PEGAWAI LAPAS SOLOK DITANGKAP

Dor..!!! Pengedar Ganja Bertekuk Lutut


Kamis, 18 Agustus 2016 - 04:30:11 WIB
Dor..!!! Pengedar Ganja Bertekuk Lutut Kapolres Pasbar AKBP. Djoko Ananto, S.IK di dampinggi Kasat Narkoba AKP Antonius Dachi dan Kasat Intelkam AKP Muzhendra dengan 11 KG barang Bukti ganja kering dan Pelaku di Mapolres Pasbar.

PASBAR, HALUAN – Sejumlah Resort Kepolisian di jajaran Polda Sumbar, sepertinya tengah ‘panen’ ganja. Selain Polres Pasaman Barat yang kembali berhasil meringkus dua orang pengedar ganja, pada Rabu (17/8) dinihari, jajaran Polres Solok Kota juga berhasil menangkap Das (36), seorang pegawai Lapas kelas II B Solok, Selasa (16/8) sekitar pukul 02.00 WIB, terkait kasus yang sama.

Dua tersangka yang ber­hasil diringkus petugas di Pasbar itu masing-masingnya “P”(19) dan “T” (20). Kedua­nya ditangkap sekitar jam 01.30 WIB, saat akan bertran­saksi di Air Balam Kec. Ranah Batahan, Pasbar Rabu (17/8).

Kapolres Pasbar, AKBP Djoko Ananto, S.IK didam­pingi Kasat Intel, AKP Muz­hen­dra dan Kasat narkoba AKP Antonius Dachi, membe­nar­kan peristiwa tersebut. Dika­takan, tersangka “P” yang merupakan warga Air Bangis kecama­tan Sungai Beremas, merupa­kan pelajar SMA di Pasbar.

Saat penyergapan, “T” terpaksa dilumpuhkan petugas dengan senjata api, setelah sebelumnya sempat diberikan tembakan peringatan. “T” yang sempat memberikan per­la­wanan dan berusaha untuk melarikan diri dari sergapan petugas, akhirnya bertekuk lutut dan pasrah begitu dige­landang petugas.

Dari tangan kedua penge­dar daun haram itu, Polres Pasbar mengamankan barang bukti berupa 11 kilogram ganja, satu unit sepeda motor Vario tanpa nomor polisi dan satu unit HP merek Nokia.

“Kedua pengedar sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini sedang diperiksa secara intensif untuk mela­kukan pengembangan” ujar Kapolres.

Edarkan Ganja di Lapas

Sementara dari Solok dila­porkan, Das yang ditangkap di depan rumah dinas Walikota Solok Kelurahan Laing, atau lebih kurang sekitar 2 Km dari Polres Solok Kota itu, keda­patan membawa dan memiliki 58,91 gram ganja kering siap edar.

Kasat Narkoba Polres So­lok Kota AKP Afrides Roema mengatakan, penangkapan terhadap pegawai Lapas kelas II B Solok itu, berawal dari laporan masyarakat tentang aktifitas tersangka yang didu­ga sering membawa barang haram itu untuk dikonsumsi dan diedarkan di Lapas Solok.

“Tersangka ditangkap se­pulang dari Selayo, usai men­jemput ganja dari tempat rekannya. Informasi yang kita dapat, tersangka memang biasa keluar malam untuk menjemput barang haram itu dan selanjutnya dibawa ke Lapas,” kata Afrides kepada Haluan, Selasa (16/8).

Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya, Rabu (17/8), membenarkan pihaknya telah menangkap oknum pegawai Lapas Solok terkait kasus kepemilikan ganja. Dari penelusuran ang­go­tanya, ganja tersebut akan dikomsumsi dan diedarkan di Lapas.

Sementara terkait penang­kapan terhadap pengedar 16 kg ganja yang ditangkap jaja­ran Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang, Senin (15/8), hingga kini polisi masih terus melakukan pengembangan. “Masih terus diselidiki, ter­masuk jaringan tersangka,” kata Kasat Narkoba Polresta Padang, Kompol Daeng Rah­man, Rabu (17/8).

Sementara, Pimpinan Peru­sahaan Erlangga Jasrul menyebutkan, tersangka YDS yang terlibat dalam penge­daran narkoba sudah lama berhenti dari perusahaannya. Dia sama sekali tidak menge­t­ahui perbuatan yang dilaku­kan oleh mantan karyawan­nya itu selama ini.

Disebutkannya, YDS me­mang bekerja di perusahaan Erlangga sebagai office boy 10 tahun yang lalu, namun pada April 2016, dia sudah mengundurkan diri dari pe­ker­jaannya. “Kami tidak pernah curiga kepada YDS, karena ia baik kepada semua orang dan bertanggung jawab ter­hadap pekerjaannya,” im­buhnya. (h/mg-idn/alf/mg-ina)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]