BBPOM Padang Sita Puluhan Ribu Susu Non Halal


Kamis, 18 Agustus 2016 - 10:52:31 WIB
BBPOM Padang Sita Puluhan Ribu Susu Non Halal KEPALA BBPOM--Kepala BBPOM Padang Zulkifli memperlihatkan produk susu Diamond yang ditemukan ada label non halal di Kantor BBPOM, Kamis (11/8). BBPOM berhasil mengamankan sebanyak 788 dus produk tersebut. JEFRI RAJIF
PADANG, HALUAN—Mendapati laporan dari Dinas Kesehatan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan tentang beredarnya susu kental kalengan berlabel non halal di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang langsung turun ke lapangan untuk melakukan tinjauan dan pengamanan pada Kamis (11/8).
 
Tim BBPOM menindaklanjuti temuan ini di 4 kabupaten/kota, yaitu Padang, 50 Kota/Payakumbuh, Padang Panjang, dan Lubuk Basung. 
 
Kepala BBPOM Padang, Zulkifli, meyampaikan bahwa anggotanya mendatangi pihak-pihak yang menjadi distributor produk di empat kabupaten/kota tersebut. Hasilnya, ditemukan sebanyak 788 dus susu merek Diamond, dengan tiap dus ada 48 kaleng susu.
 
“Semuanya sekarang diamankan di sarang  distribusi supaya tidak beredar lagi. Temuan paling banyak di Lubuk Basung, yaitu 450 dus,” ujar Zulkifli, Selasa (16/8).
 
Kini, BBPOM melakukan pengamanan di tempat dengan melakukan penyegelan sebagai tanda produk tersebut sedang dalam pengawasan. 
Tidak tertutup kemungkinan, tambah Zulkifli, susu tersebut masih beredar di pasar tradisional.
 
“Oleh karena itu, kita imbau masyarakat, khususnya yang muslim, untuk tidak mengonsumsi sementara produk tersebut. Karena adanya tulisan non halal,” ujarnya. 
 
Berdasarkan informasi oleh distributor, importir produk berasal dari Pekanbaru. Karenanya, BBPOM Padang berkoordinasi dengan BBPOM Pekanbaru untuk menindaklanjutinya. 
 
Berhubung yang jadi persoalan sekarang adanya kata non halal pada kemasan, Zulkifli menyayangkan ulah produsen yang menutup-nutupi ini.
 
“Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan, jika memang produk tersebut mengandung babi, harus dicantumkan gambar babi dan kata-kata ‘mengandung babi’ pada kemasan produknya. Bukannya tidak boleh dijual, tapi harus dicantumkan,"terangnya.
 
"Jangan sampai, pada kemasan yang diajukan pada BBPOM tidak ada, tapi pada kemasan yang disebar ke masyarakat ditemukan. Seperti kejadian sekarang, di tempat yang sulit dilihat pula. Itu salah,” tambah Zulkifli. 
 
Saat ini, untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan babi dalam susu tersebut, pihak BBPOM Padang bekerjasama dengan BBPOM Aceh untuk melakukan pengujian, karena tidak semua balai yang punya alat.
 
“Kini produk sudah ada di Aceh. Jika hanya label saja, maka produk akan ditarik dari peredaran. Maunya kita dimusnahkan. Kalau diperkuat oleh hasil pengujian lab ada kandungan babi, akan lain lagi permasalahan dan sanksi yang diberikan,” ujar  Zulkifli. 
 
Dengan telah diamankannya puluhan ribu kaleng tersebut oleh BBPOM, Zulkifli berharap masyarakat tidak resah lagi. Setiap adanya temuan yang bersifat membahayakan masyarakat, pihaknya akan langsung melakukan peninjauan. (h/mg-uje) 
 
Editor : Rivo Septi Andries

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 27 Agustus 2019 - 13:25:55 WIB

    BBPOM Padang dan Kemendes PDTT Gelar Bimtek Keamanan Pangan

    BBPOM Padang dan Kemendes PDTT Gelar Bimtek Keamanan Pangan PADANG, HARIANHALUAN.COM - Program pangan aman merupakan program terintegrasi antara Badan POM dengan Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan target 2100 desa yang telah di inisiasi sejak tah.
  • Jumat, 01 Februari 2019 - 10:42:42 WIB

    Alat Uji DNA Masih Baru, BBPOM Padang Kirim Hasil ke Aceh

    Alat Uji DNA Masih Baru, BBPOM Padang Kirim Hasil ke Aceh PADANG, HARIANHALUAN.COM - Terkait pengujian laboratorium temuan daging babi, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang diperintahkan untuk mengirim hasil uji ke Regional Sumatera BBPOM di Aceh. Alasannya, k.
  • Selasa, 31 Oktober 2017 - 20:46:06 WIB

    BBPOM Padang: Waspada Keripik Jamur Ilegal

    BBPOM Padang: Waspada Keripik Jamur Ilegal PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang Martin mengimbau masyarakat supaya lebih berhati-hati mengenai beredarnya produk keripik jamur yang tidak ada izin edarnya. Meskipun, d.
  • Kamis, 05 Oktober 2017 - 11:03:19 WIB

    Perlindungan Masyarakat, BBPOM Canangkan Aksi Pemberantasan Penyalahgunaan Obat

    Perlindungan Masyarakat, BBPOM Canangkan Aksi Pemberantasan Penyalahgunaan Obat PADANG, HARIANHALUAN.COM - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumatera Barat (Sumbar) mencanangkan aksi pemberantasan penyalahgunaan obat, Rabu (4/10) di kantor BBPOM Padang. Aksi tersebut tak lain sebagai bentuk.
  • Rabu, 10 Mei 2017 - 13:37:37 WIB

    BBPOM Padang: Masih Ditemukan Kerupuk Merah Pakai Pewarna Tekstil

    BBPOM Padang: Masih Ditemukan Kerupuk Merah Pakai Pewarna Tekstil PADANG, HARIANHALUAN.COM—Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, meminta agar dinas terkait di kabupaten/kota melakukan fungsi pengawasan terhadap distribusi bahan berbahaya yang sering digunakan pada makan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]