Nagari Salayo Helat Lomba Malamang


Senin, 19 September 2016 - 02:51:04 WIB
Nagari Salayo Helat Lomba Malamang Walinagari Selayo Ajisar Syam saat membuka lomba membuat lamang dan samba ladi di balai-balai adat Jorong Lurah Nan Tigo Minggu(18/9) lomba membuat lamang diikuti utusan jorong yang ada. (ALFIAN)

SOLOK, HALUAN — Suatu kegiatan yang sangat langka dilakukan warga dan Wali­nagari Selayo, Kecamatan Ku­bung, Kabupaten Solok Ajisar Syam bersama organisasi TP-PKKnya dengan menggelar lomba membuat lamang dan samba lado bagi generasi muda perempuan. Lomba ini sebagai bentuk menguji keterampilan bagi generasi penerus di Balai-balai adat Lurah Nan Tigo, Minggu (18/9).

Acara yang digagas Wali­nagari Selayo bersama TP-PKK itu bertujuan untuk menge­tahui kemampuan anak muda kalangan perempuan tentang membuat lamang dan samba lado yang sering dibuat kaum ibu pada hari raya dan hari besar Islam untuk disajikan di rumah.

Baca Juga : Belasungkawa dari Pegawai sampai Pimpinan DPRD Solsel, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Meninggal

Dari pantauan Haluan di Jorong Lurah Nan Tigo Ming­gu itu, terlihat puluhan kaum ibu dan ninik mamak sudah berkumpul di balai-balai adat tenpat lomba dilaksanakan, kaum ibu dan kaum bapak ingin menengok kemampuan gegerasi mudanya apakah kete­rampilan membuat lamang itu diberikan oleh orangtua pada anaknya.

Panitia pelaksana dari kan­tor Walinagari Selayo m­e­nye­diakan bahan pembuat lamang, mulai dari kelapa, daun pisang, ta­lang, beras ketam(beras sipu­luik red), tungku, kayu untuk pembakar dan kebutuan lainnya,

Baca Juga : Maota Jalang Babuko Basamo Ketum HIPMI Sumbar: Ramadhan Mengispirasi Membuka Bisnis Baru

“Ya benar semua kebutuhan membuat lamang dan samba lado disediakan pemerintahan nagari, peserta yang me­rup­akan utusan dari 5 jorong yang ada di nagari Salayo diuji ke­mam­puan­nya dibawah tim penilai. Tim akan menilai mana ma­sakan yang baik dan cara pem­buatan lamang yang pas sesuai dengan yang dibuat pada ibu-ibu kita selama ini,” jelas Wa­linagari Selayo Ajisar Syam pada pembukaan lomba.

Menurut Ajisar Syam, lom­ba membuat lamang dan samba lado digagas agar generasi muda nantinya bisa mengerti dan paham tentang cara membuat lamang serta bahan yang di­gunakan, sejalan dengan ke­ma­juan teknologi dan per­kem­bangan zaman, banyak generasi muda perempuan yang tidak lagi pedulia dengan ma­sakan­nya sendiri, bahkan ada kecen­drungan dibeli saja di pasar maupun super market.

Baca Juga : Ajak Generasi Muda Berbisnis, Brian Putra Bastara Berbagi Trik jadi Entrepreneur Sukses

Pada hal masakan sendiri jauh berbeda dengan yang disediakan di super market, kalau yang ada disuper market itu jelas banyak bahan pe­ngawet dan tidak lagi bum­bunya alami, baik itu kue-kue dan makanan lainnya. Dulu sebelum hari raya Idul Fitri maupun idul Adha, orangtua sudah sibuk membuat lamang , kue dan makanan lainn.

Namun sekarang malahan banyak santai, 1-2 hari men­jelang lebarang datang tidak terlihat kesibukan didapur membuat kue, malahan ber­desak-desakan ke super market maupun toko-toko untuk mem­beli kue-kue bulu dan makanan lainnya untuk disajikan saat lebaran pada tamu yang datang.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar 17-19 April, Simak Wilayah yang Diperkirakan Hujan

Prilaku itu perlu dirubah, lebih baik masakan sendiri dari pada masakan orang lain yang dibeli karena kita tidak tahu bahan pembuat kue dan ma­kanan lainnya serta tingkat kebersihan karena tidak pernah melihat saat pemilik mem­buatnya.

Camat Kubung Feri Hendria yang hadir saat lomba membuat lamang dan samba lado me­ngaku sangat terharu dan bang­ga apa yang digagas Walinagari Selayo beserta TP-PKK, Feri mengaku sudah banyak ke­camatan yang dipimpinnya, belum ada yang melaksanakan lomba membuat lamang dan sam­ba lado atau sejenis ma­kanan spesipik daerah bagi generasi mudanya. Kegiatan itu sangat luar biasa dan Feri Hen­dria memberi apresiasi. (h/alf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]