DIDUGA TAK KANTONGI IZIN

Hutan Bukit Kartini Dibabat Oknum Perusahaan


Jumat, 09 September 2016 - 01:39:59 WIB

BATAM, HALUAN — Hutan lindung bukit di Bengkong Kartini, Kecamatan Bengkong, hampir gundul dibabat oleh oknum perusa­haan, yang diduga tidak mengantongi izin. Selain itu, tanah hutan itu dipakai untuk menimbun reklamasi di Harbour Bay.

Menurut salah seorang Ketua RW 12, RT 01 Beng­kong Kartini, berinisial G, perusahaan tersebut sudah beroperasi sejak enam bulan lalu dan aktivitasnya telah meresahkan masyarakat. “Ta­hun 2014, kami pernah ke BP Batam menanyakan status lahan daerah sini, bukit itu masuk hutan lindung,” ujar­nya, kemarin.

Dikatakannya, ia tidak mengetahui lebih jauh akti­vitas pengerukan bukit yang dilakukan oleh pihak peru­sa­haan itu, karena tidak ada melaporkan kegiatan ter­sebut. “Informasi yang saya dapat dari PT Jutam Read­ymic Concrete. Tapi, pihak perusahaan tidak pernah melaporkan kegiatannya ter­hadap kami, bahkan bero­perasi 24 jam,” ujarnya.

Informasi yang ia dapat­kan, katanya, perusahaan tersebut memperoleh izin dasar dari Kecamatan Batu­ampar, sementara bukit yang dikeruknya berada di daerah Bengkong. “Lucu juga, izin­nya dari Batuampar. Info­nya, tanah itu buat menim­bun reklamasi di Harbour Bay. Mungkin masih pakai izin lahan yang dikeruk di daerah Melcem, Batu­am­par,” kata­nya sembari tersenyum.

Sejauh ini, lanjutnya, belum ada tindakan dari pemerintah setempat terkait aktivitas tersebut. ”Warga yang bermukim dekat bukit mulai resah, tapi belum mau bertindak. Aktivitas cut and fill ini tidak terpantau, ka­rena lokasinya di tengah pe­mu­kiman warga,” jelasnya.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 08 Juni 2020 - 11:45:47 WIB

    Lewat Pokdarwis, Pemuda Koto Panjang Kelola Hutan Pinus Jadi Potensi Wisata

    Lewat Pokdarwis, Pemuda Koto Panjang Kelola Hutan Pinus Jadi Potensi Wisata HARIANHALUAN.COM - Sekelompok pemuda di Koto Panjang, Nagari Lansekkadok, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, bentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pokdarwis ini diberi nama Beringin Sakti dan dijadikan sebagai wada.
  • Selasa, 29 November 2016 - 00:25:17 WIB

    700 Perusahaan Rambah Hutan Riau

    PEKANBARU, HALUAN — Panitia Khusus Dewan Per­wa­kilan Rakyat Daerah Provinsi Riau menemukan 700 peru­sahaan sawit dan hutan meram­bah hutan di Riau secara ilegal. Hal ini juga rentan menyebabkan kebakaran hutan dan laha.
  • Senin, 04 April 2016 - 03:44:13 WIB
    56 Titik Panas Terdeteksi

    Kebakaran Lahan dan Hutan Menyebar

    Kebakaran Lahan dan Hutan Menyebar PEKANBARU, HALUAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 56 titik panas yang mengindikasikan kebakaran lahan dan hutan yang menyebar di delapan kabupaten kota Provinsi Riau, Sa.
  • Rabu, 13 Januari 2016 - 02:42:20 WIB

    PT SRL Diduga Hancurkan Hutan Pulau Rupat Bengkalis

    PEKANBARU, HALUAN — Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Himpunan Mahasiswa Rupat (HMR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau, Jalan Gajah Mada Pekanbaru.
  • Rabu, 28 Oktober 2015 - 19:28:33 WIB

    Lahan Hutan Lindung Dijarah Besar-besaran

    PEKANBARU, HALUAN — DPRD Riau meminta keseriusan pemerintah untuk mengawasi kawasan hutan lindung Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan di Riau kera.


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]