Ikan Karamba Maninjau Mati Mendadak, Petani Rugi Ratusan Juta


Ahad, 28 Agustus 2016 - 11:52:12 WIB
Ikan Karamba Maninjau Mati Mendadak, Petani Rugi Ratusan Juta Dokumentasi Haluan
AGAM, HALUAN--Sebanyak 10 ton ikan karamba di Danau Maninjau kembali mati mendadak. Hal ini dipicu karena kondisi air, guyuran hujan disertai angin kencang dan temperatur dingin, membuat air kekurangan oksigen.
 
Ikan yang mati banyak terlihat  di Linggai, Duo Koto dan Sungai Tampang. Di lokasi ini sekitar 15 petak keramba jala apung milik petani harus merugi. Kerugian ditaksir mencapai Rp 190 juta.
 
Selain ikan dalam keramba jala apung ikan asli Danau Maninjau yang hidup secara alami seperti rinuak, bada dan barau juga banyak yang mati.
 
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Agam Ermanto, akibat cuaca buruk lumpur di dasar danau naik menyebabkan oksigen dipermukaan berkurang, sehingga ikan kesulitan bernafas dan mati, mengantisipasi kondisi demikian petani diminta mengurangi tebar benih pada petak keramba dan menghidupkan mesin oksigen.
 
Sementara itu salah seorang petani ikan keramba di Batu Nanggai, Yusri Malik, mengatakan, kematian ikan keramba akhir-akhir ini terjadi setiap tahun, terutama saat musim hujan yang disebabkan oleh tubo belerang dan kekurangan oksigen.(h/ks)
 
Editor : Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]