KELAPA TUA LANGKA, TAUKE BORONG KELAPA MUDA

Pemkab Pasaman Mesti Benahi Tata Niaga Kelapa


Kamis, 18 Agustus 2016 - 03:30:22 WIB
Pemkab Pasaman Mesti Benahi Tata Niaga Kelapa Ana­lis Ekonomi Financeroll In­do­nesia dan Staf Ahli Eko­nomi di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KE­IN), Ronny P. Sasmita

PASAMAN, HALUAN — Disimpulkan dari berita Haluan, Senin (15/8), tauke kelapa di Pasaman membeli kelapa muda dari petani setempat dalam jumlah banyak dan dengan harga mahal untuk dijual ke pabrik minuman di Pekanbaru. Dengan demikian, persediaan kelapa tua di kabupaten itu tak mencukupi kebutuhan masyarakat karena petani kelapa memanen kelapa muda. Akibatnya, pedagang santan yang bergantung kepada persediaan kelapa tua, banyak yang tutup usaha. Dampak lainnya, harga santan mahal, yakni Rp15 ribu per kg sehingga ibu rumah tangga mengeluhkannya.

Menanggapi hal itu, ana­lis ekonomi Financeroll In­do­nesia dan staf ahli eko­nomi di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KE­IN), Ronny P. Sasmita me­ngu­tarakan, Pemkab Pasa­man sebaiknya mendorong terbentuknya keseimbangan pasar kelapa tua, yakni kese­imbangan persediaan de­ngan permintaan agar harga kembali normal.

“Pemkab juga mesti men­­do­rong para pelaku pa­sar kelapa untuk menda­tangkan persediaan lebih banyak. Pemkab bisa bekerja sama dengan daerah-daerah kantong kelapa yang kele­bihan pasokan. Dengan de­mi­kian, tidak terjadi kelang­kaan kelapa tua lebih lanjut,” ujar Ronny saat dihubungi Haluan melalui pesan Whats­App, Rabu (17/8).

Dari fenomena kelang­kaan kelapa tua di Pasaman, Ronny melihat bahwa masa­lah itu sederhana. Ia menga­takan, jumlah masyarakat Sumbar yang mengonsumsi kelapa tua jauh lebih besar karena rata-rata kandungan santan masakan orang Sum­bar lebih besar daripada masyarakat lain. Jadi, jangan sampai terjadi kelangkaan kelapa tua karena tingkat kebutuhan masyarakat terha­dap kelapa tua cukup tinggi.

“Jangan sampai Pemkab Pa­saman sengaja mem­biar­kan situasi seperti ini untuk ke­untungan pihak-pihak ter­tentu,” ujar pria asal Agam itu.

Saat ditanya, perlukah Pemerintahan Kabupaten Pasaman membuat Peraturan Daerah (Perda) untuk me­nga­tur masalah itu, Ronny menjawab, tak perlu dengan Perda, tapi cukup dengan aturan teknis dinas terkait.

“Jika perlu diadakan ope­­­rasi pasar terbuka. Dinas terkait atau BUMD yang ditunjuk mendatangkan per­­sediaan kelapa tua dari daerah lain dan menjual secara masif dengan harga yang terjangkau di titik-titik yang terkena kelangkaan kelapa tua. Lakukan hal itu sampai aktor-aktor lain juga ikut menurunkan harga, sam­pai harga kembali nor­mal. Jika aktor-aktor itu tak menurunkan harga kelapa tuanya, kelapanya tak akan dilirik pasar,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pem­kab Pasaman juga harus me­mas­tikan tak ada monopoli stok atau yang menumpuk stok. Dengan kata lain, pem­kab harus membenahi tata niaga kelapa di daerahnya agar harga tak ditentukan secara sepihak oleh pemilik pasokan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perda­gangan, dan Koperasi Pem­kab Pasaman, Anwir Salam mengatakan, saat ini paso­kan kelapa tua di kabupaten itu mulai lancar. Pihaknya menyetop penjualan kelapa muda dalam jumlah besar meski aturan untuk mengon­trol penjualan kelapa dalam jumlah besar itu tidak ada.

Hal itu disampaikannya usai jumpa pers selepas upa­cara HUT RI di kantor bupati setempat. Menurut Anwir, se­jumlah usaha penjualan san­tan murni tutup karena mo­dal seret, bukan karena pe­dagang santan di daerah itu kekurangan pasokan ke­lapa tua, seperti pantauan war­tawan Haluan di Pasaman ke sejumlah pedagang santan.

Pada berita di Haluan sebelumnya disebutkan, pasokan kelapa tua di kabu­paten itu berkurang sejak sepekan sebelum Lebaran. Hal itu disebabkan oleh di­borongnya kelapa muda oleh para tauke. Tauke me­ma­sok kelapa muda untuk kebutuhan pabrik minuman di Pekanbaru, seperti pabrik minuman nata de coco. Tau­ke membeli kelapa muda ke­pada petani dengan harga yang tinggi, yakni Rp10 ribu per­ buah. (h/dib)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 Juli 2020 - 19:43:18 WIB

    Bank Nagari Sosialisasikan Penerapan NVA, E-retribusi, SP2D Online, dan Smart Tax Solution ke Pemkab Padang Pariaman

    Bank Nagari Sosialisasikan Penerapan NVA, E-retribusi, SP2D Online, dan Smart Tax Solution ke Pemkab Padang Pariaman HARIANHALUAN.COM - Bank Nagari mensosialisasikan penerapan Nagari Virtual Account (NVA), e-retribusi, SP2D online, dan smart tax solution kepada jajaran pejabat Pemkab Padang Pariaman, di Kantor Pusat bank Nagari Jl Pemuda N.
  • Senin, 13 April 2020 - 15:41:35 WIB

    Terdampak Covid-19, Kadin Pasaman Minta Pemkab Selamatkan Pelaku UMKM

    Terdampak Covid-19, Kadin Pasaman Minta Pemkab Selamatkan Pelaku UMKM PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meminta pihak pemerintah kabupaten setempat segera menyelamatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang turut t.
  • Senin, 13 April 2020 - 15:17:18 WIB

    Pemkab Sijunjung Dapat Bantuan Sejumlah APD dari PT BPSJ

    Pemkab Sijunjung Dapat Bantuan Sejumlah APD dari PT BPSJ SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - PT Bina Pratama Sakato Jaya (BPSJ) peduli Covid 19, menyumbangkan alat pelindung diri (APD) kepada Pemkab Sijunjung yang diterima langsung oleh Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin didampingi Sekda da.
  • Rabu, 21 September 2016 - 02:23:10 WIB

    Pemkab Padang Pariaman Bangun Pabrik Mini Cokelat

    PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pem­kab Padang Pariaman melalui Dinas Ko­perindag ESDM membangun pabrik mini cokelat di Korong Ambung Kapur, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Kepala Dinas Koperindag ESDM, .
  • Selasa, 16 Agustus 2016 - 03:49:03 WIB
    BANK NAGARI PEDULI PENDIDIKAN

    Rp85 Juta Diberikan kepada Pemkab Pasaman

    Rp85 Juta Diberikan kepada Pemkab Pasaman PASAMAN, HALUAN — Pada tahun ini, Bank Nagari memberikan Rp85 juta dana pertanggungjawaban social (CSR) di Kabu­paten Pasaman. Kepala Cabang Bank Nagari Cabang Lubuksikaping, Hardi Putra menga­takan, dana itu untuk bidang.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]