tersebut. “Selama ini, ormawa dan UK hanya bisa mengenalkan diri saat pengembangan minat bakat di tingkat fakultas. Bukan pada acara tingkat universitas seperti PKKMB,” kata Fitri.

Saat ini, tambah Fitri, melalui pihak Badan Eksekutif Mahasiswa, ormawa dan UK juga giat meminta pada pihak rektorat untuk benar-benar memberikan waktu bagi mereka. Sehingga, pengurus ormawa dan UK tidak hanya jadi komisi disiplin saja. (h/mg-uje)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]