Komisi Kejaksaan Datangi Kejati Sumbar


Rabu, 21 September 2016 - 03:16:04 WIB
Komisi Kejaksaan Datangi Kejati Sumbar DUA anggota Komisi Kejaksaan RI mendatangi Kejaksaan Tinggi Sumbar, Selasa (20/9). Kunjungan ini untuk meminta keterangan terkait kasus dugaan suap yang melibatkan oknum jaksa di Kejati. (HUDA)

Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Selasa (20/9) mendatangi Gedung Kejati Sumbar. Berdasarkan pantauan Ha­luan, dua komisioner Komjak, Soe­marno (Ketua) dan Erna Ratnaningsih (Wakil) datang sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung masuk ke dalam gedung Kejati Sumbar.

Sekitar pukul 13.47 WIB, dua komisioner Komjak RI tersebut baru keluar dari Gedung Kejati Sumbar dan langsung dikerubungi wartawan yang sudah menunggu sejak kedatangannya. Namun, Ketua Komjak RI awalnya mengatakan bahwa kedatangan mereka adalah kedatangan secara umum, yang tidak saja menyangkut kasus Xa­veriandy Sutanto yang melibatkan jaksa-jaksa di Kejati Sumbar, termasuk Farizal.

“Ini tugas rutin terkait peman­tauan, penilaian dan pengawasan saja. Secara umum tidak ada kaitannya dengan kasus yang melibatkan oknum jaksa yang memang bertugas di Kejati Sum­bar ini,” kata Soemarno.

Ketika ditanyai soal laporan tentang kasus Farizal, Komjak RI mengaku bahwa belum ada lapo­ran resmi yang masuk ke pihak­nya, baik dari masyarakat maupun dari pihak lain. “Kami baru melihatnya di berita, kalau lapo­ran resmi belum ada yang masuk,” katanya lagi.

Saat terus didesak wartawan soal pemberitaan kasus yang melibatkan Farizal, yang telah menjadi berita populer beberapa hari belakangan, Wakil Ketua Komjak RI, Erna Ratnaningsih baru membuka suara.

“Kami memang concern (fo­kus) untuk pemantauan. Sedang­kan laporan seperti yang di­ucapkan Ketua Komjak tadi, yang resmi memang belum ada. Tapi kami tidak memantau dari laporan saja, kami juga memantau dari pemberitaan atas kasus-kasus yang berkaitan dengan publik,” kata Erna.

Erna lalu menggarisbawahi bahwa kedatangan Komjak RI ke Kejati Sumbar bukan untuk me­meriksa, melainkan untuk me­minta keterangan dari dua orang staf Pidana Umum (Pidum) yang bertugas di Kejati Sumbar. Salah satu keterangan yang diminta memang soal oknum jaksa yang diduga menerima suap dari Tanto.

“Hasilnya belum dapat kita pastikan. Kami masih mengum­pulkan data dan fakta. Masih banyak yang belum kami mintai keterangannya, termasuk jaksa-jaksa lain yang ikut menangani atau mengetahui perkara ini (pe­re­daran gula tanpa SNI). Karena mereka sedang diperiksan di Jamwas (Jaksa Agung Muda Bi­dang Pengawasan) di Jakarta,” imbuhnya.

Selanjutnya, Erna mengaku Komjak RI akan langsung berko­ordinasi dengan Jamwas terkait kasus yang melibatkan oknum jaksa di Kejati Sumbar tersebut. Adapun mengenai keberadaan Farizal saat ini, Erna mengaku tidak mengetahui secara jelas, begitupun dengan status oknum jaksa tersebut, apakah tahanan KPK atau tidak. (h/isq)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]