DETEKSI PENCEMARAN UDARA

459 Kendaraan Ikuti Uji Emisi


Rabu, 24 Agustus 2016 - 04:38:50 WIB
459 Kendaraan Ikuti Uji Emisi Kepala Bapedalda Kota Padang Edy Hasymi saat melakukan uji emisi berkala terhadap kendaraan roda empat di Jalan S. Parman depan Makam Pahlawan Lolong, Selasa (23/8). (AFRIANITA)

PADANG, HALUAN—Sebanyak 459 unit kendaraan roda empat mengikuti uji emisi berkala  di Jalan S. Parman depan Makam Pahlawan Lolong, Selasa (23/8).

Uji emisi berkala yang diadakan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang ini dilaksanakan dua hari, Selasa- Rabu (23-24/8) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian.

“Kita targetkan 600 unit kendaraan roda empat selama dua hari pengujian. Pada hari pertama ini sudah 459 ken­daraan yang uji emisi,” ujar Kepala Bapedalda Kota Pa­dang Edy Hasymi, kemarin.

Dikatakan Edy, dari 459 unit kendaraan yang dilakukan uji emisi, sebanyak 416 unit diantaranya atau 90,63 persen lulus uji emisi. Sedangkan 43 unit kendaraan lainnya atau 9,37 persen tidak lulus.

Sementara itu menurut jenis penggunaan bahan bakar, untuk premium dari 382 unit yang diuji, sebanyak 353 unit atau 92,4 persen lulus, sedang­kan yang tidak lulus uji seba­nyak 29 unit atau 7,6 persen.

Sedangakan untuk ken­daraan yang menggunakan solar ada 77 unit kendaraan yang mengikuti pengujian. Ada 14 unit yang tidak lulus uji emisi atau 18,2 persen, dan yang lulus 63 unit.

Dikatakan Edy, kegiatan ini ber­tujuan mengetahui indek pen­cemaran udara perkotaan yang salah satu faktornya dipe­ngaruhi oleh gas buang ken­daraan.

“Kendaraan yang emisinya buruk baik kendaraan dinas, kendaraan pribadi, apalagi kendaraan umum berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan orang banyak apabila terhirup.

Dengan pengujian ini kita bisa mengetahui berapa banyak kendaraan roda empat yang gas buangnya berada di atas am­bang batas baku mutu yang mempengaruhi kualitas udara perkotaan,” kata Edy.

Dikatakannya, bagi ken­daraan yang lolos uji emisi akan ditempelkan stiker, namun untuk kendaraan yang tak lolos uji emisi akan diberikan reko­mendasi agar  melakukan servis kendaraan.

Ia mengatakan ada bebe­rapa faktor yang mempe­nga­ruhi buruknya kualitas gas buang kendaraan diantaranya kurangnya perawatan, penggu­naan bahan bakar yang tak ramah lingkungan dan usia kendaraan.

“Yang paling  banyak itu karena faktor kurang terawat, jarang diservis. Karenanya bagi kendaraan yang emisinya tidak baik, kita sarankan untuk segera diservis.

Sekalian diberikan arahan pada pemilik . Sejauh ini me­mang belum ada sangsi, namun pengujian ini punya banyak manfaat tak hanya bagi kami, tapi juga pemilik kendaraan.

Dengan uji emisi, pemilik kendaraan bisa tau apa ken­daraannya dalam kondisi baik atau tidak, bisa diandalkan atau tidak, kemudian penggunaan bahan bakarnya sudah tepat atau tidak, “ tambah Edy.

 Ia menyebutkan dengan mengetahui kualitas udara dan seberapa jauh pencemaran udara, maka bisa diambil lang­kah untuk pencegahannya. Apalagi Padang juga ber­pres­tasi “Langit Biru”. (h/ita)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM