Gagal Capai Target, Dipenda Digabung dengan BPKA


Jumat, 16 September 2016 - 04:04:56 WIB
Gagal Capai Target, Dipenda Digabung dengan BPKA

Padang, Haluan — Komisi I DPRD Kota Padang  menilai, Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Pa­dang gagal  mencapai target yang telah ditetapkan.

Untuk itu,  Dipenda Kota Padang harus digabung kem­bali dengan Badan Penge­lolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Padang.

Baca Juga : Libur Lebaran Usai, Dinkes Kota Padang: Masyarakat Harus Lakukan Tes Swab

“Luar biasa kega­galan­nya. Sebelum dipisah, DPKA mencapai target yang telah ditetapkan. Setelah dipisah dari DPKA, bukannya tam­bah profesional, malah target yang ditetapkan tak tercapai,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Oesman Ayub, Kamis (15/9).

Tujuan Dipenda dipisah­kan dari  DPKA, untuk efe­siensi dan pencapaian target yang maksimal. Dan, pro­fesional dalam pencapaian target,  tapi kenyataannya sebaliknya.

Baca Juga : Jika Padang Zona Merah, Penutupan Objek Wisata Bakal Diperpanjang

Berdasarkan data yang ada, Dipenda hanya men­capai target Rp5 miliar. Ke­tika masih gabung dengan DPKA, yang saat ini berubah nama menjadi BPKA, ber­hasil mencapai target Rp119 miliar lebih.

Peraturan Pemerintah No­mor: 18 tahun 2016, ten­tang Perangkat Daerah meng­hen­daki efisiensi. Peng­ga­bung­an Dipenda dengan BP­KA Kota Padang, ber­pe­do­man pada PP No. 18 tahun 2016.

 Akibat pemisahan, bu­kan efisiensi yang diperoleh dan tapi  tidak maksimal.

“Hasil yang didapat tidak maksimal, maka gabung ke­m­bali dengan BPKA. Waktu bergabung dengan DPKA, hasilnya  produktif. Tujuan pemisahan, agar pro­fe­sio­nalisme, namun hasilnya yang  lihat tidak profesional, makanya  gabung kembali,” tegasnya.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]