Angkat Besi Masuk Latihan Taktik dan Strategi


Kamis, 18 Agustus 2016 - 03:42:09 WIB

PADANG, HALUAN — Atlet angkat besi Sumatera Barat terus mematangkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Bandung, Jawa Barat pada bulan September mendatang. Target meraih medali emas menambah semangat para atlet untuk berlatih.

Saat ini, para atlet angkat berat Sumbar, rutin melaksanakan latihan di komplek Semen Padang setip hari. Kini masa persiapan sudah masuk pada taktik dan strategi bertanding.”Untuk latihan kami intenskan dua kali sehari. Kalau try out kami sudah lakukan beberapa bulan yang lalu,”ujar Pelatih Angkat Berat Sumbar, Nanda, ke­marin.

Menurut Nanda di PON mendatang dua orang atlet putrinya yaitu Lisa yang turun di kelas 47 kg dan Sandra pada kelas 52 kg berpeluang besar untuk meraih me­da­li.”Peluang mereka cukup besar untuk meraih emas. Khusus Lisa di Pra PON dia turun di kelas 52 kg tapi tetap berhasil meraih medali. Namun demikian, bukan berarti atlet lain tidak memiliki peluang. Setiap atlet akan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka di PON,” katanya.

Nanda menyebut Lampung sebagai salah satu saingan terberat atletnya untuk mem­peroleh medali. Selain itu juga ada Ka­limantan Timur yang mempersiapkan atlet­nya dengan sangat serius, baik dari segi fasilitas maupun dukungan dari KONI daeranya yang langsung menggelar TC Penuh beberapa saat setelah mengikuti Pra PON. ”Dari segi waktu, kedua daerah itu lebih matang persiapannya dari kami. Harus diakui, Sumbar cukup ketinggalan dari segi mempersiapkan atletnya,” jelas Nanda.

Untuk perlengkapan bertanding, Nanda menyebut para atletnya sudah menerima sebagian perlengkapan bertandingan. Namun, masih ada beberapa perlengkapan bertanding yang belum diterima.”Untuk yang sudah diterima itu, seperti sepatu dan ikat pinggang, sementara yang lain masih belum kami terima,” katanya.

Nanda juga menyampaikan harapannya terhadap KONI Sumbar untuk bisa mem­berikan perhatian lebih terhadap para atletnya. Bagaimanapun, atlet angkat berat membutuhkan asupan kalori paling besar karena atlenya termasuk yang paling mem­butuhkan energi besar. ”Kalau bisa jangan disamakan saja (pembiayaan atlet). Karena ada cabang olahraga yang sangat mem­butuhkan asupan gizi besar, seperti angkat berat ini,” pungkas Nanda.(h/san)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]