DISERBU PEMBELI

Pedagang Bumbu Dapur Panen


Selasa, 13 September 2016 - 02:55:56 WIB
Pedagang Bumbu Dapur Panen Ilustrasi.

PADANG, HALUAN —Saat sebagian besar pedagang di Pasar Raya Padang me­nutup tokonya ketika Lebaran Idul Adha, namun tidak de­mikian dengan penjual bum­bu dapur dan kelapa. Mereka tetap membuka lapak dan berdagang seperti biasanya.

Pantauan Haluan, Selasa (12/9), Pasar Raya lengang, tak seramai biasanya. Banyak toko yang tutup. Namun sebagian lainnya tetap meng­gelar dagangan seperti biasa. Kebanyakan pedagang yang berjualan adalah mereka yang menjual sayur-sayuran dan pedagang bumbu kering un­tuk memasak olahan daging.

Ronny, salah seorang pedagang di Pasar Raya Pa­dang menyatakan, pedagang mulai berjualan setelah Salat Idul Adha, sekitar pukul 09.00 WIB. Dirinya berjua­lan saat Lebaran karena bia­sanya pada hari tersebut akan banyak pembeli yang men­cari kebutuhan untuk me­masak daging kurban.

“Biasanya pada hari ini, banyak ibu rumah tangga yang membeli perlengkapan bumbu untuk mengolah daging.

Kebanyakan mereka mem­­beli bumbu untuk mem­buat sup, rendang, dan sate. Selain bumbu bahan dapur seperti jahe dan lengkuas pun laku terjual,” tutur Ronny.

Selain Ronny, pedagang kelapa juga tetap membuka kedainya. Seperti dituturkan Heni, salah seorang pedagang kelapa, dia tetap berjualan saat Lebaran karena pembeli biasa­nya ramai datang ber­belanja.

“Biasanya pembeli kelapa cukup ramai, terutama pem­beli yang hendak me­masak daging kurban,” ujar Heni.

Menurut Heni, karena itu setiap tahun saat Lebaran Idul Adha, dia tetap berjualan. Rasanya rugi jika tidak me­manfaatkan momen hari raya, di saat pembeli cukup banyak.

Tak jauh berbeda dengan di Pasar Simpang Haru. Para pedang rempah dan kebu­tuhan harian lainnya, tetap berjualan. Sementara pulu­han pembeli terlihat tengah antri untuk membeli kebu­tuhan mengolah daging.

Ari, pedagang di Sim­pang Haru menyatakan, pem­beli sudah mulai berdatangan dari pagi sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Pembeli banyak yang mencari bumbu, selain itu pembeli biasanya akan mem­beli dalam jumlah yang ba­nyak daripada biasanya.

“Setiap tahun saya selalu berjualan saat Lebaran Idul Adha, karena biasanya jual beli bisa mencapai dua kali lipat dari biasanya. Namun pada keesokan harinya saya tidak berjualan,” ucap Ari.

Irva (27), salah seorang pembeli di Pasar Raya Pa­dang mengaku, sengaja  ber­belanja ke pasar hari itu karena mem­butuhkan bum­bu-bumbu un­tuk mengolah daging kurban. Dirinya be­rencana akan mem­buat ren­dang dan sup.

“Biasanya saya membuat rendang untuk dikirimkan ke Batam, untuk anak yang be­ker­ja di sana. Selain ren­dang, saya juga mengolah daging kurban untuk sup maupun sate. Jadi hari ini ke pasar untuk membeli semua bahan yang dibutuh­kan,” tutur Irva. (h/mg-mel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]